Comscore Tracker

Jomblo di Usia 30-an? Bisa Jadi 5 Hal Sepele Ini Penyebabnya!

Semangat dapat pasangan idaman

Ketika kawan sibuk anak dan pasangan, kamu hingga saat ini masih betah menyendiri. Rasanya mungkin jadi tak percaya diri dan tak nyaman karena bahan obrolan sudah berbeda dan tak nyambung lagi. Belum lagi desakan dan pertanyaan keluarga soal kapan nikah.

Memang sih, gak ada yang salah sih dari tetap lajang di usia 30an. Semua kembali ke pribadi dan prinsip masing-masing. Tapi lain ceritanya kalau kamu sudah berusaha tapi jodoh pun tak kunjung datang. Coba periksa lagi! Jangan-jangan lima hal kecil ini jadi penyebab jomblomu di usia 30-an.

1. Prioritas hidupmu masih belum berubah, sebagaimana awal usia 20an: karier, berpetualang, dan ambisi lainnya

Jomblo di Usia 30-an? Bisa Jadi 5 Hal Sepele Ini Penyebabnya!Pexels/Nina Uhlíková

Coba evaluasi lagi! Apa yang  prioritasmu saat usia 20 tahunan? Ada yang ingin cepat wisuda, ingin pekerjaan yang bergengsi, ingin dapat gaji besar, ingin beli mobil, dan lain sebagainya? Sudahkah semua itu tercapai? Atau ada yang sudah merubah prioritasnya lagi?

Prioritas seseorang sudah seharusnya berubah mengikuti usia dan keadaan tertentu. Kalau memang menjalin kasih dan menikah tidak pada nomor satu atau tidak termasuk dalam daftar sama sekali, wajar saja kalau kamu masih jomblo! Memikirkannya saja tidak, apalagi merencanakan.

2. Kamu punya kriteria pasangan yang terlalu tinggi. Sayangnya, ini sering tidak disadari & bikin persaingan dengan jomblo lainnya semakin ketat

Jomblo di Usia 30-an? Bisa Jadi 5 Hal Sepele Ini Penyebabnya!Pexels/Elevate Digital

Semua orang pasti punya kriteria yang baik soal pasangan hidupnya. Apalagi kalau harapan kita berumah tangga dengannya, tentu sifat-sifat positif saja yang ingin kita hadapi sampai tua nanti. Tapi, harus kamu sadari kalau gak ada orang yang sempurna di dunia ini.

Kamu bisa menilai pasanganmu nanti harus mendekati angka 10. Tapi, apakah kamu juga memperoleh angka 10 di mata pasangan? Belum tentu, kan? Yang bisa kamu lakukan adalah mencoba memahami kekurangan dan kelebihan pasangan, lalu mencoba menyatu, memaklumi, dan mencari solusi bersama. Adil kan buat masing-masing?

3. Kamu punya trauma yaitu saat komitmenmu sudah kuat, sementara pasangan hanya mengulur-ulur waktu & bermain-main

Jomblo di Usia 30-an? Bisa Jadi 5 Hal Sepele Ini Penyebabnya!Pexels/mentatdgt

Tidak bisa dipungkiri, pengalaman pahit bisa menimbulkan trauma mendalam. Apalagi jika komitmen seriusmu digantung dan diabaikan oleh suatu hal yang sepele. Efeknya, kamu akan menyamaratakan pengalamanmu ini pada lawan jenis lainnya. Kamu pun pesimis duluan dan lebih baik tidak menjalin hubungan lagi sebelum traumamu hilang.

Pertanyaannya, berapa lama kamu akan bersabar dan menyembuhkannya? Apakah hal tersebut tidak membuatmu semakin menutup diri dan terlena? Ayolah, tidak semua pasangan seperti itu!

Baca Juga: Terlihat Sepele, 5 Hal Ini Justru Tanda Cowok Ogah Serius denganmu

4. Ketika sahabat sudah berpasangan, kamu tak bersemangat lagi mencari jodoh lantaran tidak ada yang menemani

Jomblo di Usia 30-an? Bisa Jadi 5 Hal Sepele Ini Penyebabnya!Pexels/Min An

Waktu kamu dan sahabat satu geng masih belia, kalian bisa saling membantu problem masing-masing. Saat salah satu anggota menyukai seseorang, yang lain akan membantu mengenalkan. Saat patah hati sekalipun, mereka juga selalu hadir dan menyemangati. Tapi, lain halnya kalau mereka semua sudah berkeluarga.

Tanpa mereka, kamu mungkin lebih minder menghadapi lingkungan sendirian. Maklum saja, masing-masing teman sudah punya problema dan urusannya masing-masing. Tapi, tidak ada salahnya lho kamu menantang keberanian mendekati sosok yang kamu taksir secara mandiri! Kalau pun gagal, banyak pelajaran positif untuk pendekatan berikutnya.

5. Setelah beberapa kali tak cocok dengan orang-orang yang ditemui, kamu memilih menyerah daripada buang waktu untuk hal yang tak pasti

Jomblo di Usia 30-an? Bisa Jadi 5 Hal Sepele Ini Penyebabnya!Pexels/mentatdgt

Wah, tak diragukan lagi kalau kamu sudah masuk ke tahap putus asa! Kamu terlalu bosan menemui orang yang begitu-begitu saja. Sementara itu, ada banyak agenda penting seperti rapat dengan atasan dan klien, berkumpul dengan keluarga, berorganisasi, berkumpul dengan teman, dan banyak lagi.

Tapi, jangan pernah berhenti berusaha dong! Barangkali saat kamu memilih berhenti, justru di situlah momen kamu. Menyesal kan jadinya melewatkan waktu-waktu berharga untuk mendapatkan sosok terbaik?

Baca Juga: Waspada, 5 Hal Ini Bisa Jadi Bumerang dalam Rumah Tangga

Topic:

  • Mela Hapsari

Berita Terkini Lainnya