Comscore Tracker

Permaisuri Keraton Agung Sejagat, Terima Wangsit Jaga Perdamaian Dunia

Akan diperiksa psikologisnya

Semarang, IDN Times - Permaisuri Keraton Agung Sejagat, Dyah Gitarja alias Fanni Aminadia, saat ini telah ditangkap dan menempati sel Mapenaling di Lapas Kelas IA Wanita, Bulu, Semarang. 

Fanni dan Toto Santosa, yang merupakan raja Keraton Agung Sejagat ditahan oleh aparat Polda Jateng dengan tuduhan pasal keonaran dan penipuan.

Pihak lapas menyatakan sang permaisuri saat ini harus beradaptasi terlebih dulu dengan narapidana wanita lainnya agar dapat membaur.

1. Permaisuri Keraton Agung Sejagat masih beradaptasi di Lapas Bulu

Permaisuri Keraton Agung Sejagat, Terima Wangsit Jaga Perdamaian DuniaKerajaan Agung Sejagat saat menggelar acara Wilujengan dan Kirab Budaya di Purworejo, Jawa Tengah. (Tangkapan video YouTube.com/Kudaku On Top)

Kepala Lapas Perempuan Kelas II A Semarang Asriati Kerstiani mengatakan Dyah alias Fanni telah dipindahkan dari Polda Jateng ke lapasnya pada Kamis sore pukul 16.00 WIB kemarin.

Saat masuk ke sel tahanan, katanya kondisi Dyah masih stabil dan tidak ditemukan kejanggalan. "Ini sudah dititipkan dari Polda Jateng, tiba pukul 16.00 WIB kemarin. Sekarang dia menempati sel Mapenaling dulu agar dapat beradaptasi," akunya kepada IDN Times, Jumat (17/1).

Baca Juga: Pengaruh Keraton Agung Sejagat Sampai Lampung, Gabung Bayar Rp110 Juta

2. Dyah dimasukan sel Mapenaling

Permaisuri Keraton Agung Sejagat, Terima Wangsit Jaga Perdamaian DuniaTotok dan permaisuri Keraton Agung Sejagat tertunduk lesu saat diamankan polisi. IDN Times/Fariz Fardianto

Ia menjelaskan, sebagai tahanan titipan dari Polda, Dyah harus mengikuti masa pengendalian lingkungan terlebih dulu. Setelah dirasa mentalnya sudah siap untuk berbaur, maka nantinya Dyah akan dimasukan satu sel dengan para narapidana lainnya.

"Kita tidak ada perlakuan khusus. Sama seperti yang lainnya, tahanan yang baru akan ditempatkan di blok mapenaling dulu. Itu istilahnya masa pengenalan lingkungan. Soalnya kan Polda gak punya sel untuk tahanan wanita," terangnya.

3. Totok dan Dyah akan diperiksa psikologinya

Permaisuri Keraton Agung Sejagat, Terima Wangsit Jaga Perdamaian DuniaRaja dan permaisuri Keraton Agung Sejagat saat memakai baju tahanan di Polda Jateng. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Sementara, Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel  mengatakan, Totok Santosa dan Dyah akan mendapatkan pemeriksaan psikologis oleh tim Biddokes Polda pada Senin (20/1) mendatang.

"Kedua tersangka kooperatif. Totok sudah memberikan penjelasan. Namun, Fanni masih merasa mendapatkan wangsit untuk menjaga perdamaian dunia. Maka dari itu, kami akan periksa tersangka secara sisi psikologisnya minggu depan," terangnya. 

Proses pemeriksaan psikologis ini untuk mengetahui rekam jejak kejiwaan yang dialami keduanya yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan dan penyebar berita bohong.

Baca Juga: Bongkar Kedok Keraton Agung Sejagat, Polda Jateng Dibantu 3 Guru Besar

Topic:

  • Mela Hapsari

Berita Terkini Lainnya