Teknik Reverse Searing untuk Meningkatkan Pengalaman Memasak Steak

Steak mencapai kematangan medium-rare dan tetap juicy

Balikpapan, IDN Times - Reverse searing, teknik memasak yang semakin populer belakangan ini, telah menjadi rahasia untuk mendapatkan kematangan steak yang sempurna. Biasanya, steak dibakar terlebih dahulu untuk menciptakan warna pada permukaannya dan kemudian dimasak dalam oven sampai mencapai tingkat kematangan yang diinginkan.

Namun, dengan teknik reverse searing, steak dipanggang terlebih dahulu dalam oven dengan suhu rendah dan lambat, baru kemudian disiapkan di wajan dengan panas tinggi untuk menyeimbangkan kelembutan dan rasa. Teknik ini memiliki beberapa keunggulan yang menjadikannya favorit di kalangan penggemar steak. Mari kita telaah lima manfaat memasak steak dengan teknik reverse searing.

1. Memasak steak dengan merata

Teknik Reverse Searing untuk Meningkatkan Pengalaman Memasak Steakilustrasi steak yang disajikan dengan sayur (pexels.com/Malidate Van)

Salah satu keuntungan utama dari teknik reverse searing adalah kemampuannya untuk memasak steak secara merata. Ketika Anda memasak steak di wajan secara konvensional, risiko terbesar adalah bagian luar steak bisa terlalu panas sementara bagian dalamnya masih dingin.

Ini bisa mengakibatkan hasil masakan yang tidak merata, di mana bagian tengah steak mungkin belum cukup matang sementara bagian luar sudah terlalu matang. Namun, dengan memasak steak pada suhu rendah dan perlahan di dalam oven terlebih dahulu, panas bisa meresap ke dalam daging secara merata, menghasilkan steak dengan kematangan yang seragam.

2. Kontrol lebih dalam proses memasak

Teknik Reverse Searing untuk Meningkatkan Pengalaman Memasak Steakilustrasi orang sedang memasak steak (pexels.com/cottonbro studio)

Teknik reverse searing juga memberikan kendali yang lebih besar selama proses memasak. Saat Anda langsung memasak steak di wajan dengan panas tinggi, sulit untuk mengendalikan suhu dan ada risiko untuk mengovercook steak.

Namun, dengan menggunakan reverse searing, Anda dapat mengatur oven pada suhu yang tepat sesuai dengan tingkat kematangan yang diinginkan untuk steak Anda. Hal ini memungkinkan Anda untuk melakukan proses memasak dengan lebih akurat, sehingga Anda dapat memastikan bahwa steak Anda matang sesuai dengan preferensi Anda.

Baca Juga: 6 Potret Ikonis Festival Perahu Sandeq di Balikpapan

3. Steak yang lebih enak

Teknik Reverse Searing untuk Meningkatkan Pengalaman Memasak Steakilustrasi steak yang dimasak di atas api yang terbuka (pexels.com/Min An)

Salah satu manfaat lain dari teknik reverse searing adalah kemampuannya menghasilkan steak yang lebih juicy dan segar. Ketika Anda langsung membakar steak, terutama di atas api terbuka, panas tinggi bisa membuat cairan di dalam daging cepat menguap.

Hal ini bisa membuat steak terasa lebih kering. Namun, dengan memasak steak pada suhu rendah di dalam oven terlebih dahulu, cairan di dalam daging memiliki lebih banyak waktu untuk meresap secara merata ke seluruh bagian, sehingga menghasilkan steak yang lebih juicy dan aromatik.

4. Menciptakan crust yang lebih beraroma

Teknik Reverse Searing untuk Meningkatkan Pengalaman Memasak Steakilustrasi steak dengan crust yang matang sempurna (pexels.com/Geraud pfeiffer)

Salah satu aspek terbaik dari steak yang dimasak secara sempurna adalah crust yang terbentuk di luar daging. Dengan teknik reverse searing, Anda dapat menciptakan crust yang lebih beraroma dan kaya rasa dibandingkan dengan metode searing tradisional.

Dengan memasak steak di wajan setelah sebelumnya dipanggang di dalam oven, Anda dapat menghasilkan crust yang lebih dalam dengan profil rasa yang lebih kompleks. Hal ini karena gula dan protein yang ada di permukaan steak memiliki waktu lebih lama untuk mengalami karamelisasi sebelum terpapar panas tinggi di wajan.

5. Konsistensi setiap kali memasak steak

Teknik Reverse Searing untuk Meningkatkan Pengalaman Memasak Steakilustrasi kematangan steak yang konsisten (pexels.com/Kevin Zamorano)

Terakhir, teknik reverse searing memungkinkan tingkat konsistensi yang lebih tinggi dalam memasak steak Anda. Dalam metode konvensional, sulit untuk mencapai tingkat kematangan yang seragam setiap kali Anda memasak steak. Ini disebabkan oleh variasi suhu yang mungkin terjadi pada wajan, dan sulit untuk menentukan waktu memasak yang tepat.

Dengan menggunakan teknik reverse searing, Anda memiliki kendali yang lebih besar terhadap proses memasak, sehingga Anda dapat mencapai tingkat kematangan yang konsisten setiap kali memasak steak. Hal ini sangat bermanfaat saat memasak untuk sejumlah orang, karena Anda dapat memastikan bahwa steak setiap orang matang sesuai dengan preferensi mereka.

Dengan berbagai manfaatnya, teknik reverse searing adalah pilihan yang layak untuk memasak steak yang sempurna. Ini memungkinkan Anda untuk memasak dengan lebih merata, mengontrol proses masak dengan lebih baik, menghasilkan steak yang lebih juicy, crust yang lebih kaya, dan konsistensi yang lebih tinggi dalam setiap masakan Anda. Dengan sedikit latihan, Anda akan menjadi ahli dalam memasak steak yang sempurna setiap saat menggunakan teknik reverse searing.

Baca Juga: 7 Bengkel Mobil Balikpapan Terbaik, Pelayanannya Memuaskan

Yohan Photo Community Writer Yohan

Belajar untuk menulis lebih baik setiap hari

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topik:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya