Penyelundupan Sabu di Perbatasan Kembali Dibongkar TNI

Sekian kalinya, sabu akan didrop ke Pare-Pare

Balikpapan, IDN Times - Peredaran narkotika golongan I jenis sabu kembali digagalkan oleh anggota TNI yang berjaga di jalur perbatasan kemarin, Rabu (16/2/2022). Zat berbahaya seberat 2,1 kilogram ini ditemukan di Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (kaltara) sesaat sebelum diselundupkan di atas kapal kapal motor (KM) Adithya. 

Rencananya sabu itu akan di kirim ke Pare-Pare Sulawesi Selatan (Sulsel). 

"Benar, anggota kami kembali melakukan pengungkapan. Barang itu dibawa oleh seorang buruh berinisial F menggunakan angkutan umum," kata Kepala Penerangan Kodam VI/Mulawarman Kolonel Inf Taufik Hanif, Kamis (17/2/2022).

1. Kronologi pengungkapan

Penyelundupan Sabu di Perbatasan Kembali Dibongkar TNI(IDN Times/dok. Pengdam VI/Mulawarman)

Dijelaskan oleh Taufik, rencana penyelundupan sabu itu disampaikan oleh seorang masyarakat kepada anggotanya, yakni Pasi Intel Satgas Pamtas Lettu Arm Mochammad Rizky. Personel TNI ini merupakan prajurit dari Satgas Pamtas Yonarmed 18/Komposit.

Orang itu membeberkan ciri-ciri kapal yang akan membawa barang haram tersebut lewat jalur laut menuju Kalabakan. Dengan menggunakan rute dari Sei Ular ke Pelabuhan Sei Bolong.

Selanjutnya Pasintel memerintahkan personel Pos Sei Ular SSK II untuk melaksanakan pengecekan kepada setiap kapal yang melintasi dari dan ke arah wilayah Kalabakan.

Baca Juga: Kaltara Siap Mendukung Kota Nusantara sebagai Provinsi Penyangga IKN

2. Narkoba dikemas dalam bungkus Milo

Penyelundupan Sabu di Perbatasan Kembali Dibongkar TNI(IDN Times/dok. Pengdam VI/Mulawarman)

Selanjutnya, Satgas Pamtas Kasdim 0911/Nunukan, Kasi P2 Kantor Bea Cukai Nunukan dan Kanit Reskoba Polres Nunukan melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap isi muatan barang tersebut di parkiran Pelabuhan Tunon Taka dan ditemukan narkoba jenis sabu terbungkus lakban hijau. 

Pelaku berusaha menyamarkannya dalam plastik hitam ditumpuk bersama gula pasir, dan susu Milo. Barang ini juga ditaruh di dalam ember warna hitam. 

Dari hasil penyelidikan diketahui  bahwa barang tersebut adalah milik seseorang berinisial T.

Anggota Staf Intel Satgas Pamtas berkoordinasi dengan Sat Res Narkoba Polres Nunukan untuk selanjutnya berhasil menangkap pemilik barang T yang sedang berada di area perumahan sekitar Pelabuhan Tunon Taka Nunukan.

3. Mata uang asing jadi barang bukti

Penyelundupan Sabu di Perbatasan Kembali Dibongkar TNI(IDN Times/dok. Pengdam VI/Mulawarman)

Dari kasus ini, aparat gabungan juga mengamankan juga barang bukti lainnya yaitu 1 unit handphone Nokia, 1 buah ember warna hitam, uang tunai sebesar 301 Ringgit, uang tunai sebesar 100 Peso, plastik pembungkus warna hitam dan hijau, dompet 1 buah, nota isi nomor telepon 1 buah, kartu vaksin Malaysia 1 buah, gula pasir 8 kg, susu Milo 500 gram  sebanyak 6 Bungkus.

Dijelaskan oleh Taufik, pelaku pengedaran narkoba tersebut beserta barang buktinya telah diserahkan kepada Sat Reskoba Polres Nunukan untuk proses penyidikan lebih lanjut. 

Baca Juga: Kaltara Masuk 10 Besar dalam Pencapaian Vaksinasi COVID-19

Topik:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya