Aktivitas Objek Wisata Kewenangan Satgas Masing-Masing Daerah

Pandemik COVID-19 di Kaltim

Samarinda, IDN Times - Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Sri Wahyuni mengatakan, pembukaan destinasi wisata ataupun objek-objek wisata untuk masyarakat di kabupaten dan kota tergantung kesepakatan dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 masing-masing daerah.  

“Kita prinsipnya menyesuaikan, objek-objek wisata yang masih dibuka dengan selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Misalnya kalau daerahnya masuk level 3 PPKM, itu harus sampai 50 persen, dan tentunya harus diikuti. Jadi kita ini sifatnya ikut saja apa yang jadi kebijakan daerah. Hanya kita minta agar pengelola wisata dapat menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” jelas Sri Wahyuni dalam akun Instagram Pemprov Kaltim. 

1. Waspada dengan selalu menerapkan protokol kesehatan

Sri Wahyuni menambahkan, kalau penanganan COVID-19 tidak berjalan dengan baik, tentu juga berdampak pada pelaksanaan kegiatan wisata, sehingga tidak bisa berjalan secara optimal. Maka harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Artinya semakin turun level PPKM nya, maka semakin mudah juga membuka objek-objek wisata yang ada di daerah, begitu pula sebaliknya.

Baca Juga: Kumpulkan Koin Seribu Perak, KIP Kaltim Bedah Rumah Warga Kurang Mampu

2. Kesadaran dari pengelola wisata di Kaltim

Di sisi lain, Sri Wahyuni pun mensyukuri kesadaran pengelola industri pariwisata di Kaltim tentang bagaimana langkah penanganan COVID-19 di masa pandemik. Menurutnya, masyarakat sudah banyak belajar tentang pandemik yang berlangsung dua tahun terakhir di seluruh dunia. 

“Kita bersyukur, para pengelola industri pariwisata di Kaltim telah belajar dari pandemi Covid-19. Jadi mereka ada inisiatif-inisiatif melakukan kegiatan yang sifatnya online,” tandasnya.

3. Wisata di Bali sudah mulai membuka wisatanya

Dikatakan, sebenarnya Bali sudah mulai buka untuk wisatawan asing, dan diharapkan para wisatawan tersebut juga bisa datang ke Kaltim, tetapi kembali lagi terhadap keputusan Satgas Penanganan Covid-19 di masing-masing kabupaten kota.

“Kita harapkan masyarakat juga mendukung, semakin penerapan prokes dengan baik, otomatis berdampak pada penurunan angka yang terpapar COVID-19, dan level PPKMnya juga bisa turun, sehingga obyek wisata bisa dibuka dan wisatawan dari luar banyak berkunjung ke Kaltim,” harap Sri Wahyuni. 

Baca Juga: Kaltim Amankan Pasokan Oksigen selama Pandemik COVID-19

Topik:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya