Comscore Tracker

5 Jenis Investasi dengan Modal Minim, Kamu Sudah Punya?

Terjangkau, tak harus menunggu punya uang banyak, nih! 

Jakarta, IDN Times - Kapan sebaiknya anak muda atau millennial berinvestasi? Sebaiknya sejak dini investasi sudah dilakukan. Semakin ditunda maka semakin banyak waktu yang kamu butuhkan untuk meraih keuntungan. Banyak anak muda atau millennial yang masih penuh pertimbangan untuk mulai berinvestasi.

Salah satu hal yang paling ditakutkan dalam berinvestasi ialah ketika harus mengeluarkan modal yang banyak. Padahal, sebenarnya ada beberapa instrumen investasi yang bisa menjadi pilihan kamu karena modalnya yang cukup terjangkau. Apa saja ya jenis investasi dengan modal minim tersebut?

1. Emas

5 Jenis Investasi dengan Modal Minim, Kamu Sudah Punya?Ilustrasi emas batik purbo negoro (Dok. LM Antam)

Saat ini harga logam mulia emas masih di banderol sekitar Rp1 juta per gramnya. Kamu bisa mencicil emas untuk mendapat ukuran emas yang lebih besar ke depannya.

Logam mulia selain minim risiko, nilainya juga cenderung stabil dan bersifat likuid alias mudah dicairkan. Proses pembelian emas sangat mudah misalnya melalui PT Antam dan Pegadaian. Kamu bisa membeli emas batangan atau bisa juga berinvestasi dengan tabungan emas.

Ekonom Indeh Bhima Yudhistira beberapa waktu lalu mengatakan emas sering kali dikatakan safe haven karena harganya relatif terus naik di atas inflasi. Ini karena hukum penawaran permintaan.

2. Saham

5 Jenis Investasi dengan Modal Minim, Kamu Sudah Punya?Ilustrasi Harga Saham Naik (Bullish) (IDN Times/Arief Rahmat)

Jika kamu memiliki modal di bawah Rp1 juta, kamu juga bisa berinvestasi di saham.  Dalam berinvestasi di saham, kamu harus membeli minimal 1 lot alias 100 lembar saham.

Contoh, harga saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BBRI sebesar Rp3.130 per saham, jika kamu membeli 1 lot, kamu harus mengeluarkan uang Rp313.000. Nah, saat kamu ada dana lebih, kamu bisa membeli saham-saham lainnya atau menambah jumlah lot saham kamu saat ini.

Ada beberapa macam keuntungan yang bisa kamu dapat ketika berinvestasi di saham. Salah satunya berupa dividen atau pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan dan berasal dari keuntungan yang dihasilkan perusahaan.

Tetapi kamu harus ingat bahwa, investasi saham merupakan investasi yang paling tinggi risikonya. Sebaiknya kamu berinvestasi saham untuk tujuan jangka panjang.

Baca Juga: Ini Jenis Investasi yang Tepat Kamu Miliki dan Lepaskan ketika Resesi

3. Reksa dana

5 Jenis Investasi dengan Modal Minim, Kamu Sudah Punya?Ilustrasi (IDN Times/Mia Amalia)

Reksa dana dijual dengan harga terjangkau, bahkan dengan modal Rp100.000 kamu mulai bisa berinvestasi. Saat berinvestasi di reksa dana, uang kamu akan dikelola oleh manajer investasi.

Faktor penentu perubahan harga reksa dana ditentukan oleh kesuksesan strategi manajer investasi, kondisi harga pasar dari saham dan obligasi, serta faktor lainnya seperti kondisi fundamental perekonomian Indonesia.

Jadi, ketika membeli reksa dana kamu harus memahami manajer investasi kamu ya!

4. Obligasi

5 Jenis Investasi dengan Modal Minim, Kamu Sudah Punya?Ilustrasi investasi. (IDN Times/Mia Amalia)

Berinvestasi di pasar modal, gak cuma urusan saham. Ada juga yang namanya obligasi atau surat utang. Obligasi merupakan surat utang jangka panjang yang diterbitkan oleh perusahaan atau pemerintah dengan nilai nominal dan waktu jatuh tempo tertentu.

Kamu bisa mengeluarkan Rp1 juta untuk berinvestasi di obligasi, misalnya berinvestasi di obligasi negara ORI017.

5. Deposito

5 Jenis Investasi dengan Modal Minim, Kamu Sudah Punya?IDN Times/Arief Rahmat

Deposito sama seperti menabung di bank, tetapi, uang simpanan tersebut hanya bisa ditarik dalam jangka waktu tertentu. Pilihannya mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, hingga 24 bulan.

Dana di deposito bisa ditarik setelah jangka waktu tertentu atau diperpanjang secara otomatis atau Automatic Roll Over (ARO). Nasabah juga dapat menentukan, mau deposito dalam mata uang rupiah atau asing.

Perbankan memasang tingkat bunga deposito (yield) yang jauh lebih tinggi dibanding tabungan, walaupun masih ada yang di bawah tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia.

Nah, jangan ditunda lagi meskipun dana terbatas. Pahami dengan baik instrumen investasi tersebut agar kamu mantap dan bisa memulai untuk berinvestasi pada instrumen yang kamu pilih. 

Baca Juga: 8 Kebiasaan Sepele yang Bikin Keuangan Morat-marit dan Cepat Miskin

Topic:

  • Mela Hapsari

Berita Terkini Lainnya