Comscore Tracker

Berat Badan Turun dengan Cepat Itu Tidak Sehat, Ini Alasannya

Lakukan perlahan dengan hasil yang lebih baik dan sehat

Menurunkan berat badan bisa jadi upaya yang sangat menyiksa karena terasa lama prosesnya. Akibatnya, banyak cara ditempuh untuk menurunkan berat badan seperti dengan diet dan berolahraaga. Tak sedikit pula yang ingin turun berat badan dengan cara cepat dan instan.

Metabolisme tiap orang berbeda-beda, angka penurunan berat badan pun tidak pernah sama. Untuk jangka waktu seminggu ada yang bisa turun sampai 10 kilogram, tetapi yang lain bisa hanya lima kilogram.

Menurut healthline.com, penurunan berat badan satu kilogram tiap minggu adalah sesuatu yang normal dan aman bagi tubuh. Jadi, bagaimana jika penurunan berat badannya lebih dari itu? Berikut ini penjelasannya.

1. Penurunan berat badan cepat tidak pernah sehat

Berat Badan Turun dengan Cepat Itu Tidak Sehat, Ini Alasannyamynutritionadvisor.com

Seperti yang sudah dituliskan, berat badan turun yang dianggap normal adalah tidak lebih dari satu kilogram untuk kurun waktu satu minggu. Lebih dari itu penurunan berat badan itu dianggap tidak sehat.

Angka yang jauh menurun menunjukkan secara tidak langsung bagaimana nutrisi dan kalori dalam tubuhmu tidak terpenuhi. Hal ini bisa menyebabkan banyak masalah kesehatan.

2. Berat badan turun tidak mengindikasikan lemak dalam tubuh menghilang

Berat Badan Turun dengan Cepat Itu Tidak Sehat, Ini Alasannyalifehack.org

Kamu pasti berharap jika berat badan turun berarti lemak dalam tubuh berkurang. Belum tentu. Dalam sebuah studi, peneliti melakukan percobaan terhadap dua grup partisipan.

Grup pertama mendapatkan asupan 500 kalori per harinya selama lima minggu, sedangkan grup satunya mendapatkan 1.250 kalori. Ditemukan kedua grup mengalami penurunan berat badan yang serupa, namun grup pertama kehilangan enam kali massa otot ketimbang grup kedua.

3. Penurunan yang cepat memperlambat metabolisme

Berat Badan Turun dengan Cepat Itu Tidak Sehat, Ini Alasannyaaverage2alpha.com

Metabolisme tubuhmu berhubungan dengan konsumsi kalori yang kamu bakar tiap hari. Jika penurunan berat badanmu cepat dikarenakan jumlah kalori yang kurang, jelas saja metabolisme tubuh menjadi lambat. Berdasarkan jurnal dari NCBI, penurunan metabolisme itu dikarenakan tubuh kehilangan otot dan tidak mampu memproduksi hormon tiroid.

Baca Juga: Turun Berat Badan Drastis? Bisa, tapi Mungkin Itu Pertanda Cachexia!

4. Membuatmu tubuhmu juga mengalami lebih banyak masalah

Berat Badan Turun dengan Cepat Itu Tidak Sehat, Ini Alasannyaglobalnews.ca

Tadi juga sudah disebutkan juga jika tidak hanya kalori yang tidak terpenuhi lewat penurunan berat badan yang cepat, tetapi juga nutrisi. Hal ini bisa mengakibatkan munculnya defisiensi nutrisi. Jika ini terjadi maka kamu bisa mengalami rambut rontok, kelelahan tubuh, mudah lelah dan tulang lemah.

5. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan masalah batu empedu

Berat Badan Turun dengan Cepat Itu Tidak Sehat, Ini Alasannyanewatlas.com

Masalah batu empedu adalah kondisi materi dalam kantong empedu yang mengeras. Jurnal berjudul “Gallstone formation and weight loss” menginformasikan jika diet rendah kalori akan meninggikan risiko kristalisasi kolesterol dan pembentukan batu empedu. Itu dikarenakan kurangnya cairan yang masuk ke dalam tubuh dan umumnya dikeluarkan oleh kantong empedumu.

6. Penampilanmu juga menjadi jelek

Berat Badan Turun dengan Cepat Itu Tidak Sehat, Ini Alasannyagasparinutrition.com

Dengan berat badan yang jauh berbobot, jelas tubuh besarmu juga besar dan ini mempengaruhi kulitmu. Kulitmu melentur mengikuti bentuk tubuhmu. Jika berat tubuh menurun secara drastis, kulitmu tidak memiliki cukup waktu untuk beradaptasi dengan bentuk tubuh, meninggalkan kulit yang menggelantung. Cara mudah untuk menyingkirkannya adalah lewat operasi.

7. Penurunan berat badan yang cepat tidak menjamin kamu akan terus kurus

Berat Badan Turun dengan Cepat Itu Tidak Sehat, Ini Alasannyabesthealthmag.ca

Fakta unik lainnya bahwa menurut penelitian mereka yang mengalami penurunan berat badan cepat ternyata cenderung untuk kembali ke kondisi semula setelah tiga hingga lima tahun. Kebalikannya, mereka yang mencoba mengurangi berat badannya secara perlahan tapi konsisten malahan bisa mempertahankan berat badannya yang berkurang dalam waktu lebih lama.

Para pakar nutrisi merekomendasikan jika ingin menurunkan berat badan sebaiknya lakukan secara perlahan dan dengan program yang ringan terlebih dahulu baru kemudian lakukan program yang lebih berat. Proses ini penting untuk membantu membentuk kebiasaan hidup sehat. 

Baca Juga: Mengapa Berat Badan Tak Turun walau Rajin Olahraga? Ini Jawabannya!

Topic:

  • Mela Hapsari

Just For You