Comscore Tracker

Muntah saat Puasa, Dianggap Batal atau Tidak? Begini Penjelasannya

#RamadanDiRumah Jangan disengaja ya muntahnya!

Kekuatan tubuh manusia tak sama antara satu dengan yang lainnya. Ada yang bugar, ada pula lebih ringkih serta rentan terkena penyakit. Tak terkecuali, ketika menjalani puasa. Beberapa kondisi membuat mereka mengalami mual dan berujung muntah.

Lalu, bagaimana jika muntah saat puasa? Apakah ibadahmu otomatis dianggap batal? Dihimpun dari berbagai sumber, ini dia jawabannya!

1. Jika tak sengaja muntah, maka puasa tidak dianggap batal dan tidak ada keharusan untuk menyulihnya

Muntah saat Puasa, Dianggap Batal atau Tidak? Begini PenjelasannyaPexels/Inzmam Khan

Mual bisa terjadi kapan saja, termasuk saat kamu gosok gigi, mabuk perjalanan, mag atau sakit lainnya. Jangan ditahan, keluarkan saja jika memang tak bisa ditahan. Sebab bila ditahan, tidak baik untuk kesehatanmu. Sementara puasa sendiri, bukan sekadar ibadah dan mengerem hawa nafsu. Ia juga harus menyehatkan tubuh. Itu sebab puasa tak dianggap batal sebab memang tak ada niat sengaja.

2. Beda cerita jika muntah dibuat-buat atau disengaja. Puasamu akan dianggap batal dan kamu harus menggantinya nanti

Muntah saat Puasa, Dianggap Batal atau Tidak? Begini PenjelasannyaPexels/Nathan Cowley

Namun jika muntah karena membuatnya dengan sengaja, maka ibadah puasamu di hari itu akan batal. Kamu pun harus mengganti hari puasamu itu di kemudian hari. Misalnya saja, kamu merasa mual namun kamu sengaja mengorek lidahmu agar muntah. Puasamu bisa batal karena keluarnya muntah tidak alami dilakukan oleh tubuh, melainkan lewat rangsangan.

3. Soal perkara muntah kemudian batal atau tidak telah diriwayatkan dalam hadis Imam Tirmidzi: 720 berikut

Muntah saat Puasa, Dianggap Batal atau Tidak? Begini PenjelasannyaPexels/Pok Rie

Hadis yang diriwayatkan Imam tirmidzi: 720 dari Abu Hurairah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ ذَرَعَهُ الْقَيْءُ فَلَيْسَ عَلَيْهِ قَضَاءٌ ، وَمَنْ اسْتَقَاءَ عَمْدًا فَلْيَقْضِ (صححه الألباني في صحيح الترمذي)

“Barang siapa yang terdorong untuk muntah, maka tidak ada qadha (mengganti puasa) baginya dan barang siapa yang sengaja muntah, maka hendaknya mengqadha”.

Nah! Sekarang sudah paham bukan kalau muntah saat puasa, hukumnya bagaimana? Semoga informasi mengenai fakta muntah saat puasa tadi bermanfaat dan puasamu lancar ya!

Topic:

  • Yuda Almerio

Berita Terkini Lainnya