Comscore Tracker

Sosialisasi Itu Penting, Ini 7 Manfaatnya bagi Kesehatan

Bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental, lho

Pandemik COVID-19 "memaksa" kita untuk tinggal di rumah dan membatasi pertemuan dengan orang lain. Sekolah beralih menjadi online, kerja pun lebih banyak dilakukan di rumah (work from home alias WFH). Akibatnya, jumlah orang yang kita temui sehari-hari menjadi sangat terbatas.

Kurangnya bersosialisasi dan berbicara dengan orang lain membuat rasa kesepian semakin meningkat. Padahal, ada segudang manfaat bersosialisasi bagi kesehatan mental dan fisik, lho. Apa saja?

1. Meningkatkan kepercayaan diri dan harga diri

Sosialisasi Itu Penting, Ini 7 Manfaatnya bagi Kesehatanverywellmind.com

Orang yang merasa kesepian memiliki kepercayaan diri dan harga diri yang lebih rendah. Menghabiskan waktu bersama orang-orang tersayang bisa meningkatkan kepercayaan diri. Melansir Mental Help menyebut bahwa seseorang merasa istimewa karena mereka memiliki teman dan termasuk dalam kelompok sosial yang menganggap mereka penting.

Kelompok sosial tersebut bisa keluarga, kelompok sebaya (peer group), komunitas, dan lainnya. Kelompok tersebut akan membuat kita merasa diterima, membantu melihat perspektif lain, dan memberi umpan balik (feedback) yang berguna untuk kehidupan kita.

Klare Heston, pekerja sosial klinis dari Cleveland, Amerika Serikat (AS), mengatakan bahwa bersosialisasi akan sulit apabila kita memiliki harga diri yang rendah. Sebab, pikiran kita dipenuhi kekhawatiran dan kecemasan terkait pandangan orang lain pada kita. Jangan jadikan itu sebagai halangan, ya!

2. Meningkatkan kualitas hidup

Sosialisasi Itu Penting, Ini 7 Manfaatnya bagi Kesehatanamendo.com

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh American Association of Retired Persons (AARP), diperkirakan 1 dari 3 orang dewasa tidak memiliki persahabatan yang bertemu secara teratur, dan 1 dari 4 orang mengatakan bahwa mereka terisolasi dari orang lain.

Di sisi lain, studi menunjukkan bahwa kesepian merupakan faktor risiko penurunan fungsi dan kematian pada orang lanjut usia (lansia). Pastikan untuk tetap bersosialisasi dan terhubung dengan orang lain untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus memperpanjang umur kita.

3. Menurunkan risiko demensia

Sosialisasi Itu Penting, Ini 7 Manfaatnya bagi Kesehatanuthscsa.edu

Melansir Psychology Today, berinteraksi dengan teman bisa meningkatkan kesehatan otak dan menurunkan risiko demensia. Hal ini dibuktikan lewat studi berjudul "An Active and Socially Integrated Lifestyle in Late Life Might Protect Against Dementia" yang dipublikasikan di jurnal The Lancet Neurology tahun 2004.

Dari penelitian tersebut, ditemukan bahwa menjaga kehidupan sosial, mental, dan fisik agar tetap seimbang memberikan efek perlindungan terhadap demensia. Temuan tersebut diperkuat dengan penelitian yang dilakukan oleh University of Rochester Medical Center, AS, yang menunjukkan bahwa sosialisasi bisa meningkatkan fungsi kognitif.

Untuk melatih otak dan menjaganya tetap tajam, para lansia perlu diberi percakapan dan aktivitas yang merangsang seperti bermain kartu atau puzzle dengan orang lain.

4. Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular

Sosialisasi Itu Penting, Ini 7 Manfaatnya bagi Kesehatanfranciscanhealth.org

Bersosialisasi ternyata baik bagi kesehatan jantung! Hal ini dibuktikan lewat penelitian yang dilakukan oleh University of North Carolina, Chapel Hill, AS. Peneliti menemukan keterkaitan antara kuantitas dan kualitas hubungan sosial dengan penurunan risiko dalam mengembangkan penyakit kardiovaskular.

Studi tersebut menemukan bahwa lansia yang aktif secara sosial memiliki kemungkinan hidup lebih lama dan meningkatkan kemampuan untuk mengendalikan hipertensi. Yang terpenting bukan jumlah hubungan sosial yang dimiliki, tetapi seberapa dalam dan suportif hubungan tersebut.

Di sisi lain, ada hubungan antara isolasi sosial di masa muda dengan peningkatan risiko peradangan dan obesitas, hipertensi, dan penyakit kardiovaskular seiring bertambahnya usia.

Baca Juga: Kenali, 5 Kandungan Makanan dan Minuman yang Bikin Berat Badan Melesat

5. Membantu pasien kanker melawan penyakitnya

Sosialisasi Itu Penting, Ini 7 Manfaatnya bagi Kesehatanbidmc.org

Tahukah kamu, penderita kanker yang memiliki ikatan sosial kuat dengan keluarga dan teman, lebih mampu mengatasi penyakitnya, baik secara mental atau fisik. Ini mengacu pada penelitian yang diterbitkan di jurnal Psycho-Oncology.

Penelitian ini menemukan hubungan antara hilangnya fungsi sosial dengan tingkat keparahan gejala kanker dan depresi. Semakin buruk interaksi sosial, semakin serius gejala kanker dan semakin besar kemungkinan pasien menderita depresi.

Gejala depresi ini bisa memengaruhi pasien kanker, mulai dari mengganggu pengobatan kanker, memperpanjang masa perawatan di rumah sakit, mengurangi kemampuan untuk merawat diri sendiri, merusak kualitas hidup, dan mengurangi kelangsungan hidup secara keseluruhan.

6. Berpengaruh pada tekanan darah

Sosialisasi Itu Penting, Ini 7 Manfaatnya bagi Kesehatandiabetes.co.uk

Pengidap hipertensi mungkin bisa bernapas lega. Sebab, bersosialisasi berpengaruh pada tekanan darah. Hal ini dibuktikan lewat studi berjudul "Social Relationships and Hypertension in Late Life: Evidence from a Nationally Representative Longitudinal Study of Older Adults" yang diterbitkan di Journal of Aging and Health tahun 2015.

Dari studi tersebut, dibuktikan bahwa dukungan sosial yang rendah dapat meningkatkan tekanan darah sistolik. Begitu pula dengan integrasi sosial yang rendah berkorelasi dengan peningkatan risiko hipertensi.

Dr. Nicole Valtorta dari University of York, Inggris, mengatakan bahwa kesepian dikaitkan dengan sistem kekebalan yang lebih lemah dan tekanan darah tinggi. Ia menyarankan untuk mempertahankan hubungan yang ada dan menjalin persahabatan baru sebagai bentuk pencegahan yang efektif.

7. Baik bagi kesehatan mental

Sosialisasi Itu Penting, Ini 7 Manfaatnya bagi Kesehatanromper.com

Terakhir, bersosialisasi baik bagi kesehatan mental. Bersosialisasi dengan orang lain dan memiliki support system yang baik bisa mengurangi stres, serta mengatasi kecemasan dan depresi. Seperti yang kita ketahui, stres bisa mengarah ke penyakit jantung, obesitas, asma, penuaan dini, hingga kematian.

Manfaat mental lain yang bisa didapatkan dari bersosialisasi adalah peningkatan memori, peningkatan pemantauan diri, dan peningkatan kemampuan untuk membatasi gangguan internal dan eksternal. Bahkan, manfaatnya sama seperti bermain Sudoku atau teka-teki silang dalam hal memberikan dorongan otak jangka pendek.

Nah, itulah sederet manfaat bersosialisasi bagi kesehatan yang perlu kamu ketahui. Tetap menjalin kontak dengan teman, sesibuk apa pun kamu, ya!

Baca Juga: Sakitnya Nyeri Sendi, Kenali Penyebab, Gejala dan Risiko Asam Urat

Topic:

  • Anjas Pratama

Berita Terkini Lainnya