Comscore Tracker

7 Cara Cegah Kanker Serviks Menurut Ahli, Perempuan Perlu Tahu!

Rajin periksakan diri 

Kanker serviks atau kanker mulut rahim menempati peringkat kedua untuk jenis kanker yang banyak diidap oleh wanita Indonesia. Sekarang penyakit ini banyak menyerang mereka yang berusia 30 hingga 40 tahunan.

Tidak seperti kanker organ kewanitaan lain, kanker serviks tidak disebabkan oleh faktor hormonal, tetapi oleh Human Papilloma Virus (HPV). Virus ini baru bisa menginfeksi mulut rahim jika terdapat luka akibat hubungan seksual. 

Kabar baiknya kanker serviks dapat dicegah. Terdapat sejumlah cara untuk mencegahnya. Berikut penjelasannya.

1. Pap test atau pap smear secara rutin

7 Cara Cegah Kanker Serviks Menurut Ahli, Perempuan Perlu Tahu!diherbal.org

Pap smear adalah salah satu cara ampuh untuk mendeteksi bibit kanker serviks. Dokter akan melakukan screening di bagian dalam vagina hingga mulut rahim untuk mendeteksi sel yang berpotensi menjadi kanker nantinya. Hasil yang akan didapatkan adalah beberapa macam, apakah normal, terdapat lesi prakanker (bibit kanker), atau terdeteksi positif kanker serviks. 

Lesi prakanker harus mendapatkan penanganan lebih lanjut agar tidak menyebar menjadi kanker. Tingkat kesembuhan pada tahap ini adalah 100 persen. Berbeda ketika sudah berada di stadium tiga, yaitu positif kanker serviks. Tingkat kesembuhannya hanya 50 persen. Itulah kenapa deteksi awal ini sangat penting dan menentukan masa depan wanita.

2. Vaksinasi HPV

7 Cara Cegah Kanker Serviks Menurut Ahli, Perempuan Perlu Tahu!bbci.co.uk

Pada dasarnya HPV bisa ditemukan di banyak tempat, termasuk udara, vagina, penis, dan labia. Agar tubuh bisa mendeteksinya lebih awal, vaksinasi HPV pun dibutuhkan. Cara pencegahan ini aman dan hampir tanpa efek samping. Vaksin diberikan dalam tiga tahap. Masing-masing diberi jeda sekitar sebulan.

Vaksinasi HPV bisa diberikan pada laki-laki dan wanita berusia mulai dari 9 hingga 55 tahun. Cara ini bisa menurunkan risiko terkena kanker serviks hingga 70 persen. Namun terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum vaksin, yaitu tidak sedang hamil, tidak sakit, dan sebaiknya melakukan pap test terlebih dahulu (untuk yang sudah aktif secara seksual).

3. IVA test

7 Cara Cegah Kanker Serviks Menurut Ahli, Perempuan Perlu Tahu!

Baik pap smear maupun IVA test sama-sama bisa mendeteksi kelainan pada mulut rahim. Perbedaan antara keduanya terdapat pada tingkat akurasi pemeriksaan. Pada IVA test, dokter akan mengoleskan asam asetat selama 30 hingga 60 detik pada mulut rahim. Setelahnya, diamati apakah ada perubahan warna atau tidak.

Serviks yang normal tidak akan berubah warna. Namun jika ada infeksi atau lesi prakanker, area tersebut akan tampak putih. Seperti pap smear, prosedur ini hanya bisa mendeteksi kanker serviks, bukan cara mengobati.

Baca Juga: Selain Serviks, 10 Kanker Ini Juga Pembunuh Ganas

4. Kolposkopi

7 Cara Cegah Kanker Serviks Menurut Ahli, Perempuan Perlu Tahu!mayoclinic.org

Pemeriksaan kolposkopi pada umumnya dilakukan ketika hasil dari pap smear atau IVA test menunjukkan bahwa ada sel-sel yang tidak normal. Tidak hanya bisa mendeteksi kanker serviks, kolposkopi juga bisa mengetahui adanya kutil kelamin, peradangan, dan ketidaknormalan lain pada organ kewanitaan.

Prosedur medis ini dilakukan dengan membuka bagian vagina dengan memasukkan alat bernama spekulum. Ini dilakukan agar dokter bisa mengamati adakah peradangan atau bercak putih di mulut rahim yang terletak di bagian dalam vagina. Dokter akan mengambil sampel jaringan untuk dianalisis lebih lanjut.

5. HPV DNA test

7 Cara Cegah Kanker Serviks Menurut Ahli, Perempuan Perlu Tahu!medpagetoday.com

Pemeriksaan HPV DNA juga bisa dilakukan untuk mendeteksi infeksi HPV yang berisiko tinggi. Biasanya tes ini dijadikan sebagai prosedur lanjutan dari pap smear dan IVA test.

Para ahli menyarankan agar HPV DNA test dilakukan secara rutin, yaitu tiga hingga lima tahun sekali. Terdapat beberapa tujuan dari pemeriksaan ini, yaitu untuk mendeteksi kelainan serviks, keberadaan HPV, dan memeriksa sel abnormal setelah pengobatan infeksi HPV.

6. Melakukan hubungan seksual yang aman

7 Cara Cegah Kanker Serviks Menurut Ahli, Perempuan Perlu Tahu!famplan.org.hk

Menggunakan kondom saat melakukan hubungan seksual ternyata bisa menurunkan risiko terkena kanker serviks. Ini karena HPV juga bisa menempel pada penis laki-laki. Tidak hanya itu, agar terhindar dari kanker serviks, seseorang juga harus menghindari bergonta-ganti pasangan seks. 

7. Menjaga pola hidup sehat

7 Cara Cegah Kanker Serviks Menurut Ahli, Perempuan Perlu Tahu!popsugar-assets.com

Menerapkan pola hidup sehat bisa memperkuat mulut rahim sehingga tidak mudah terinfeksi HPV. Upaya yang bisa dilakukan adalah dengan tidak merokok dan menghindari asap rokok yang menjadi faktor risiko kanker serviks.

Selanjutnya, penting juga untuk berolahraga secara rutin. Jenis olahraga yang paling disarankan adalah treadmill dan aerobik yang bisa meningkatkan detak jantung. 

Kalau kamu sudah aktif secara seksual, sebaiknya lakukan upaya-upaya pencegahan seperti di atas. Lebih baik mencegah, daripada mengobati.

Baca Juga: Vaksin HPV Pencegah Kanker Serviks. Gak Cuma Cewek, Cowok Juga Perlu

Topic:

  • Mela Hapsari

Berita Terkini Lainnya