Mahasiswa Eksibisionis di Balikpapan  Diringkus, Mengaku Khilaf?

Pelaku menjalankan aksinya lewat video call

Balikpapan, IDN Times - Kasus eksibisionis kembali terjadi di Kota Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim). Kali ini, pelaku merupakan seorang mahasiswa yang mengenyam pendidikan di salah satu perguruan tinggi di Kota Beriman. 

Kali ini, Senin (10/1/2022), Polresta Balikpapan menghadirkan tersangka dalam gelar konferensi pers. Di hadapan awak media, pelaku hanya bisa menunduk malu. Kepada awak media, pelaku yang diketahui berinisial FF (21) ini mengaku mendapatkan nomor korban dari aplikasi media sosial Instagram.

1. Pelaku mengirim gambar alat kelaminnya

Mahasiswa Eksibisionis di Balikpapan  Diringkus, Mengaku Khilaf?(IDN Times/Riani Rahayu)

Berdasarkan hasil pengembangan polisi dari keterangan korban dan pelaku, jika keduanya tak saling mengenal satu sama lain. Saat itu pelaku sempat melihat postingan video Instagram korban yang kebetulan lewat di linimasanya. Dari situ FF mulai melihat akun korban dan mencari kontak personal yang kebetulan terpampang di laman bio korban.

Tanpa basa-basi, pelaku langsung mengirim gambar kemaluannya ke nomor pribadi korban yang terhubung aplikasi WhatsApp.

“Jadi korban adalah seorang perempuan, mereka kebetulan terkonek dalam satu video di Instagram (reels),” terang Kasatreskrim Polresta Balikpapan Komisaris Polisi Rengga Puspo Saputro.

Baca Juga: Proyek Kilang Pertamina di Balikpapan Lampaui Target 

2. Diduga korban lebih dari satu

Mahasiswa Eksibisionis di Balikpapan  Diringkus, Mengaku Khilaf?Ilustrasi Pelecehan (IDN Times/Mardya Shakti)

Rengga menyebut, pelaku melancarkan aksinya sejak 8 Desember 2021 lalu. Pelaku berhasil tertangkap pada malam menjelang tahun baru, tepatnya tanggal 31 Desember 2021. Dari hasil pengembangan juga, diduga korban dari FF ini lebih dari satu. Saat ini polisi masih mendalami kondisi kesehatan jiwa.

“Tetapi saat kami tanyai dia mengaku dan mengatakan khilaf,” imbuhnya.

Atas perbuatannya, FF dijerat dengan pasal 29 Jo Pasal 4 ayat 1 atau pasal 35 Jo 9 UU Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi dan UU ITE pasal 45 ayat 5 ayat 1 dengan ancaman di atas 7 tahun penjara.

3. Keterangan korban

Mahasiswa Eksibisionis di Balikpapan  Diringkus, Mengaku Khilaf?Ilustrasi pelecehan wanita (ANTARAnews)

Kepada IDN Times korban menjelaskan, jika pelaku tiba-tiba saja menghubungi melalui pesan singkat WhatsApp. Saat itu, pelaku memulai percakapan dengan menuliskan huruf “P” yang dijawab oleh korban salah sambung.

Sempat beberapa kali pelaku menghubungi dan tak diladeni korban, yang akhirnya pelaku langsung mengirim beberapa gambar alat kelaminnya.

Risi dengan perbuatan pelaku, akhirnya dua minggu lalu korban pun melaporkan kejadian ini ke Polresta Balikpapan.

Baca Juga: Mayoritas Infrastruktur Jalan di Kaltim dalam Kondisi Mantap

Topik:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya