4.224 Kepala Keluarga di Penajam Paser Utara Sudah Nikmati Aliran Gas

Jargas dinilai lebih murah daripada gas tabung

Penajam, IDN Times - Hingga Februari 2020, sebanyak 4.224 kepala keluarga pemilik Sambungan Rumah Tangga (SR) jaringan gas (jargas) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), telah dialiri gas alam jenis metana.  

"Progres konversi jargas keperluan rumah tangga di Kabupaten PPU yang dikerjakan sejak Juli 2018 hingga Februari 2020, telah dialiri gas atau dihidupkan. Dari sebanyak 4.260 SR yang telah rampung dibangun di beberapa wilayah PPU, sebanyak 4.224 SR atau setara 99,54 persen telah teraliri gas," ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten PPU, Ahmad Usman, kepada IDN Times, Jumat (7/2), di ruang kerjanya.

Baca Juga: Lima Desa di Penajam Paser Utara Diklaim Milik Kabupaten Paser

1. Tahun 2021 mendatang jargas sudah bisa dinikmati masyarakat di empat kecamatan

4.224 Kepala Keluarga di Penajam Paser Utara Sudah Nikmati Aliran GasSekda PPU, Tohar dan Ass II Setkab PPU, Ahmad Usama saat cek Jargas (IDN Times/humaskabppu)

Ahmad berharap, seiring telah ditunjuknya Kabupaten PPU sebagai lokasi Ibu Kota Negara (IKN) yang baru, maka pada 2021 mendatang jargas ini sudah dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat di empat kecamatan se PPU.

"Karena Kabupaten PPU memang merupakan daerah yang memiliki cadangan gas sendiri di wilayah, sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakatnya," ujar dia.

2. Tersisa sekitar 36 SR yang belum berhasil dialiri gas dengan berbagai alasan

4.224 Kepala Keluarga di Penajam Paser Utara Sudah Nikmati Aliran GasPemasangan pipa Jargas salah satu wilayah di Penajam (IDN Times/ Humaskabppu)

Untuk diketahui, daerah yang telah dipasangi jargas yakni wilayah Kelurahan Nenang, Penajam, Gunung Seteleng, Nipah-nipah, dan Sungai Parit. Dari jumlah itu, hanya tersisa sekitar 36 SR yang belum berhasil dikonversi atau dialiri gas dengan berbagai alasan.

“Sejumlah 36 SR belum bisa terkonversi teraliri gas karena menghadapi sejumlah kendala dengan alasan teknis seperti meteran rusak, terjadi eror, kerusakan regulator dan sebagainya. Kemudian alasan non-teknis dari jumlah ini, ada sejumlah warga yang tidak ada di rumahnya saat akan dilakukan pengaktifan jargas," ungkapnya.

Namun, tambah Ahmad, tim jargas juga tidak akan berhenti untuk melakukan perbaikan-perbaikan yang terjadi di lapangan hingga jargas benar-benar terkonversi 100 persen di beberapa kelurahan ini, sehingga dapat segera dinikmati oleh masyarakat Kabupaten PPU.

“Kami mengimbau kepada lurah maupun Ketua RT setempat yang masih terkendala dengan penyambungan ini, mohon dibantu untuk difasilitasi, karena tim jargas akan turun kembali ke lapangan," ujarnya.

3. Jargas dinilai lebih murah dibandingkan tabung gas 3 kilogram

4.224 Kepala Keluarga di Penajam Paser Utara Sudah Nikmati Aliran GasKompor masyarakat yang menggunakan Jargas setelah di konversi (IDN Times/Ervan Masbanjar)

Menurut Ahmad, jaringan gas akan sangat membantu masyarakat. Karena jargas dinilai jauh lebih murah dibandingkan dengan menggunakan tabung gas 3 kilogram. Selain itu, masyarakat juga tidak direpotkan lagi harus mencari tabung gas ke penjual.

“Kita tinggal SMS pulsa gas kepada penjual, voucer akan terkirim tak ubahnya pengisian pulsa pada listrik selama ini," terang Ahmad.

Pada 2020 ini, tambahnya, Kabupaten PPU kembali akan memperoleh bantuan sambungan jargas sebanyak 4.752 SR untuk masyarakat, diberikan untuk warga di lima kelurahan dan enam desa, di antaranya Kelurahan Lawe-lawe, Desa Girimukti, Desa Giri Purwa, Desa Sidorejo, Kelurahan Petung, dan Kelurahan Waru.

Terpisah warga RT 10, Perum BTN Km 4, Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, Erna, mengaku sangat terbantu dengan adanya jargas. Sebab, selain harganya murah dibanding dengan gas tabung, dia juga tidak kesulitan mendapatkan gas, hanya cukup menggunakan voucer.

"Saya rasa jargas lebih murah dan aman. Kami tidak khawatir kehabisan gas saat malam hari karena kalau voucer habis, tinggal beli melalui SMS jadi tidak perlu lagi mencari-cari gas tabung," pungkasnya.

Baca Juga: Pertamina Jamin Tak Ada Penimbunan Gas Elpiji 3 Kg di Area Sumbagsel

Topik:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya