Comscore Tracker

Balikpapan Targetkan 80 Persen Cakupan Vaksinasi Akhir Desember

Alokasi vaksin untuk FKUB mencapai 10 Ribu

Balikpapan, IDN Times - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Balikpapan menggelar vaksinasi COVID-19 di Sentra Vaksinasi BSSC Dome, Senin (25/10/2021). Sebanyak 3.000 orang menjadi sasaran vaksin kali ini. 

Ketua FKUB Balikpapan Abdul Muis Abdullah mengapresiasi kerja sama vaksinasi dengan Pemkot Balikpapan ini. Menurutnya ini adalah bentuk kepedulian dari pemerintah kota terhadap para umat beragama. 

"Umat beragama dapat kepedulian dari pemerintah kota. Mudahan tahap awal ini dapat terus berlanjut," ungkapnya.

1. Untuk FKUB dialokasikan 10 ribu dosis vaksin, diberikan bertahap

Balikpapan Targetkan 80 Persen Cakupan Vaksinasi Akhir DesemberKetua FKUB Kota Balikpapan, Abdul Muis Abdullah (Idn Times/ Istimewa)

Vaksinasi untuk umat beragama ini rencananya akan kembali dilaksanakan pada 26 Oktober besok di Embarkasi Haji Batakan, Balikpapan. Sasaran mencapai 2.500 orang.

"Lalu FKUB juga akan laksanakan vaksin di 1 November dengan lokasi sentra vaksinasi DOME dengan menyasar 3.000 orang," bebernya.

Nantinya vaksinasi juga akan dilakukan di sejumlah rumah ibadah. "Jadi total ada 10 ribu dosis, dilaksanakan bertahap tadi, dan sisanya si rumah ibadah," katanya.

Ia menyampaikan terima kasih karena sebanyak 10 ribu dosis dialokasikan bagi FKUB. Ia berharap COVID-19 dapat segera berlalu. 

Baca Juga: Ini Strategi agar Sampah di Balikpapan Tidak Makin Menggunung

2. Gandeng instansi-instansi untuk gencarkan vaksinasi di Balikpapan

Balikpapan Targetkan 80 Persen Cakupan Vaksinasi Akhir DesemberWali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud (tengah) dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty (kanan) (IDN Times/Hilmansyah))

Sementara Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud menyampaikan, pelaksanaan vaksinasi ini adalah bentuk penanggulangan COVID-19 di Balikpapan. 

Ini jadi komitmen menyelesaikan persoalan wabah COVID-19 yang terjadi dua tahun belakangan. "Bagi masyarakat yang sudah divaksin pun jangan jumawa. Karena dengan divaksin bukan berarti kita kebal COVID-19. Tetap laksanakan protokol kesehatan," katanya.

Untuk informasi, sementara ini cakupan vaksinasi di Balikpapan untuk dosis 1 mencapai 69,2 persen. Ini data per 23 Oktober lalu. Sementara dosis 2 mencapai 44,4 persen.

"Saya ucapkan terima kasih bagi seluruh instansi yang terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19 DI Kota Balikpapan," katanya. 

Bersama instansi-instansi juga pemerintah kota Balikpapan berupaya melaksanakan vaksinasi yang pastinya tanpa dipungut biaya. 

"Kami pastikan vaksinasi ini tanpa biaya. Jangan sampai masyarakat juga khawatir. Ini adalah komitmen kita bersama untuk memutus mata rantai penularan COVID-19," pungkasnya.

3. Targetkan akhir tahun cakupan vaksinasi sampai 80 persen

Balikpapan Targetkan 80 Persen Cakupan Vaksinasi Akhir DesemberPelaksanaan vaksinasi COVID-19 di lokasi DOME Balikpapan Kaltim. (IDN Times/Hilmansyah)

Wali Kota Rahmad Mas'ud juga berharap pada akhir tahun ini cakupan vaksinasi bisa mencapai 80 persen. Ia meyakini jika vaksinasi terus digencarkan target ini bisa tercapai.

"Kalau ini selesai bisa sampai 70 persen di akhir bulan ini. Artinya sampai akhir Desember harusnya sudah bisa terkejar 80 persen," harapnya.

Menurutnya jika terget ini tercapai maka Balikpapan bisa jadi salah satu kota dengan herd immunity tertinggi. 

"Ini komitmen kita bersama. Saya bersama Forkopimda dan DPRD juga. Bersama tak henti menyosialisasikan dan mengimbau. Ayo kita fokus pelaksanaan vaksinasi ini," ajaknya.

Baca Juga: Anak Gen Z yang Harumkan Balikpapan dalam Ajang PON Papua

Topic:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya