Comscore Tracker

IHSG Menguat, Deretan Saham-saham Ini Direkomendasikan!

IHSG menguat 0, 31 persen

Samarinda, IDN Times - Rabu (16/9/2020) penguatan terjadi pada Indeks Harga Saham gabungan atau IHSG. 

IHSG menguat 15,5 poin atau 0,31 persen ke level 5,116 pada perdagangan. 

Adapun 137,129 juta lembar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp98,033 miliar, dan frekuensi saham yang diperdagangkan sebanyak 8,213 kali.

Pada pagi ini sebanyak 103 saham menguat, 40 saham melemah dan 141 diam di tempat.

1. Saham PT XL Axiata Tbk dan PT Bumi Serpong Damai Tbk direkomendasikan hari ini

IHSG Menguat, Deretan Saham-saham Ini Direkomendasikan!google

Beberapa saham-saham direkomendasikan untuk diperdagangkan hari ini oleh Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan.  Berikut di antaranya: 

PT XL Axiata Tbk dengan target harga Rp 2.300 – Rp2.360 per saham

PT Bumi Serpong Damai Tbk  dengan target harga Rp810 - Rp830 per saham

PT Bank Negara Indonesia Tbk dengan target harga Rp5.300 - Rp5.400 per saham

Baca Juga: Cara Jitu Kelola Investasi Saham saat Ekonomi Dihajar Pandemik

2. Analis perkiraan pergerakan IHSG dipengaruhi tingginya kasus COVID-19

IHSG Menguat, Deretan Saham-saham Ini Direkomendasikan!Pixabay

Dikatakan Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan, tingginya kasus COVID-19 dari dalam negeri akan pengaruhi pergerakan IHSG. 

Kemudian Investor masih akan menanti penetapan suku bunga Bank Indonesia dan The Fed. Sehingga dia memprediksi IHSG akan menguat terbatas di rentan Support  5.065 - 5.030 dan Resistance 5.222 - 5.161

3. Bursa Dow Jones, NASDAQ, dan S&P 500 ditutup menguat

IHSG Menguat, Deretan Saham-saham Ini Direkomendasikan!Karyawan memantau pergerakan harga saham di Kantor Mandiri Sekuritas, Jakarta, Rabu (15/7/2020) (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Bursa Amerika Serikat ditutup menguat. Dow Jones ditutup 27,995.60 atau menguat 0.01 persen, NASDAQ ditutup 11,190.32 atau menguat 1.21 persen, S&P 500 ditutup 3,401.20 menguat 0.52 persen.

"Bursa saham AS ditutup menguat setelah data ekonomi AS dan China dilaporkan membaik," ujar Dennies.

Baca Juga: Takut Investasi Bodong? Coba Investasi di Sukuk Ritel SR013

Topic:

  • Anjas Pratama

Berita Terkini Lainnya