Gubernur Jawa Timur Membawa Tanah dan Air dari Keraton Majapahit

Simbol persatuan Nusantara dan Sumpah Palapa

Balikpapan, IDN Times - Sebanyak 34 gubernur se Indonesia tiba di Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim) untuk mengikuti proses penyatuan tanah dan air dari seluruh Nusantara ke lokasi ibu kota negara (IKN). Lokasi IKN Nusantara yang sudah ditentukan di Penajam Paser Utara-Kutai Kartanegara di Kaltim. 

Kedatangan para gubernur ini disambut pejabat Pemprov Kaltim mewaliki Gubernur Kaltim Isran Noor dengan mengalungkan manik-manik dan menyerahkan bingkisan.

“Sesuai pesan dan surat yang kami terima, kami bawa air dan tanah dari barat dan timur Keraton Majapahit, Kedaton dan Kemitir. Kemudian airnya dari 7 sumber di antaranya Kahuripan, Jawatundra, hulu Brantas, dan lainnya,” ujar Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Pawansa saat ditemui di Bandara Sultan Aju Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, Minggu (13/03/2022).

1. Kata Nusantara dari zaman Majapahit

Gubernur Jawa Timur Membawa Tanah dan Air dari Keraton MajapahitSejumlah alat berat membuka akses jalan di lokasi segmen tiga di kawasan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Minggu (6/2/2022). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

Khofifah mengatakan, tanah yang dibawa dari Keraton Majapahit dan air tujuh sumber akan dicampur dengan tanah dan air dari 33 provinsi lainnya. Hal ini menjadi penting karena kata Nusantara itu ada dalam Sumpah Palapa yang diikrarkan oleh Mahapatih Gadjah Mada pada saat Ratunya Tribuana Tungga Dewi.

“Jadi kemarin kita ambil tanah dari Keraton Barat, Kedaton, di situlah dulu Tribuana Tungga Dewi dalam sejarah memimpin Kerajaan Majapahit,” jelasnya.

Kenapa ada Nusantara dan ada sumpah palapa, lanjutnya, Nusa itu pulau dan Antara itu luar. Jadi pulau-pulau ini diharapkan dapat disatukan dalam kekuasaan Majapahit.

“Dalam prosesnya ada namamya Amukti Palapa, Gadja Mada berpuasa sampai semua pulau-pulau itu menyatu, ini pada abad ke 14 kejayaan Majapahit,” ungkapnya.

Baca Juga: Kaltim Jamin Pasokan Minyak Goreng Tersedia selama Ramadan

2. Sejarah Nusantara tertulis dalam Kitab Negara Kertagama

Gubernur Jawa Timur Membawa Tanah dan Air dari Keraton MajapahitPresiden Jokowi saat meninjau lokasi IKN di PPU untuk pertama kalinya sejak penentuan IKN baru (IDN Times/Yuda Almerio)

Dikatakannya, sejarah kejayaan Majapahit ini tertulis dalam Kitab Negara Kertagama oleh Empu Prapanca. Namun pada abad ke14 itu juga ada Kitab Soetasoma yang ditulis Empu Tantular.

“Di kitab Soetasoma ada tulisan Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa, nah tulisan ini adalah rangkaian ketika pulau-pulau terluar telah berhasil disatukan,” paparnya.

Dan saat semua pulau bersatu, katanya, maka kebhinekaan ini semuanya harus dalam satu kesatuan, dan kebenaran tidak mendua, sehingga seperti dari referensi yang sudah mengundang guru besar dari Fakultas Ilmu Budaya Unair, tokoh adat Majapahit yang ada Trowulan dan sekitarnya dan termasuk juru kunci keraton.

3. Anis dan Ganjar juga bawa tanah dan air

Gubernur Jawa Timur Membawa Tanah dan Air dari Keraton MajapahitGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tiba di Bandara Sepinggan Balikpapan, Minggu (13/3/2022). (IDN Times/Hilmansyah)

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, semua berharap pembangunan IKN Nusantara bisa berjalan lancar. Sehingga semua rencana akan bisa dilaksanakan tepat waktu, kualitas dan biaya.

“Nah untuk tanahnya kami ambil dari Kampung Aquarium oleh ibu-ibu di sana, mereka menggali tanah untuk dibawa ke Kaltim ini, kenapa tanah di Kampung Aquarium harapannya akan membawa sebuah harapan kepada tanah baru dan kota baru ini, untuk menghadirkan keadilan sosial, tanah yang akan dibangun kota baru nantinya tidak memarginalkan masyarakat kecil, justru akan memberikan harapan kehidupan yang baik dan yang cerah masa depannya,” ujar Anies.

Untuk airnya sendiri, lanjut Anies diambil dari 6 sumber mata air yang ada di 6 tempat ibadah di Jakarta.

Sedangkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak mau berkomentar banyak. Ia mengatakan, tentunya tanah dan air yang dibawanya memiliki makna sendiri.

“Kita berharap di IKN akan ada spirit baru, akan ada pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dan akan ada suatu sistem pemerintah negara yang jauh lebih baik,” ungkapnya.

Rencananya setelah tiba di Balikpapan, 34 Gubernur se Indonesia akan menuju IKN, Senin (14/03/2022) untuk kemudian mengikuti proses penyatuan tanah dan air dalam seremonial Gentong Nusantara yang dipimpin langsung Presiden Indonesia Joko Widodo.

Selain itu, akan melakukan penanaman pohon di mana Presiden Joko Widodo juga akan didampingi 34 Gubernur Se Indonesia.

Baca Juga: Polda Kaltim akan Tindak Aksi Penutupan Jalan Tol di Kaltim

Topik:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya