Comscore Tracker

Uji Nyali! Para Pemudik Bakal Dikarantina di Tempat Angker

Juga tempat karantina terpencil jauh dari mana-mana

Jakarta, IDN Times - Presiden Joko "Jokowi" Widodo telah melarang masyarakat di wilayah zona merah atau Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mudik ke kampung halaman. 

Larangan masyarakat agar tidak mudik itu diambil Jokowi agar penyebaran virus corona atau COVID-19 tidak semakin meluas.

Sebelum Jokowi memutuskan melarang mudik, para kepala daerah sudah menyiapkan tempat-tempat karantina bagi pemudik 'bandel'.

Sebab, banyak warga yang memanfaatkan kebijakan kerja dan sekolah dari rumah untuk pulang ke kampung halaman mereka.

Baca Juga: Jokowi: Masyarakat Nekat Mudik 24 Persen, Sudah Mudik 7 Persen

1. Pemudik di Jawa Barat akan dikarantina di gedung-gedung pemerintahan

Uji Nyali! Para Pemudik Bakal Dikarantina di Tempat AngkerDok. Kominfo Kudus

Mengantisipasi datangnya pemudik bandel dari zona merah penyebaran virus corona, beberapa daerah di Jawa Barat rupanya sudah menyiapkan tempat karantina.

Di Kabupaten Bandung, pemkab telah menyiapkan Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) yang berlokasi di Baleendah. 

Selain itu, Cirebon dan Indramayu juga sudah menyiapkan tempat karantina bagi pemudik. Di Cirebon, sejumlah gedung milik pemerintah disiapkan jadi tempat karantina, seperti bekas Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Gedung Negara, dan Pusdiklatpri atau bekas asrama haji.

2. Sragen, Jawa Tengah, siapkan gedung angker bagi pemudik

Uji Nyali! Para Pemudik Bakal Dikarantina di Tempat Angkergoogle street view

Di Jawa Tengah, para pemerintah daerah juga sudah menyiapkan tempat-tempat karantina bagi pemudik yang nekat pulang kampung. Salah satu yang sudah menyiapkan tempat karantina adalah Kabupaten Sragen.

Pemerintah Kabupaten Sragen sudah menyiapkan sebuah gedung yang lama tak ditinggali.

Jika para pemudik tetap nekat pulang kampung, mereka akan ditempatkan di rumah dinas mandor tebu pabrik gula Gondang di Sragen. Tempat ini terkenal angker dari dulu. Seram!

Bagi pemudik yang tetap nekat pulang kampung, bayangkan jika ditaruh di tempat angker ini sendirian.

Selain Sragen, Kabupaten Banyumas juga sudah menyiapkan tempat karantina bagi pemudik. Tempat karantina yang sudah disediakan yaitu di kompleks GOR Satria Purwokerto.

Senada dengan Sragen dan Banyumas, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) juga siap menampung para pemudik nekat yang akan berstatus ODP. Pemerintah DIY sudah menyiapkan beberapa gedung sebagai tempat karantina seperti Balai Pemuda dan Olahraga DIY, balai diklat, dan asrama haji.

3. Malang dan Madiun menyediakan gedung dan rumah angker untuk tempat karantina pemudik

Uji Nyali! Para Pemudik Bakal Dikarantina di Tempat AngkerWali kota Malang, Sutiaji saat meninjau posko untuk menunjang PSBB. Dok/ Humas Pemkot Malang

Pemerintah Kota Malang juga sudah menyiapkan tempat karantina bagi pemudik.

Wali Kota Malang mengatakan, pemerintah akan menyiapkan rumah atau gedung angker sebagai tempat karantina bagi masyarakat yang nekat mudik setelah adanya larangan dari pemerintah pusat.

Seperti Sragen dan Malang, Kota Madiun juga sudah menyiapkan tempat karantina.

Agar para pemudik kapok, Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, sudah menyiapkan lokasi karantina di wilayah paling sepi di Madiun, dan tempat tersebut juga terkenal angker.

Tidak hanya Malang dan Madiun, Jombang juga sudah menyiapkan tempat khusus bagi para pemudik untuk dikarantina selama 14 hari. Pemerintah Kabupaten Jombang sudah menyiapkan Gedung SD bagi para pemudik nakal yang tak mengikuti kebijakan pemerintah.

4. GOR Mini jadi tempat karantina di wilayah Sumatera Utara

Uji Nyali! Para Pemudik Bakal Dikarantina di Tempat AngkerGubernur Sumut, Edy Rahmayadi memantau dan meresmikan laboratorium PCR di RS USU (IDN Times/ Dok. Istimewa)

Bukan hanya di Jawa saja, Sumatera Utara juga sudah menyiapkan tempat karantina khusus bagi pemudik bandel. Salah satunya adalah di Tanjungbalai.

Pemerintah Daerah Tanjungbalai telah menyiapkan Gedung Olahraga (GOR) Mini bagi para pemudik yang tak mendengarkan anjuran pemerintah. Nantinya, pemudik harus menjalani masa karantina selama 14 hari di tempat ini.

Selain daerah-daerah tersebut, daerah-daerah lainnya di Indonesia juga sudah menyiapkan tempat khusus untuk mengarantina pemudik nekat.

Jadi masih berani mudik? Mau dikarantina di tempat angker atau terpencil?

Baca Juga: Resmi! Aturan Larangan Transportasi untuk Mudik Berlaku Hari Ini

Topic:

  • Mela Hapsari

Berita Terkini Lainnya