Comscore Tracker

Pemerintah Ultimatum Demokrat Kubu Moeldoko tentang Kelengkapan Berkas

Demokrat kubu Moeldoko tak kunjung melengkapi dokumen

Balikpapan, IDN Times - Pemerintah mengultimatum Partai Demokrat kubu Moeldoko agar secepatnya melengkapi dokumen Kongres Luar Biasa Deli Serdang Sumatra Utara. Selama ini, Moeldoko memang belum melengkapi berkas ke Kementerian Hukum dan HAM. Jika tidak, Kemenkumham akan mengambil tindakan lebih lanjut.

“Kalau tidak lengkap ya kami akan ambil keputusan (lebih lanjut),” kata Menteri Kemenkumhan Yasonna Laoly seperti dilansir ANTARA, Senin (22/3/2021).

1. Berkas Paling lambat ditunggu Selasa pekan ini

Pemerintah Ultimatum Demokrat Kubu Moeldoko tentang Kelengkapan BerkasPendiri Partai Demokrat Etty Manduapessy (tengah) didampingi para kader lainnya menghadiri Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di The Hill Hotel Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021). ANTARA FOTO/Endi Ahmad

Yasonna mengatakan, Kemenkumham melalui Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) telah menerima dokumen dari kubu Moeldoko. Namun dokumen tersebut masih dirasakan kurang sehingga perlu perbaikan. 

“Kami beri waktu mungkin Senin (22/3) atau Selasa (23/3) diberikan ke kami untuk kami lihat lagi,” kata Yasonna.

Baca Juga: Persiapan Pemilu 2024, KPU Balikpapan Buka Kotak Suara Tersegel 

2. Kemenkumham bakal cek semua ketentuan dan dokumen yang ada

Pemerintah Ultimatum Demokrat Kubu Moeldoko tentang Kelengkapan BerkasMenteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI di kompleks MPR/DPR/DPD RI (Dok. Humas Kemenkumham)

Yasonna mengatakan, Kemenkumham akan memeriksa ketentuan undang-undang serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai dan dokumen pelaksanaan KLB sebelum menentukan keabsahannya. Namun, hal itu dilakukan ketika semua dokumen sudah lengkap.

"Jadi kita cross check saja dari SK (surat keputusan) dan lain sebagainya," ujar Yasonna.

 

3. AHY sebut Demokrat kubu Moeldoko gak sah

Pemerintah Ultimatum Demokrat Kubu Moeldoko tentang Kelengkapan BerkasKetua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang dinilai ilegal di Jakarta, Jumat (5/3/2021). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut KLB Deli Serdang yang memilih Moeldoko sebagai ketua umum tidak sah. Sebab, untuk melakukan KLB yang sah harus diusulkan oleh 2/3 ketua dewan pimpinan daerah (DPD) dan 50 persen ketua dewan pimpinan cabang (DPC).

Baca Juga: Pasangan Calon Gubernur di Kalsel Patuh tentang Pemungutan Suara Ulang

Topic:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya