COVID-19 Melandai di Kaltim pada Penghujung Akhir Bulan Maret

Kondisi penanganan kasus membaik di kota dan kabupaten

Samarinda, IDN Times - Pengujung bulan Maret jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kalimantan Timur (Kaltim) terus menurun. Berdasarkan rilis dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Provinsi Kaltim per Kamis 31 Maret 2022, penambahan sebanyak 46 kasus, dibandingkan hari sebelumnya sebanyak 67 kasus, begitu juga pasien yang sembuh terjadi penambahan 170 pasien.

“Walaupun kasusnya terus menurun, kami ingatkan pandemik COVID-19 masih belum berakhir," kata Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi dalam akun Instagram Pemprov Kaltim, Kamis (31/3/2022). 

1. Masyarakat Kaltim diminta tetap waspada

Hadi meminta masyarakat Kaltim tetap waspada pandemik COVID-19. Terutama pada potensi penularannya, dengan selalu taat protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. 

Setidaknya dengan mengenakan masker, karena bisa saling terjaga dari penularannya.

Dalam kesempatan itu, Hadi Mulyadi meninjau pelaksanaan vaksinasi booster bagi karyawan dan karyawati perbankan, yang dilaksanakan oleh Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Kaltim, bekerja sama Binda Kaltim dan BMPD Kaltim di Halaman Kantor Perwakilan BI Kaltim.

Baca Juga: Belasan Kilogram Narkoba Dimasukkan ke Dalam Kloset Samarinda

2. Menerapkan protokol kesehatan

COVID-19 Melandai di Kaltim pada Penghujung Akhir Bulan MaretIlustrasi protokol kesehatan ( ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Meskipun terjadi penurunan kasus terkonfirmasi positif COVID-19, Gubernur Kaltim H Isran Noor maupun Wakil Gubernur Hadi Mulaydi tak henti-hentinya mengimbau masyarakat agar selalu taat dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan, baik menggunakan masker, menjaga jarak serta menghindari kerumunan.

Mantan legislator Karang Paci dan Senayan itu juga mengingatkan, walaupun sudah mendapatkan vaksin booster atau vaksin ke tiga, namun warga bisa membudayakan pola hidup sehat guna menjaga imunitas tubuh.

Update perkembangan harian COVID-19 di Kaltim, hari ini, terkonfirmasi positif 46 kasus dari Berau 7 kasus, Kutai Timur 11 kasus, Paser 2 kasus, Penajam Paser Utara 8 kasus , Balikpapan 12 kasus, Bontang 1 kasus dan Samarinda 5 kasus.
.
Pasien sembuh 170 orang, sehingga total sembuh 199.209 orang. Dan meninggal dunia 1 orang dari Berau. Pasien dirawat berkurang 125 pasien, tersisa 864 pasien.

3. Update perkembangan COVID-19

COVID-19 Melandai di Kaltim pada Penghujung Akhir Bulan Maretilustrasi seorang pasien COVID-19. (ANTARA FOTO/REUTERS/Marko Djurica)

Sedangkan Satuan Tugas Nasional Penanganan COVID-19 dalam websitenya mengupdate perkembangan kasus pandemik  COVID-19 di seluruh provinsi di Indonesia. Perkembangan pandemik terjadi di seluruh provinsi selama bulan April ini.  

Laporan kasusnya, kasus dominan COVID-19 terjadi di provinsi ini, yakni Jawa Barat (29.689), Jawa Tengah (16.741), Lampung (9.419), dan Yogyakarta (8.994).

Sedangkan di Kaltim sendiri tercatat sebanyak 1.071 kasus atau naik 13,1 persen dibandingkan 2 hari sebelumnya tercatat sebanyak 947 kasus. 

Baca Juga: Gubernur Kaltim Minta Prioritaskan Alkes Produksi Dalam Negeri

Topik:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya