Sakit Hati Berujung Aksi Nekat Pencurian di Kantor Ekspedisi

Tak terima dipecat karena dituduh mencuri

Balikpapan, IDN Times - Aksi pencurian di sebuah kantor ekspedisi Ninja Xpress Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim) yang dilakukan oleh mantan karyawannya beberapa waktu lalu rupanya karena sakit hati. Pelaku yang diketahui berinsial AAR (21) ini sebelumnya dituduh menggelapkan uang perusahaan senilai Rp4,5 juta.

Merasa tak terima dengan tuduhan tersebut, AAR langsung mengundurkan diri dari pekerjaan.

"Saya difitnah, dituduh menggelapkan uang. Karena dituduh melakukannya, jadi sekalian saja saya ambil," ucap pelaku saat diwawancarai awak media ini Senin (15/11/2021) sore di Mapolresta Balikpapan.

1. Terobos TKP melalui pintu masuk yang rusak

Sakit Hati Berujung Aksi Nekat Pencurian di Kantor Ekspedisi(IDN Times/Riani Rahayu)

Seperti yang dijelaskannya, lantaran sakit hati AAR pun menyusun rencana melakukan pencurian pada Jumat (12/11/2011) dini hari. Karena pelaku hafal dengan kondisi kantor tersebut, yang membuat aksinya tersebut berjalan mulus. 

Tersangka mengaku, masuk melalui samping kantor Ninja Xpress yang berada di kawasan Jalan Siaga Balikpapan Selatan, karena di situ tidak terpantau kamera CCTV. Usai masuk ke ruang penyimpanan uang perusahaan, kemudian pelaku memutus kabel CCTV lalu membuka brankas yang sudah diketahui kode kunci brankas.

"Saya masuk pintu samping lepas tripleks lalu masuk, dulu saya pegang kunci (kode,Red) brankasnya," tuturnya.

Usai mengambil uang, pelaku lalu membawa receiver kamera CCTV yang berisi rekaman. 

Baca Juga: Jurnalis Perempuan di Balikpapan Dilecehkan lewat Sosial Media

2. Tertangkap kurang dari 24 jam

Sakit Hati Berujung Aksi Nekat Pencurian di Kantor EkspedisiIlustrasi Pelaku Pidana (IDN Times/Mardya Shakti)

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Thirdy Hadmiarso didampingi Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro menegaskan, jika penangkapan terhadap tersangka dilakukan kurang dari 24 jam. 

"Barang bukti yang diamankan uang senilai Rp129.750.000, satu unit receiver CCTV dan brankas," sebutnya

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

3. Kilas balik kasus pencurian di kantor ekspedisi

Sakit Hati Berujung Aksi Nekat Pencurian di Kantor Ekspedisiallcooper.com

Diberitakan sebelumnya kantor ekspedisi Ninja Xpress yang berada di kawasan Jalan Siaga, Balikpapan Selatan terjadi aksi pencurian. Kejadian ini tersebut berhasil terungkap ketika Koordinator Kurir dan Driver Ninja Express, Gusti Ridha Ramadani Saputra akan memulai pekerjaannya pada hari Jumat (12/11) sekira pukul 05.00 Wita. Saat itu, Gusti mengecek ruang staf yang juga sebagai tempat penyimpanan receiver kamera CCTV dan brankas.

Setelah membuka pintu, Gusti sangat terkejut. Sebab lemari di dalam ruangan dalam posisi tergeser. Sementara tripleks yang berfungsi sebagai dinding penyekat ruangan dalam kondisi terlepas.

Kabel-kabel yang menghubungkan kamera CCTV dengan receiver pun dalam keadaan tercabut. Lebih mencurigakan lagi, brankas berisi uang yang di antaranya setoran pembayaran cash on delivery (COD) posisinya berbeda dari biasa.

"Yang bikin saya tahu, layar monitor CCTV itu mati dan lemari miring. Terus saya konfirmasi ke atasan menanyakan hal itu. Sedangkan kunci brankas tergeletak di atasnya," kata Gusti Sabtu (13/11/2021).

Baca Juga: Nekat, Mantan Karyawan Bobol Kantor Ekspedisi di Balikpapan

Topik:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya