Pembangunan Jalan Pasar Babulu PPU Terkendala Kondisi Lahan

Berkapasitas 500 lapak utama dan 350 lapak tambahan

Penajam, IDN Times - Tanah liat berpasir menjadi kendala pengerjaan pembangunan jalan lingkar Pasar Modern Babulu di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim). Penggarapan jalan dengan kondisi tanah seperti ini tentunya membutuhkan waktu dalam pelaksanaannya.

“Pekerjaan pembangunan jalan lingkar Pasar Modern Babulu alami kendala karena kondisi lahan atau tanahnya berpasir dan tanah liat, sehingga sulit untuk dilalui. Ditambah cuaca yang kurang mendukung berupa curah hujan yang tinggi. Akibatnya pemadatan tanah tak optimal,” ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pekerjaan Umum (PU) Kecamatan Babulu Khairil Mabrur kepada IDN Times, Rabu (3/11/2021).

1. Kondisi lahan yang sulit dipadatkan berdampak molornya pekerjaan

Pembangunan Jalan Pasar Babulu PPU Terkendala Kondisi LahanSeorang pekerja UPT PU Babulu menujukan kondisi tanah lahan jalan lingkar pasar yang lembek (IDN Times/Ervan)

Ia menambahkan, akibat kondisi lahan yang sulit untuk dilakukan pemadatan tersebut, berdampak pada molornya waktu pengerjaan. Semestinya, pengerasan jalan lingkar sepanjang 385 meter hanya memakan waktu beberapa hari saja. 

Tetapi faktanya, proyek ini hingga kini masih tertunda penyelesaiannya sejak mulai pada 12 Oktober lalu.   

“Meskipun alat berat berupa vibrator roller, motor grader dan lima unit dump truck telah kami kerahkan, namun pekerjaan belum mampu dituntaskan dari total panjang jalan lingkar mencapai 385 meter itu,” urainya. 

Dari total 385 meter panjang jalan lingkar luar pasar tersebut, bebernya, pekerjaan baru selesai dikerjakan sekira 236 meter saja. Sementara sisa belum dikerjakan merupakan lokasi yang paling sulit dikerjakan sepanjang 150 meter.

Baca Juga: Awas! Perampok dengan Senpi dan Sajam Satroni Warga Giripurwa Penajam 

2. Pembentukan badan jalan tak maksimal karena kondisi tanah masih lembek dan berlumpur

Pembangunan Jalan Pasar Babulu PPU Terkendala Kondisi LahanLapak pasar modern Babulu (IDN Times/Ervan)

Pembentukan badan jalan tidak maksimal karena kondisi existing tanah masih lembek dan berlumpur. Selain itu juga ada beberapa titik tanah berpasir dan dalam.

Pihak pekerja pun tidak bisa memaksakan tugas pengerasan jalan ini sembari menunggu situasi mendukung. 

Menurutnya, sisa pekerjaan diprediksi selesai dalam waktu tiga hari, asalnya kondisi lapangan memungkinkan. Tetapi dengan situasi cuaca sekarang ini setidaknya diperlukan hari panas selama satu minggu. Kalau sekarang dengan tingginya intensitas hujan mengganggu penyelesaian proyek. 

Diakuinya, relokasi pedagang ke pasar modern tentu berdampak menjadi molor, karena terlambatnya pekerjaan jalan lingkar tadi termasuk belum rampungnya pembangunan lapak tambahan pedagang. 

“Memang pekerjaan itu belum melebihi target yang ditentukan, namun akan berdampak pada tahap relokasi pedagang ke pasar itu menjadi kian lama,” tuturnya.

3. Berdampak pada tahap relokasi pedagang ke pasar menjadi kian lama

Pembangunan Jalan Pasar Babulu PPU Terkendala Kondisi LahanKondisi lahan lembek karena berlumpur dan berpasir menjadi kendala pembangunan jalan lingkar luar pasar Babulu (IDN Times/Ervan)

Dibeberkannya, konsep semi modern ini memiliki  kapasitas 500 lapak utama dan 350 lapak tambahan ini dan sudah memiliki akses jalan menuju pasar mulai jalan poros dengan konstruksi rigid. Di mana telah selesai dikerjakan 2017 lalu silam. Namun untuk jalan dagang sekeliling pasar, belum ada, sehingga sangat perlu dibangun. 

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan di Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) PPU Bustam menambahkan, apabila seluruh proyek pembangunan sudah rampung, baru bisa dilakukan relokasi pedagang ke lokasi baru di pasar tersebut. 

“Sementara itu, untuk pengundian tata letak lapak para pedagang sudah dilakukan oleh tim, sehingga apabila semua  pembangunan rampung dikerjakan, mereka bisa langsung dilakukan relokasi, ditarget paling lambat Desember depan,” pungkasnya.

Baca Juga: Bahas IKN, Dubes Uni Eropa Datangi Penajam Paser Utara

Topik:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya