Comscore Tracker

Pasar Rakyat Muara Bengkal Diresmikan Bupati Kutim

Ismu meminta pedagang segera tempati lapak dan kios

Sangatta, IDN Times - Kecamatan Muara Bengkal akhirnya resmi memiliki bangunan pasar representatif. Pasar yang diberi nama ‘Pasar Rakyat Muara Bengkal’ tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Kutim H Ismunandar di sela-sela kunjungan kerjanya ke pedalaman, Senin (5/8).

Pasar tersebut terdiri atas 188 lapak dan 14 kios. Semua fasilitas sudah tersedia siap digunakan seusai diresmikan. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita di area depan gedung pasar yang disaksikan ratusan masyarakat Muara Bengkal. Beberapa pejabat juga ikut menyaksikan peresmian tersebut, seperti Kadinkes dr Bahrani, Kasatpol PP Didi Herdiansyah, Camat Muara Bengkal Aziz Mujais, serta unsur TNI dan Polri.

1. Bupati Ismu meminta agar seluruh pedagang yang sudah memiliki tempat segera berdagang di lapak serta kios yang disediakan

Pasar Rakyat Muara Bengkal Diresmikan Bupati KutimIDN Times/Humas Kutim

Karena fasilitas pasar sudah rampung dan sangat representatif, Bupati Ismu meminta agar seluruh pedagang yang sudah memiliki tempat supaya segera berdagang di lapak serta kios yang disediakan. Jika tidak, bisa jadi akan diberikan kepada pedagang lain yang benar-benar ingin berjualan.

“Jadi, saya minta masyarakat yang sudah mendapatkan lapak harus segera ditempati untuk berjualan, jangan dibiarkan kosong. Pokoknya, kalau sampai kosong akan diberikan kepada pedagang yang lain," tegas Ismunandar saat sambutan di halaman pasar, Senin (5/8).

2. Peresmian pasar rakyat di Muara Bengkal sudah lama dinantikan

Pasar Rakyat Muara Bengkal Diresmikan Bupati KutimIDN Times/Humas Kutim

Sementara itu, Camat Muara Bengkal Aziz Mujais mengatakan peresmian pasar rakyat ini sudah lama dinantikan. Pastinya juga menjadi suatu hal yang patut disyukuri masyarakat Muara Bengkal. “Karena telah terbangun pasar rakyat yang megah, pasar ini menjadi suatu kebanggaan dengan 188 lapak dan 14 kios sudah terisi serta siap difungsikan," ucapnya.

Aziz menambahkan, proses pembangunan pasar itu dimulai sejak 2017. Selanjutnya selesai pembangunannya pada 2018. Pembangunan  pasar turut dibantu pihak perusahaan, seperti PT Telen, PT Sinar Mas, dan PT Nala Palma Cadudasa. Pemerintah selanjutnya melengkapi fasilitas, seperti air dan listrik yang saat ini sudah masuk ke desa-desa.

Topic:

  • Marwan Fitranansya

Berita Terkini Lainnya