Comscore Tracker

Digadang-gadang Jadi Menteri, Ini Deretan Prestasi Wishnutama

Ahli banget di bidang pertelevisian dan media

Jakarta, IDN Times - Komisioner Utama NET Mediatama Televisi Wishnutama Kusubandio kabarnya masuk dalam kabinet setelah hadir di Istana Negara, Senin (21/10). Ia diprediksi masuk dalam kriteria menteri yang berasal dari kalangan profesional dan millennial oleh Presiden Joko "Jokowi" Widodo.

Berikut ini adalah profil pria yang akrab disapa Tama ini.

1. Menghabiskan kuliah jurusan seni dan komunikasi

Digadang-gadang Jadi Menteri, Ini Deretan Prestasi WishnutamaIDN Times/Teatrika Handiko Putri

Jejak karier Tama dibidang media atau televisi dan seni sudah dimulai sejak ia mengambil kuliah Liberal Arts di Mount Ida College Boston, Amerika Serikat dan di Emerson College, Boston untuk jurusan Komunikasi. Ia juga pernah mengambil kursus produksi televisi saat kuliah di Emerson College.

Sebelumnya ia pernah mengambil kuliah Norwich University-The Military College of Vermont, Navy ROTC, Amerika Serikat.

2. Memulai karier dari awal di bidang produksi TV

Digadang-gadang Jadi Menteri, Ini Deretan Prestasi WishnutamaInstagram/wishnutama

Tama memulai kariernya sebagai Production Assistant di New England Cable News, Amerika Serikat pada 1993. Ia kemudian menjadi Assistant Director On Air Promotion di WHDH-TV, Amerika Serikat pada tahun 1993-1994.

Barulah pada tahun 1994 ia kembali ke Indonesia dengan bergabung dengan Indosiar. Di sana ia menjadi Supervisor On Air Promotion di saat usianya baru 28 tahun.

Setahun berselang, ia diangkat menjadi Producer Director, Departemen Produksi. Karirnya di Indosiar kian menanjak dengan menjadi Produser Eksekutif, Departemen Produksi, Indosiar (1997-1998), Kepala Seksi Non-Drama, Departemen Produksi, dan Produser Eksekutif Departemen Pemberitaan, Indosiar (1998-1999) dan Manajer Produksi, Indosiar (1999-2001).

Baru pada 2001 ia pindah ke Trans TV milik Chairul Tanjung dengan menjadi Kepala Divisi Produksi. Tama berkarir di Trans TV selama kurang lebih 11 tahun. Ia menjabat Direktur Operasional (2004-2006), Wakil Direktur Utama/COO (2006-2008), Direktur Utama/CEO Trans 7 (2006-2008) dan Direktur Utama/CEO Trans TV (2008-2012).

Baca Juga: Diminta Jadi Menteri, Wishnutama Akan Mundur dari NET dan Kumparan

3. Karier lain Tama di bidang pertelevisian

Digadang-gadang Jadi Menteri, Ini Deretan Prestasi WishnutamaIDN TImes/Dwi Agustiar

Tama juga menjabat sejumlah posisi lain seperti menjadi Direktur PT Agranet (detik.com) pada 2011-2012. Ia lalu menjadi Komisaris PT Televisi Anak Spacetoon (2012-2014) sebelum akhirnya menjadi Presiden Direktur/CEO PT Net Mediatama Televisi (NET) sejak 2013 hingga 2019.

Ia tercatat juga menjadi Advisory Board Members Asian Television Awards (2016-sekarang), Ketua ATVNI (Asosiasi Televisi Nasional Indonesia) (2017-sekarang), Komisaris Kumparan.com (2017-sekarang), Dewan Penasihat Nasional Pramuka (2018-2023), Komisaris Utama NET (2019-sekarang)

Salah satu yang paling terkenal adalah ketika Tama menjadi Direktur Kreatif Pembukaan Asian Games 2018.

4. Berbagai karya dan penghargaan yang diraih Tama

Digadang-gadang Jadi Menteri, Ini Deretan Prestasi WishnutamaIDN Times/Hana Adi Perdana

Banyak program menarik yang dihasilkan Tama selama berkarir, baik di Trans maupun di NET. Mulai dari tayangan komedi Extravaganza dan Opera Van Java, Dunia lain, Termehek-mehek, serta Indonesia Mencari Bakat. Di NET, ia juga menghasilkan program seperti Ini Talkshow, Tonight Show, 86, The East, The Comment dan masih banyak lainnya.

Yang paling menggebrak adalah ketika ia menjadi Direktur Kreatif Pembukaan Asian Games 2018. Ia bertanggung jawab untuk upacara pembukaan dan penutupan pesta olahraga tersebut. Banyak yang mengapresiasi mewahnya pembukaan Asian Games 2018 tersebut.

Salah satunya, aksi yang menampilkan Presiden Jokowi dalam adegan menggunakan motor saat hadir di Pembukaan Asian Games, mirip tokoh Ethan Hunt dalam film Mission. Ia pernah mengungkapkan bahwa persiapan upacara pembukaan membutuhkan waktu latihan hingga 1,5 tahun untuk 10 ribu perfomer.

Ia pernah diganjar sejumlah penghargaan. Mulai dari Best CEO oleh Majalah SWA tahun 2010, Indonesia Youngster Inc. versi Majalah SWA, Marketeer of the Year 2015, The 500 Most Influential CEOs in The World berdasar Richtopia.com, The Best Chief Strategy Execution Officer Across All Industries oleh Tempo Media Group.

Tak hanya itu, Best Digital Talent - Digital Business Leader Bubu Awards 2017 Indosat Ooredoo IDByte, Indonesia's Influential Person in Creative Industry Awards (Television and Radio) IdeaFest 2017.

Ia juga pernah menerima penghargaan The Most Admired CEO in Television Sector versi Warta Ekonomi dan Tokoh Pemberdayaan 2018 oleh Rumah Zakat Indonesia.

Baca Juga: Dari Bos Televisi Menuju Kursi Menteri, Ini 5 Potret Wishnutama

Topic:

  • Mela Hapsari

Just For You