Comscore Tracker

Masih Bingung? Begini Cara Gampang Menghitung Zakat Penghasilan

Coba cek caranya di sini

Jakarta, IDN Times - Zakat adalah wajib hukumnya, salah satunya adalah zakat penghasilan yang harus dikeluarkan setiap bulan.

Zakat penghasilan juga dikenal dengan zakat profesi atau zakat pendapatan yang merupakan adalah bagian dari zakat mal yang wajib dikeluarkan atas harta yang berasal dari pendapatan / penghasilan rutin dari pekerjaan yang tidak melanggar syariah.

Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan, penghasilan yang dimaksud ialah setiap pendapatan seperti gaji, honorarium, upah, jasa, dan lain-lainnya yang diperoleh dengan cara halal, baik rutin seperti pejabat negara, pegawai, karyawan, maupun tidak rutin seperti dokter, pengacara, konsultan, dan sejenisnya, serta pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan bebas lainnya.

1. Zakat mengikuti harga buy back emas

Masih Bingung? Begini Cara Gampang Menghitung Zakat PenghasilanPerhiasan emas di salah satu toko emas di Pasar Aceh (IDN Times/Saifullah)

Melansir dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) zakat penghasilan dapat ditunaikan setiap bulan dengan nilai jumlah batasan atau nisab perbulannya adalah setara dengan nilai seperduabelas dari 85 gram emas.

Jadi apabila penghasilan setiap bulan telah melebihi nilai nisab bulanan, maka wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 2,5 persen dari penghasilannya tersebut. Kamu bisa membayar zakat mengikuti harga Buy Back emas pada hari di mana zakat akan ditunaikan, dengan kadar 2,5 persen.

Tapi kalau penghasilan kamu dalam satu bulan tidak mencapai nisab, maka hasil pendapatan selama satu tahun dikumpulkan atau dihitung, kemudian zakat ditunaikan jika penghasilan bersihnya sudah cukup nisab.

Baca Juga: Asmaul Husna 'Al-Fattaah', Allah Yang Maha Membuka Pintu Kebaikan

2. Cara menghitung zakat penghasilan

Masih Bingung? Begini Cara Gampang Menghitung Zakat Penghasilanbaznas.go.id

Contoh, jika pada saat ini harga buy back atau jual emas seharga Rp899.000 per gram, maka nisab zakat penghasilan dalam satu tahun adalah Rp899.000 dikali 85 gram emas menjadi Rp76.415.000.

Contohnya apabila penghasilan kamu sebesar Rp7 juta per bulan atau Rp84 juta dalam satu tahun. Artinya penghasilan kamu sudah wajib zakat karena melebihi nisab zakat penghasilan.

Jadi cara menghitungnya Rp7 juta dikali 2,5 persen (kadar zakat penghasilan). Maka zakat penghasilan yang wajib kamu keluarkan sebesar Rp175 ribu per bulannya.

3. Menggunakan kalkulator zakat

Masih Bingung? Begini Cara Gampang Menghitung Zakat Penghasilanilustrasi kalkulator (IDN Times/Mela Hapsari)

Cara gampang lainnya untuk menghitung kewajibanmu adalah dengan menggunakan kalkulator zakat. Kamu bisa mengakses kalkulator zakat yang ada di baznas.go.id/kalkulatorzakat.

Di sana kamu tinggal memasukkan jumlah pendapatan per bulan dan bonus jika ada. Nantinya secara otomatis akan keluar berapa zakat yang harus kamu bayarkan tiap bulannya.

Banyak sekali manfaat membayar zakat, baik bagi dirimu sendiri maupun untuk sesama. Itulah cara simpel untuk menghitung zakat. Coba cek kembali apakah penghasilanmu selama ini sudah cukup nisab untuk membayar zakat?

Baca Juga: Anti Malas, 9 Cara Mudah Bangun Untuk Salat Tahajud

Topic:

  • Mela Hapsari

Berita Terkini Lainnya