Pencurian Meteran Air Leding Resahkan Warga Banjarmasin

Sudah tercatat 5 laporan kehilangan meteran air

Banjarmasin, IDN Times - Warga Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), diresahkan oleh aksi pencurian meteran air leding PAM yang semakin marak terjadi di rumah-rumah mereka. Pencurian ini mengakibatkan warga kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Pencurian meteran sering terjadi saat situasi sepi, ketika rumah kosong, atau bahkan saat warga sedang beristirahat.

1. Diperkirakan meteran hilang lebih banyak lagi

Pencurian Meteran Air Leding Resahkan Warga BanjarmasinYuraida, Supervisor Tunggakan Pelanggan PAM Bandarmasih

Perusahaan Air Minum (PAM) Bandarmasih telah menerima setidaknya 5 laporan kehilangan meteran air dalam bulan ini.

Menurut Supervisor Tunggakan Pelanggan PAM Bandarmasih, Yuraida, dari jumlah laporan tersebut, diperkirakan masih banyak kejadian pencurian yang terjadi, terutama di rumah-rumah yang kosong dan tidak dihuni oleh pemiliknya. Kemungkinan ada juga yang belum melaporkan kejadian tersebut.

"Meteran PAM kami sering hilang, baru-baru ini saja sudah ada 5 pelanggan yang melapor, dan kami segera menggantikan meteran yang hilang tersebut, asalkan dilengkapi dengan surat kehilangan dari pihak kepolisian," ungkapnya.

"Iya, meskipun pelanggan yang mengganti meteran, namun biayanya hanya sebesar Rp27.500," tambahnya.

Baca Juga: Pemkot Banjarmasin Kerja Keras Lunasi Utang yang Tersisa Rp108 Miliar

2. Motif pencurian belum diketahui

Pencurian Meteran Air Leding Resahkan Warga BanjarmasinPoster imbauan PAM Bandarmasih, waspada pencurian meteran.

Yuraida juga menjelaskan bahwa kasus kehilangan meteran air terjadi di beberapa wilayah di Kota Banjarmasin. Sebagai contoh, di Banjarmasin Selatan terdapat satu kasus, sementara di Banjarmarmasin Utara ada dua kasus, di Banjarmasin Barat satu kasus, dan di Banjarmasin Timur juga terdapat satu kasus.

Saat ini, modus pencurian tersebut belum diketahui secara pasti. Namun, diketahui bahwa meteran tersebut terbuat dari besi dan kuningan, yang kemungkinan bisa dijual per kilogram kepada pedagang barang bekas.

“Pencurian ini tersebar di berbagai wilayah di Banjarmasin, tetapi modusnya masih belum diketahui secara pasti,” tambahnya.

3. Meteran hilang, warga terpaksa beli air di luar

Pencurian Meteran Air Leding Resahkan Warga BanjarmasinPoster imbauan PAM Bandarmasih terkait maraknya pencurian meter.

Sukanah, seorang pelanggan PAM Bandarmasih dari warga Kuin Selatan, Banjarmasin Barat, mengungkapkan bahwa dia telah kehilangan meteran PAM. Akibat kehilangan ini, dia dan keluarganya terpaksa harus membeli air dari luar dan meminta kepada tetangga.

“Meteran air leding di rumah kami hilang, jadi kami terpaksa membeli air bersih dan melaporkannya ke pihak berwajib dan PAM Bandarmasih,” ujarnya.

Baca Juga: 574 Jemaah Haji Banjarmasin Siap Berangkat ke Tanah Suci

Topik:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya