Comscore Tracker

Selisik Fakta Sejarah Bir, Minuman Beralkohol Terhit di Dunia

Dari pengobatan hingga menjadi alat tukar setelah uang

Siapa tak kenal dengan minuman yang satu ini. Meski beralkohol, bir menjadi minuman terhit di dunia. Paling populer di berbagai kalangan, dari muda hingga tua. Bahkan saking kondangnya, minuman beralkohol lainnya seperti anggur, tequila, wiski, rum, gin hingga vodka kalah pamor.

Bukan hanya soal selera, bir lebih digandrungi karena harganya cenderung lebih murah dan lebih mudah didapatkan. Namun kamu tahu gak sih sejarah mengenai bir? Siapa yang pertama kali menciptakan dan pada tahun berapa bir ditemukan? Geser layarmu ke bawah untuk menemukan jawabannya, ya!

1. Bir diproduksi sejak 7.000 tahun lalu di kawasan Mesopotamia

Selisik Fakta Sejarah Bir, Minuman Beralkohol Terhit di Duniasciencealert.com

John P Arnold dalam bukunya Origin and History of Beer and Brewing: From Prehistoric Times to the Beginning of Brewing Science and Technology terbitan 2005, menyebut jika bir merupakan minuman tertua di dunia. Membuktikan itu, para ahli melakukan tes kimia pada guci tembikar kuno dan memperoleh kesimpulan bahwa bir telah diproduksi sejak 7.000 tahun silam di Iran! Temuan ini menunjukkan kegunaan fermentasi yang paling awal diketahui dan bukti bahwa bir telah dibuat manusia sejak ribuan tahun lalu. 

Penelitian yang sama juga dilakukan di Mesopotamia (sekarang bernama Irak) dan ditemukan fakta bahwa orang Sumeria mengonsumsi bir melalui jerami dan mangkuk komunal pada 6.000 tahun lalu. Di Tiongkok, residu pada tembikar kuno menunjukkan bahwa bir telah diproduksi pada 5.000 tahun silam. Hal ini menunjukkan bahwa bir ditemukan di Asia sebelum menyebar ke benua lainnya.

2. Bir mulai diproduksi setelah manusia sukses bertani sereal

Selisik Fakta Sejarah Bir, Minuman Beralkohol Terhit di Duniaretailmenot.com

Bir dibuat dari biji-bijian sereal, seperti gandum, malt atau barley.  Karena bahan utamanya adalah biji-bijian, diperkirakan bir ditemukan setelah manusia sukses dalam bertani. Selain itu, manusia juga mengembangkan teknologi fermentasi untuk menciptakan bir.

Cara membuat bir pun berbeda-beda. Misalnya, ribuan tahun lalu di Cina, bir dibuat dengan menyeduh minuman beralkohol dan diproses dengan cara fermentasi. Sementara, di Iran bir dibuat dengan melakukan proses fermentasi dalam pot tanah liat.

3. Bir dianggap istimewa dan berharga bagi manusia sejak ribuan tahun lalu

Selisik Fakta Sejarah Bir, Minuman Beralkohol Terhit di DuniaPenutup silinder Babilonia ini berasal dari Ur Kasdim, usianya 2.600 tahun sebelum masehi. Memperlihatkan dua orang sedang meminum bir dengan sedotan dari dalam pot (Biblical Archaeology Review)

Bir diperlakukan sebagai minuman yang istimewa oleh manusia di berbagai budaya pada masa lampau. Misalnya, orang-orang Natufian menggunakan bir untuk upacara ritual. Sementara, di kota Uruk, Sumeria pada 5.000 tahun yang lalu, para majikan membayar pekerjanya dengan bir! Wah, unik sekali, ya?

Keunikan tidak berhenti di situ. Di Mesopotamia (Irak kuno) pada 3.900 tahun lalu, puisi kuno diciptakan untuk menghormati Ninkasi, dewi pelindung bir. Bir juga disebutkan dalam puisi kuno berjudul Epic of Gilgamesh. Berikut ini penggalan puisinya;

"He ate until he was full, drank seven pitchers of beer, his heart grew light, his face glowed dan he sang out with joy."

4. Bir juga dimanfaatkan sebagai sarana pengobatan pada zaman Mesir kuno

Selisik Fakta Sejarah Bir, Minuman Beralkohol Terhit di Duniaancientpages.com

Bir tidak hanya diminum untuk bersenang-senang, tapi juga dipakai untuk pengobatan! Masyarakat Mesir kuno memanfaatkan bir untuk mengobati orang sakit. Selain itu, mereka juga menganggap bir sebagai obat yang bisa memperkuat tubuh. Masyarakat Mesir kuno percaya bahwa bir memegang jiwa manusia, seperti dilansir dari laman Ancient Pages.

Lebih lanjut, sekitar 100 obat-obatan di zaman Mesir kuno mengandung bir. Bir dianggap sebagai sumber nutrisi yang baik bagi tubuh, bukan hanya sekadar minuman keras. Di masa lampau, anak-anak hingga orang dewasa memiliki kebiasaan minum bir. Masyarakat Mesir kuno mempercayai bahwa bir merupakan minuman para dewa.

Baca Juga: Ini 5 Sisi Baik Alkohol bagi Tubuh Jika Diminum dalam Batas Wajar

5. Selain uang, bir bisa dipakai sebagai alat pembayaran pada masa lampau

Selisik Fakta Sejarah Bir, Minuman Beralkohol Terhit di Duniarealmofhistory.com

Uang adalah alat pembayaran yang sah untuk saat ini. Namun, tahukah kamu, di zaman dahulu bir dipakai sebagai alat pembayaran untuk pekerja! Ini terjadi di masyarakat Mesir kuno, di mana mereka menerima bir sebagai alat pembayaran selepas bekerja. Rata-rata, mereka menerima 4-5 liter bir per hari sebagai upah membangun piramida!

Ini tidak terjadi pada satu kebudayaan saja. Metode pembayaran dengan minuman beralkohol juga terjadi di Inggris. Di abad pertengahan, tepatnya di abad ke-14, penyair Geoffrey Chaucer dibayar dengan wine. Ia dibayar dengan 252 galon wine per tahun oleh Raja Richard II. Unik, ya?

6. Dahulu, perempuan adalah tokoh sentral pembuat bir dan mereka sangat dihormati

Selisik Fakta Sejarah Bir, Minuman Beralkohol Terhit di Duniaeatdrink.ca

Proses pembuatan bir pada 150 tahun belakangan didominasi oleh kaum lelaki. Padahal, jauh sebelum itu, para pembuat bir rata-rata adalah perempuan! Dari bukti awal pembuatan bir pada 7.000 tahun sebelum Masehi, perempuan adalah pembuat bir utama di banyak kebudayaan, sebelum akhirnya digantikan laki-laki pada era industri.

Dalam banyak budaya, para dewa dan dewi pelindung pembuat bir digambarkan sebagai sosok perempuan dan dikaitkan dengan nilai-nilai kesuburan. Namun, sejak pertengahan abad ke-18, perempuan dilarang terlibat dalam proses pembuatan bir. Peran mereka diturunkan sebagai pelayan bar, operator pub atau sekretaris.

7. Zaman sekarang bir cenderung membuat candu dan menjadi pemicu kanker

Selisik Fakta Sejarah Bir, Minuman Beralkohol Terhit di Dunianbcnews.com

Banyak perubahan terjadi pada bir. Budaya meminum bir kini mulai bergeser. Dari yang awalnya digunakan untuk obat bagi masyarakat Mesir kuno, bir sekarang dianggap sebagai social drink. Artinya, bir diminum sebagai sarana untuk mengakrabkan diri dan bersosialisasi dengan sesama.

Namun kini bir sering disalahgunakan. Banyak orang yang menjadi alkoholik dan tidak bisa mengontrol diri untuk minum minuman keras. Akibatnya, berbagai masalah kesehatan pun terjadi, seperti menyebabkan penyakit hati (liver), tekanan darah tinggi, kesulitan tidur, GERD, masalah jantung hingga kanker. Ingat, segala sesuatu yang berlebihan itu tak baik!

Nah, itulah 7 fakta sejarah seputar bir, minuman beralkohol yang paling populer di dunia. Semoga informasi ini bermanfaat untukmu, ya!

Baca Juga: 5 Cara Mengobati Kecanduan Alkohol Secara Bertahap

Topic:

  • Yuda Almerio

Berita Terkini Lainnya