Comscore Tracker

Haru, Keluarga Korban Lion Air JT 610 Tabur Bunga di Perairan Karawang

Kenang korban tragedi jatuhnya pesawat setahun lalu

Jakarta, IDN Times - Tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 pada tahun lalu menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Ratusan keluarga korban pada Selasa (29/10) berkumpul di atas kapal di wilayah perairan Kawarang, Jawa Barat.

Mereka menabur bunga dan berdoa untuk mengenang anggota keluarga tercinta yang tewas dalam tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. Isak tangis dan suasana haru tak terelakkan. 

Apalagi tak semua jasad korban bisa diangkat dari dalam laut. Dalam tragedi itu, sebanyak 189 penumpang dan kru dinyatakan meninggal dunia. Mereka terdiri dari 179 penumpang dewasa, satu penumpang anak, dua bayi, dua pilot dan lima kru. 

Menurut Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan rombongan keluarga korban dan pihak terkait sudah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pukul 08:00 WIB. 

"Mereka selanjutnya naik KRI Semarang yang digunakan untuk mendukung acara tabur bunga dan doa bersama," kata Danang melalui keterangan tertulis pada Selasa kemarin. 

Acara tabur bunga dan doa bersama, Danang melanjutkan, dipimpin oleh Komandan Satuan Tugas Tabur Bunga, Kolonel Avianto Roosewirawan. Prosesi itu berlangsung dengan khidmat dan lancar. 

Danang menjelaskan acara itu sengaja digelar secara khusus oleh maskapai dengan lambang singa merah tersebut. 

"Lion Air berharap akan tetap menjadi bagian keluarga utuh dan senantiasa membangun hubungan baik bersama pihak keluarga tersebut. Lion Air mengucapkan terima kasih atas kesabaran dari pihak keluarga selama ini," tutur dia lagi. 

Sementara, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) pada (25/10) lalu mengungkap hasil investigasi mereka soal penyebab jatuhnya pesawat tujuan Jakarta - Pangkal Pinang pada tahun lalu. Kepala Sub-bidang Komite Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo mengatakan ada sembilan temuan yang menjadi penyebab jatuhnya pesawat Boeing 737 MAX 8 milik Lion Air tersebut. 

Salah satunya disebabkan oleh Boeing sendiri selaku produsen pesawat tersebut. KNKT menyebut pilot tidak mengenali sistem sistem Maneuvering Characteristics Augmentation System (MCAS) dalam penerbangan Boeing 737 MAX 8. Selain itu, tidak ada pula panduan mengenai MCAS untuk pilot. 

Berikut adalah beberapa dokumentasi yang menggambarkan proses haru tabur bunga di atas perairan Karawang:

1. Keluarga membungkuk sambil mendoakan korban jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610

Haru, Keluarga Korban Lion Air JT 610 Tabur Bunga di Perairan Karawang(Tabur bunga dan doa bersama oleh keluarga korban Lion Air JT 610) Dokumentasi Lion Air

Baca Juga: Menuju Babak Akhir Tragedi Jatuhnya Lion Air JT610

2. Pramugari Lion Air menenangkan keluarga korban yang menangis mengenang jatuhnya pesawat tahun lalu

Haru, Keluarga Korban Lion Air JT 610 Tabur Bunga di Perairan Karawang(Doa dan tabur bunga keluarga korban Pesawat Lion Air JT 610) Dokumentasi Lion Air

3. Manajemen Lion Air dan keluarga korban penumpang menggunakan KRI Semarang untuk melakukan tabur bunga

Haru, Keluarga Korban Lion Air JT 610 Tabur Bunga di Perairan Karawang(Kru dan keluarga penumpang Lion Air JT610 berada di atas perairan Karawang) Dokumentasi Lion Air

4. Keluarga korban penumpang Lion Air JT 610 terisak mengenang peristiwa tragis jatuhnya pesawat tersebut

Haru, Keluarga Korban Lion Air JT 610 Tabur Bunga di Perairan Karawang(Keluarga korban penumpang Lion Air JT610 tak kuasa menahan tangis) Dokumentasi Lion Air

Baca Juga: Investigasi KNKT, Lion Air JT 610 telah Bermasalah Sebelum Jatuh 

Topic:

  • Mela Hapsari

Just For You