Comscore Tracker

Jenazah Umat Muslim yang Positif Virus Corona Boleh Tak Dimandikan

Muslim meninggal akibat COVID-19 hukumnya syahid

Jakarta, IDN Times - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa berisi pedoman pengurusan jenazah muslim yang terinfeksi virus corona atau COVID-19. Menurut salah satu fatwa, jenazah seorang Muslim dibolehkan untuk tidak dimandikan atau di-tayamum-kan (mengusap memakai debu) jika dinilai berbahaya.

“Jika menurut pendapat ahli yang terpercaya bahwa memandikan atau menayamumkan tidak mungkin dilakukan karena membahayakan petugas, maka berdasarkan ketentuan darurat syar’iyyah, jenazah tidak dimandikan atau di-tayamum-kan,” mengutip salah satu poin Fatwa MUI nomor 18 tahun 2020 itu.

1. Jenazah Muslim tetap harus dipenuhi hak-haknya

Jenazah Umat Muslim yang Positif Virus Corona Boleh Tak DimandikanIlustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Fatwa MUI nomor 18 tahun 2020 itu juga menerangkan jika kematian muslim dalam keadaan tertentu seperti karena wabah, tenggelam, terbakar, dan melahirkan maka kematiannya syahid atau dosanya diampuni dan dimasukkan ke surga tanpa hisab. Tetapi secara duniawi hak-hak jenazahnya tetap wajib dipenuhi.

“Umat Islam yang wafat karena wabah COVID-19 dalam pandangan syara’ termasuk kategori syahid akhirat dan hak-hak jenazahnya wajib dipenuhi, yaitu dimandikan, dikafani, disalati dan dikuburkan, yang pelaksanaannya wajib menjaga keselamatan petugas dengan mematuhi ketentuan-ketentuan protokol medis,” isi fatwa yang ditandatangani Ketua MUI Hasanuddin, Jumat (27/3).

2. Menyalatkan dan menguburkan dilakukan dengan memperhatikan protokol medis

Jenazah Umat Muslim yang Positif Virus Corona Boleh Tak DimandikanIlustrasi pelaksanaan Salat Jumat di Masjid Agung Babussalam Kota Sabang. (IDN Times/Saifullah)

Oleh karena itu, pengurusan jenazah Muslim yang terpapar COVID-19, terutama dalam memandikan dan mengafani, tetap dilakukan sesuai protokol medis dan dilakukan oleh pihak yang berwenang, dengan tetap memperhatikan ketentuan syariat. 

Sedangkan untuk menyalatkan dan menguburkannya dilakukan sebagaimana biasa dengan tetap menjaga agar tidak terpapar COVID-19.

Baca Juga: Penampakan Peti Mati Khusus Jenazah COVID-19

3. Jenazah dikafani dan dimasukkan ke dalam kantung jenazah

Jenazah Umat Muslim yang Positif Virus Corona Boleh Tak DimandikanEvakuasi Jenazah Tukang Pijat di Banjar Sugihan Selasa (10/3). IDN Times/Tarida Alif

Jenazah dikafani dengan menggunakan kain yang menutup seluruh tubuh dan dimasukkan ke dalam kantong jenazah yang aman dan tidak tembus air untuk mencegah penyebaran virus dan menjaga keselamatan petugas.

Setelah pengafanan selesai, jenazah dimasukkan ke dalam peti jenazah yang tidak tembus air dan udara dengan dimiringkan ke kanan sehingga saat dikuburkan jenazah menghadap ke arah kiblat.

4. Salat jenazah dapat dilaksanakan dari jarak jauh

Jenazah Umat Muslim yang Positif Virus Corona Boleh Tak DimandikanIlustrasi TPU (IDN Times/Besse Fadhilah)

Umat muslim di-sunnah-kan menyegerakan salat jenazah setelah dikafani dan dilakukan di tempat yang aman dari penularan COVID-19.

Salat jenazah juga dilakukan oleh umat Islam secara langsung (hadhir) minimal satu orang. Jika tidak memungkinkan, boleh disalatkan sebelum atau sesudah dimakamkan. Jika tidak dimungkinkan, maka boleh disalatkan dari jauh (salat ghaib).

“Pihak yang menyalatkan wajib menjaga diri dari penularan COVID-19,” tulisnya.

5. Aturan penguburan beberapa jenazah dalam satu liang kubur

Jenazah Umat Muslim yang Positif Virus Corona Boleh Tak Dimandikanilustrasi kuburan (IDN Times/Rangga Erfizal)

Jenazah dikuburkan sesuai dengan ketentuan syariat dan protokol medis, dengan cara memasukkan jenazah bersama petinya ke dalam liang kubur tanpa harus membuka peti, plastik, dan kafan.

Kemudian, penguburan beberapa jenazah dalam satu liang kubur dibolehkan karena darurat. Hal ini diatur dalam ketentuan fatwa MUI nomor 34 tahun 2004 tentang Pengurusan Jenazah dalam Keadaan Darurat.

Baca Juga: Begini Protokol Pengurusan Jenazah Pasien COVID-19 Beragama Katolik

Topic:

  • Mela Hapsari

Berita Terkini Lainnya