Comscore Tracker

Jobseeker Wajib Tahu, Begini Tren Lowongan Kerja di Era Pandemik

#IDNTimesLife Tren perekrutan tak lagi sama 

Kehidupan manusia berubah drastis gara-gara virus corona, termasuk tren pekerjaan. Proses rekrutmen juga terpaksa menyesuaikan kondisi. Faridah Lim selaku Country Manager Jobstreet Indonesia, dalam Press Conference Virtual Career Fair oleh Jobstreet pada Senin (7/6/2021) mengungkapkan berbagai hal penting untuk para pencari kerja.

Sebagai pencari kerja, kamu harus mengetahui tren apa yang berubah dari dunia rekrutmen kerja agar dapat memaksimlakan peluang dan kesempatanmu. Yuk, cari tahu berbagai data menarik yang dapat membantumu mendapatkan pekerjaan!

1. Tingginya angka pengangguran

Jobseeker Wajib Tahu, Begini Tren Lowongan Kerja di Era PandemikPress Conference Virtual Career Fair JobStreet. (7/6/2021) (IDN Times/Dina Fadillah Salma)

Pandemik COVID-19 mengakibatkan 52 persen pekerja Indonesia mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Kalangan yang paling terdampak adalah mereka yang memiliki pendidikan rendah (tidak memiliki pendidikan formal dan lulusan SMA) serta mereka yang berusia 20-an. 

Hal ini turut memengaruhi kandidat yang aktif mencari pekerjaan. Pada tahun 2021 kandidat aktif meningkat dari 40 persen menjadi 50 persen. Selain itu jumlah lamaran per lowongan kerja juga meningkat hingga 89 persen. Hal ini menunjukkan tingginya angka persaingan dalam dunia kerja.  

2. Perubahan tren digitalisasi

Jobseeker Wajib Tahu, Begini Tren Lowongan Kerja di Era PandemikPress Conference Virtual Career Fair JobStreet. (7/6/2021) (IDN Times/Dina Fadillah Salma)

Perubahan tren digital mendorong banyak kalangan untuk belajar dan mengasah kemampuan yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini. Hal inilah yang mendorong pelamar kerja untuk meningkatkan skill dan kemampuan mereka. 

Faridah menyatakan, "Tujuh puluh lima peresen masyarakat Indonesia bersedia untuk belajar lagi, melakukan pengembangan diri agar mendapatkan pekerjaan yang jauh lebih baik."

Tren ini yang seharusnya jobseeker ikuti. Terutama bagi kamu yang hendak berkecimpung di dunia teknologi. Sebab berdasarkan survei oleh JobStreet, 73 persen kandidat yang bekerja di bidang IT dan industri teknologi bersedia meluangkan waktu untuk meningkatkan belajar lagi demi meningkatkan skill dan keahlian.

Adapun alasan pekerja Indonesia semangat untuk belajar, dijelaskan Farida, "Adanya kehawatiran bahwa jika mereka tidak upskill atau upgrade kemampuan akan membuat mereka tidak relevan lagi dan sulit mendapatkan pekerjaan baru karena adanya tren atau pergeseran dunia kerja di masa pandemik ini."

Sebanyak  65 persen pekerja Indonesia memilih meningkatkan skill-nya dengan mengikuti on the job training, sementara 55 kandidat pekerja memilih untuk belajar sendiri, dan 43 persen memilih untuk belajar melalui aplikasi dan mobile phone

3. Bidang industri dan pekerjaan yang tinggi peminat

Jobseeker Wajib Tahu, Begini Tren Lowongan Kerja di Era PandemikPress Conference Virtual Career Fair JobStreet. (7/6/2021) (IDN Times/Dina Fadillah Salma)

Pemanfaatan teknologi juga medorong banyak perusahaan untuk melakukan digitalisasi pada bisnis mereka. Hal ini berhubungan dengan data yang berhasil dihimpun oleh JobStreet, terkait 5 jenis pekerjaan paling dicari pada 2021, yakni: digital marketing, penjualan ritel, bussiness development, penjualan korporat dan desain grafis atau seni kreatif.

Sementara industri yang memiliki lowongan kerja terbanyak di era pandemik seperti sekarang ini adalah manajemen, medis, logistik atau transportasi, perdagangan serta Food and Beverage atau katering. 

Transformasi digital menuntut jobseeker untuk mampu beradaptasi dan berkembang mengikuti zaman. Kebutuhan perusahaan yang berubah secara dinamis menuntut pencari kerja untuk melakukan penyesuaian agar kemampuannya tetap relevan dan dibutuhkan. 

Baca Juga: 5 Lowongan Kerja Terbaru di Surabaya, Ada Startup hingga Hotel!

4. Up to date dengan informasi dan mengikuti tren pasar

Jobseeker Wajib Tahu, Begini Tren Lowongan Kerja di Era PandemikPress Conference Virtual Career Fair JobStreet. (7/6/2021) (IDNTimes/Dina Fadillah Salma)

Ada berbagai macam informasi yang kamu perlukan sebelum melamar kerja. Tak hanya informasi mengenai perusahaan yang hendak kamu lamar, namun juga pengetahuan mengenai bagaimana melakukan interview kerja, tips membuat Curriculum Vitae atau CV yang baik, serta berbagai tips lain. 

Hal serupa disampikan oleh M. Zainal Abidin selaku Head of Human Resources, General Affair, dan Sustainability PT Kimberly-Clark Softex untuk fresh graduate agar membuka peluang sebesar-besarnya dalam mencari pekerjaan. 

"Para pencari kerja ini bisa banyak belajar di (portal online) JobStreet. Saya cek ternyata ada tips-tips karier, tips interview, bahkan ada youtubenya. Jadi ini harus segera dimanfaatkan justru ditengah pandemik, ini harus jadi momentum untuk menambah ilmu baru serta lebih mempersiapkan diri lagi."

5. Manfaatkan 'Virtual Career Fair 2021'

Jobseeker Wajib Tahu, Begini Tren Lowongan Kerja di Era PandemikPress Conference Virtual Career Fair JobStreet. (7/6/2021) (IDN Times/Dina Fadillah Salma)

Jika kamu bertanya-tanya bagaimana mendapatkan pekerjaan dengan mudah, praktis dan efisien di tengah pandemik seperti sekarang ini, jawabannya adalah mengikuti Virtual Career Fair yang diselenggarakan oleh JobStreet. Dengan mengikuti acara yang digelar secara online pada 9-11 Juni 2021 ini, membuka banyak peluang dan kesempatan kerja lebih luas untukmu. 

"Virtual Career Fair ini merupakan inovasi dari JobStreet ditengah masa pandemik. Dengan adanya batasan, tidak bisa bertatap muka secara langsung, serta adanya keterbatasan geografis, JobStreet meluncurkan inovasi-inovasi baru yang saya suka sekali." ujar Abidin. 

Ada lebih dari 100 perusahaan, dengan 1000 lowongan yang tersebar di seluruh Inodnesia. Tak hanya itu, berbagai vitur menarik seperti online booth, live chat dan video interview juga akan menunjang acara ini. 

"Ada fitur-fitur yang membedakan Virtual Career Fair oleh JobStreet dengan virtual job fair lainnya, yakni adanya live chat dan video interview. Ada juga konsultasi, career coach dan semua itu bisa dilakukan hanya dengan duduk di depan komputer." tutup Farida.

Manfaat adanya Virtual Career Fair yang diselenggarakan oleh JobStreet juga dirasakan oleh, Andra Kurniahadi. Andra yang kini menjabat sebagai software engineer mendapatkan pekerjaannya setelah mengikuti Virtual Career Fair pada 16-18 Maret 2021 lalu. 

Andra menjelaskan, "Jadi ketika saya dapat notifikasi bahwa JobStreet akan membuat virtual job fair, langsung saya ikuti dari hari pertama sampai hari terakhir dan disana juga dipermudah karena seluruh perusahaan sudah ada daftarnya."

Itulah hal yang penting untuk para jobseeker di masa pandemik. Jangan lupa ikuti Virtual Career Fair pada 9-11 Juni 2021 untukmu yang sedang mencari pekerjaan. Semoga kamu segera mendapatkan pekerjaan yang terbaik.

Baca Juga: Lowongan Kerja, Banyuwangi Buka 3.937 Lowongan untuk CPNS dan PPPK

Topic:

  • Mela Hapsari

Berita Terkini Lainnya