Balikpapan Gencarkan Vaksinasi Anak, Kota Minyak Mencapai 57 Persen

menunggu arahan Menkes terkait vaksin booster dan berbayar

Balikpapan, IDN Times - Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dalam hal ini Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Pemerintah Kota Balikpapan menggelar vaksinasi anak dan lansia di sentra vaksinasi Balikpapan Sport and Convention Center Dome pada, Rabu (5/1/2022).

Kegiatan tersebut bersamaan dengan peluncuran vaksinasi Merdeka untuk anak yang dilakukan serentak di 30 provinsi di Indonesia. Disampaikan oleh Kapolda Kaltim Inspektur Jenderal Pol Imam Sugianto, bahwa ada 19 provinsi yang sudah mencapai target vaksinasi anak dan lansia.

Hanya saja, Kaltim belum masuk daftar tersebut dikarenakan masih kurang dari target pada vaksinasi lansia.

“Memang untuk vaksinasi anak, kita sudah mencapai 70 persen tetapi untuk syarat kedua, vaksin lansia itu harus mencapai 60 persen, sedangkan kita belum, baru sekitar 57 persen,” jelas polisi berpangkat bintang dua itu kepada awak media.

1. Data capaian vaksin anak di Kota Balikpapan

Balikpapan Gencarkan Vaksinasi Anak, Kota Minyak Mencapai 57 PersenKepala Dinas Kesehatan Balikpapan Andi Sri Juliarty (IDN Times / Haikal)

Dari pantauan IDN Times di BSCC Dome tadi, cukup banyak anak-anak yang ikut dalam vaksinasi hari ini. Dirincikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty, data vaksinasi di Kota Minyak kini sudah mencapai 106 persen untuk usia 12 tahun ke atas. Kemudian untuk vaksinasi anak usia 6-11 tahun sudah mencapai 56 persen.

Diperkirakan, Balikpapan dapat menyentuh target 70 persen vaksinasi anak pada akhir Januari 2022 ini.

“Ya (akhir tahun) karena kita sekarang sudah lebih 50 persen ya, jadi Insya Allah ya. Ini kita juga baru berjalan 2 minggu,” kata Dio, sapaan akrab Andi Sri Juliarty.

Baca Juga: Vaksinasi Lansia Belum Mencapai Target di Kaltim

2. Ketersediaan dosis vaksin

Balikpapan Gencarkan Vaksinasi Anak, Kota Minyak Mencapai 57 PersenPetugas menyuntikkan vaksin Moderna kepada tenaga kesehatan yang menjalani vaksinasi COVID-19 dosis ketiga di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Medan, Sumatera Utara, Kamis (5/8/2021). (ANTARA FOTO/Fransisco Carolio)

Untuk bisa mencapai target, tentunya jumlah dosis vaksin juga perlu diperkirakan. Tetapi Dio menegaskan, jika dosis vaksin saat ini telah siap. Bahkan bisa untuk melanjutkan pemberian vaksin dosis dua.

Berdasarkan jumlahnya, vaksin yang tersedia saat ini sebanyak 11.657 dosis vaksin jenis Sinovac. Selain itu juga ada stok persediaan sebanyak 3.096 dosis Sinovac.

“Dan itu semua untuk anak. Semua Vaksin Sinovac dialokasikan untuk anak,” ucapnya.

Kemudian, lanjut dia, ada Vaksin Astra Zeneca sebanyak 19.100 dosis, Moderna sebanyak 1.484 dosis yang akan diperuntukkan bagi ibu hamil, dan Vaksin Pfizer sebanyak 9.468 dosis.

3. Jawaban terkait vaksin booster

Balikpapan Gencarkan Vaksinasi Anak, Kota Minyak Mencapai 57 PersenIlustrasi petugas kesehatan bersiap menyuntikkan vaksin COVID-19 untuk warga lanjut usia (lansia) yang berusia 104 tahun di RS Vania, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/3/2021). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Selain gencar Vaksin Merdeka, diperkirakan pada Januari ini juga akan ada pemberian vaksin booster atau vaksin dosis ketiga. Hanya saja, belum diketahui kapan pastinya vaksin booster tersebut akan digelar. Yang jelas, kata Dio, pihaknya juga masih menunggu arahan dari pemerintah pusat.

“Jadi kami juga masih menunggu surat edaran dari Menteri Kesehatan. Termasuk menunggu juga (vaksin berbayar),” kata dia.

Sebagai informasi, vaksin booster ini nantinya akan digencarkan pada bulan Januari 2022 ini, dengan sasaran utama adalah lansia.

Baca Juga: Siswa SMA dan SMK di Kaltim Mulai Laksanakan Belajar Tatap Muka

Topik:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya