Comscore Tracker

Tegas Tolak Penghapusan UN, JK: Indonesia Bukan Finlandia 

UN jadi kesempatan anak berjuang menghadapi ujian

Jakarta, IDN Times - Mantan Presiden Jusuf Kalla (JK) kembali memberikan tanggapan atas wacara penghapusan Ujian Nasional (UN) oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim. Nadiem berencana menggantikan Ujian Nasional menjadi asesmen.

JK merasa bahwa rencana yang ingin dilakukan oleh Mendikbud harus dikaji lebih dalam. Dia juga merasa kurang setuju dengan adanya rencana ini. Menurutnya Indonesia tidak bisa disamakan dengan negara lain.

1. Indonesia tidak bisa disamakan dengan negara berpenduduk rendah

Tegas Tolak Penghapusan UN, JK: Indonesia Bukan Finlandia Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. IDN Times/Humas dan Protokol UMY

Dia mengatakan bahwa Indonesia dengan penduduk yang banyak tidak bisa disamakan dengan Finlandia yang hanya memiliki warga negara sedikit.

"Kalau penduduk 5 juta kita juga bisa memerdekakan pelajar tapi 260 juta bagaimana, tanpa suatu standar yang baik nasional," Kata JK usai menjadi menghadiri seminar dan lokakarya Nasional Refleksi Implementasi Fungsi Mediasi di Indonesia, Jakarta, Kamis (12/12).

Baca Juga: JK Ungkap Fakta Buruk Pendidikan Indonesia Sebelum Ada Ujian Nasional

2. Anak tidak akan memiliki external pressure, bisa jadi lembek

Tegas Tolak Penghapusan UN, JK: Indonesia Bukan Finlandia Ilustrasi pelaksaan UNBK SMP (IDN Times/Ervan Masbanjar)

Menurut JK jika UN dihapuskan anak tidak akan memiliki external pressure. Anak tidak akan merasakan rasanya berjuang dalam menghadapi ujian.

"Kalau mau merasa hebat harus melewati hal yang susah, kalau melayani protes karena susah itu kan kita akan lembek pasti," kata dia.

3. Ujian Nasional seharusnya untuk menguji apa yang anak tahu selama sekolah

Tegas Tolak Penghapusan UN, JK: Indonesia Bukan Finlandia Mendikbud Nadiem Anwar Makarim di sela Rapat Koordinasi dengan Dinas Pendidikan se-Indonesia (IDN Times/Margith Juita Damanik)

"Ujian sekolah mengujikan apa yang telah diajarkan, Ujian Nasional menguji apa yang seharusnya anak tahu," ujarnya.

JK mengatakan UN merupakan kesempatan anak untuk bekerja keras. Ia menyesalkan jika alasan dihapuskannya UN akibat protes dari murid, guru dan orangtua yang merasa kesulitan menghadapi UN. 

 

Baca Juga: Mendikbud Nadiem Hapus Ujian Nasional 2021, Ini Alasan dan Gantinya

Topic:

  • Mela Hapsari

Just For You