Comscore Tracker

Jokowi Soal COVID-19: Gak Perlu Sok-sokan Lockdown Kota

Sebut pemerintah tetap serius tangani COVID-19

Samarinda, IDN Times - Presiden Joko "Jokowi" Widodo mengatakan dalam penanganan COVID-19 memang masalah kesehatan yang diutamakan. Tapi, ia menyampaikan bukan berarti masalah ekonomi tak ikut diatasi.

Kemudian, orang nomor satu di Indonesia itu menyebut dalam penanganan COVID-19 tak perlu sok-sokan me-lockdown satu kota atau provinsi. Ia mengatakan penanganan harus menggunakan keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi.

"Tidak perlu sok-sokan akan me-lockdown provinsi dan me-lockdown kota atau lockdown kabupaten karena akan mengorbankan kehidupan masyarakat," kata Jokowi dalam keterangan persnya yang diunggah di channel YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (3/9/2020).

1. Meski tak perlu lockdown, Jokowi sebut pemerintah tetap serius mengatasi COVID-19

Jokowi Soal COVID-19: Gak Perlu Sok-sokan Lockdown KotaPresiden Jokowi memberikan keterangan pers, Sabtu 3 Oktober 2020 (Dok.Biro Pers Kepresidenan)

Kendati Jokowi sebut tak perlu terapkan karantina wilayah, namun penanganan wabah virus corona tetap dilakukan dengan serius. Ia juga meminta agar perkembangan kasus COVID-19 dilihat berdasarkan fakta.

"Kita tetap serius mencegah penyebaran wabah supaya tidak meluas hasilnya bagaimana ini yang terpenting. Mari kita menilai berdasarkan fakta dan data dan bukan berdasarkan kira-kira," tuturnya.

Baca Juga: Kondisi Darurat, Ma'ruf Amin Tak Persoalkan Kehalalan Vaksin COVID-19

2. Jokowi ingin mini lockdown lebih fokus dan tajam dalam mengatasi virus corona

Jokowi Soal COVID-19: Gak Perlu Sok-sokan Lockdown KotaInfografis Gerakan 3M (IDN Times/Ryann Rezza Ardiansyah)

Setelah tujuh bulan pandemik COVID-19 melanda Indonesia, ujar Jokowi, banyak yang bisa pelajari dari wabah ini. Dia menyebut salah satunya adalah pembatasan sosial.

"Saya kira harus kita sesuaikan. Untuk itu, saya menekankan pentingnya pembatasan sosial berskala mikro atau mini lockdown kita buat lebih terarah, spesifik, fokus, tajam untuk mengatasi masalah COVID, tapi tidak memenuhi ekonomi dan kehidupan masyarakat. Ini yang harus kita lakukan penyesuaian kebijakan itu," jelas Jokowi.

3. Jokowi: Sejak awal strategi pemerintah mencari keseimbangan

Jokowi Soal COVID-19: Gak Perlu Sok-sokan Lockdown Kotainstagram.com/jokowi

Lalu, pria kelahiran Solo itu menuturkan sejak awal strategi pemerintah memang mencari keseimbangan dalam mengatasi pandemik. Maka, ia menyebut bahwa masalah kesehatan dan ekonomi bukanlah opsi.

"Saya paham masih banyak tantangan,namun tidak sedikit yang telah kita kerjakan. Singkatnya strategi pemerintah sejak awal adalah mencari titik keseimbangan, sekali lagi, mencari titik keseimbangan," ucapnya.

Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19, menggelar kampanye 3 M : Gunakan Masker, Menghindari Kerumunan atau jaga jarak fisik dan rajin Mencuci tangan dengan air sabun yang mengalir. Jika protokol kesehatan ini dilakukan dengan disiplin, diharapkan dapat memutus mata rantai penularan virus. Menjalankan gaya hidup 3 M, akan melindungi diri sendiri dan orang di sekitar kita. Ikuti informasi penting dan terkini soal COVID-19 di situs covid19.go.id dan IDN Times.

Topic:

  • Anjas Pratama

Berita Terkini Lainnya