Comscore Tracker

Menu Wajib saat Lebaran, Ini 8 Fakta Menarik tentang Ketupat

#RamadanDiRumah Gak cuma satu, ketupat punya banyak nama 

Siapa tak kenal panganan ketupat? Sejak dahulu makanan yang satu ini selalu dihidangkan saat Lebaran atau Idulfitri. Di balik bentuknya yang unik ini, ketupat memiliki beberapa fakta menarik, lho. Kamu sudah tahu belum? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

1. Sejarah singkat mengenai ketupat

Menu Wajib saat Lebaran, Ini 8 Fakta Menarik tentang Ketupatinstagram.com/betamakan.mdn

Rupanya ketupat pertama kali dikenalkan oleh Sunan Kalijaga, salah satu tokoh penyebar Islam di Pulau Jawa. Dahulu, ia membudayakan dua tradisi, yakni Bakda Lebaran dan Bakda Kupat. Bakda Lebaran digelar saat Idulfitri, sedangkan Bakda Kupat dilakukan sepekan setelah Lebaran. 

Bakda Kupat dilakukan setiap rumah di Jawa dengan mengolah ketupat. Kemudian, dibagikan kepada saudara yang lebih tua dan menjadi tanda kebersamaan. 

2. Setiap daerah punya nama berbeda untuk ketupat

Menu Wajib saat Lebaran, Ini 8 Fakta Menarik tentang Ketupatinstagram.com/mellyvavive

Ternyata ketupat memiliki nama yang beragam akibat perbedaan suku dan budaya. Masyarakat Jawa dan Sunda menyebut makanan ini sebagai kupat. 

Sedangkan, warga Minangkabau menamai makanan ini dengan katupek. Di Bali, panganan ini disebut tipat. Berbeda pula dengan Madura yang memanggilnya ketopak. Kalau di daerahmu, apakah ada sebutan lain untuk ketupat? 

3. Dipercaya dapat menolak sial atau bala saat digantung di atas pintu

Menu Wajib saat Lebaran, Ini 8 Fakta Menarik tentang Ketupatinstagram.com/bintang_snack_catering

Beberapa daerah di Jawa menganggap ketupat sebagai penolak bala. Caranya ketupat digantung di atas pintu supaya terhindar dari hal-hal buruk.

4. Sebagai simbol permintaan maaf dengan sesama

Menu Wajib saat Lebaran, Ini 8 Fakta Menarik tentang KetupatIDN Times/Yuda Almerio

Gak heran kalau ketupat selalu disajikan saat Lebaran, sebab makanan ini merupakan simbol permintaan maaf. Biasanya ketupat dicampur dengan lauk bersantan, sehingga disebut kupa santen. Dalam budaya Jawa, kupa santen merupakan singkatan dari kulo lepat nyuwun ngapunten yang berarti "Saya salah, mohon maaf."

5. Ketupat tak hanya disajikan saat Lebaran saja

Menu Wajib saat Lebaran, Ini 8 Fakta Menarik tentang Ketupatinstagram.com/hennyanggarany

Ketupat gak cuma disajikan saat Lebaran, lho. Di daerah lain seperti Bali, ketupat digunakan sebagai sesajen saat Hari Raya Kuningan. Sedangkan di Ternate, ketupat digunakan untuk Upacara Saro. 

Baca Juga: Bebas dari Virus Corona, 124 Kabupaten dan Kota Ini Masuk Zona Hijau

6. Punya makna yang unik, mulai dari anyaman hingga isinya

Menu Wajib saat Lebaran, Ini 8 Fakta Menarik tentang Ketupatinstagram.com/nennong_zzz

Ketupat punya makna unik, mulai dari anyaman ketupat yang rumit bisa diartikan sebagai kesalahan manusia. Sebab, kesalahan manusia itu rumit dan saling berhubungan satu sama lainnya seperti anyaman ketupat. 

Sedangkan beras di dalamnya bermakna kesucian hati. Saat ketupat dipotong, itu berarti kamu telah melepaskan segala kesalahan atau dosa selama puasa, serta membuat kamu akan kembali suci dan putih seperti beras atau nasi. 

7. Memiliki bentuk yang beragam

Menu Wajib saat Lebaran, Ini 8 Fakta Menarik tentang Ketupatinstagram.com/bashshopper

Gak cuma berbentuk wajik, ternyata ketupat memiliki bentuk yang beragam seperti segitiga, paruh bebek, kipas satai, bahkan ada yang berbentuk persegi panjang seperti batu bata. Apakah kamu pernah menemukan bentuk ketupat lainnya? 

8. Rupanya ketupat bisa juga dibungkus dengan jenis daun lain

Menu Wajib saat Lebaran, Ini 8 Fakta Menarik tentang Ketupatinstagram.com/mahirskitchen_75

Umumnya, ketupat dibungkus dengan daun kelapa muda. Tapi tahukah kamu?Ternyata ketupat juga ada yang dibungkus jenis daun lain, seperti daun palas. Penggunaan daun palas untuk ketupat ini biasanya digunakan warga Malaysia. Rasanya jadi lebih gurih dan beraroma. 

Itulah 8 fakta menarik tentang ketupat. Nah, kamu sudah mempersiapkan ketupat untuk Lebaran nanti, belum nih? 

Topic:

  • Yuda Almerio Pratama Lebang

Berita Terkini Lainnya