Comscore Tracker

Siklon Tropis Choi-Wan, Waspadai Potensi Bencana Hidrometeorologi 

Potensi bencana di Kaltim, Kaltara dan wilayah lain

Jakarta, IDN Times  - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menganalisis risiko bencana akibat terhadap siklon tropis Choi-Wan, yang dapat berdampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan gelombang di sekitar wilayah Indonesia. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pun mengimbau masyarakat untuk waspada dan siap siaga akan potensi bencana hidrometeorologi dalam dua hari ini. 

"Diperkirakan dalam periode 24 jam ke depan, siklon tropis Choi-Wan akan mengalami peningkatan intensitas dengan arah gerak terus menjauhi wilayah Indonesia," ujar Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, dalam keterangan resminya, Selasa (1/6/2021).

BMKG mencatat, saat ini siklon tropis Choi-Wan memiliki kecepatan angin maksimum di sekitar sistem siklon mencapai 65 kilometer per jam.

1. Ini wilayah Indonesia yang berpotensi alami bencana

Siklon Tropis Choi-Wan, Waspadai Potensi Bencana Hidrometeorologi Petugas mengevakuasi warga menggunakan perahu karet saat banjir di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2/2021). Banjir yang terjadi akibat curah hujan tinggi serta drainase yang buruk membuat kawasan Kemang banjir setinggi 1,5 meter (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

BMKG mengeluarkan pemutakhiran analisis wilayah dengan potensi tersebut, yaitu wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara dan Maluku. 

Bencana hidrometeorologi berpotensi menimbulkan banjir, banjir bandang, angin kencang dan tanah longsor.

Baca Juga: Legislator di Kaltim Sepakat Tepian Sungai Mahakam Jadi Kawasan RTH

2. Potensi cuaca ekstrem di perairan

Siklon Tropis Choi-Wan, Waspadai Potensi Bencana Hidrometeorologi ilustrasi Teluk Balikpapan (IDN Times/Mela Hapsari)

Tak hanya di daratan, potensi cuaca ekstrem juga dapat terjadi di perairan. Berdasarkan analisis cuaca BMKG, tercatat potensi prakiraan tinggi gelombang dalam dua hari kedepan yaitu:

Gelombang laut dengan ketinggian 2,5 – 4 meter di Laut Maluku bagian utara, Laut Halmahera, dan Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua Barat, dan gelombang laut dengan ketinggian 4 – 6 meter berpotensi terjadi di Samudra Pasifik utara Papua Barat.

Potensi bahaya lainnya berupa angin kencang di wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara.

3. Masyarakat diminta antisipasi dan cegah potensi bahaya

Siklon Tropis Choi-Wan, Waspadai Potensi Bencana Hidrometeorologi Simulasi Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi di Banyuwangi, Rabu (21/10/2020, IDN Times/Istimewa

BNPB telah berkoordinasi dengan BPBD untuk meningkatkan kesiapsiagaan setempat, seperti penyiapan sumber daya, sosialisasi kepada masyarakat, pemantauan ruang udara dan kondisi cuaca, hingga koordinasi dengan dinas-dinas maupun instansi terkait lain.

Masyarakat dapat memantau potensi cuaca di wilayah hingga tingkat kecamatan melalui aplikasi Info BMKG atau mangakses laman BMKG maupun media sosial BMKG.

Masyarakat juga diminta dapat mempersiapkan bersama komunitas untuk mengantisipasi dan mencegah potensi bahaya bencana hidrometeorologi yang berpotensi terjadi di wilayahnya.

Baca Juga: Gokil! Ada Temuan Industri Logam pada Zaman Kuno di Kaltim 

Topic:

  • Mela Hapsari

Berita Terkini Lainnya