Comscore Tracker

Adaptif, 10 Hewan Zaman Prasejarah Ini Eksis Bertahan hingga Kini

Sukses bertahan hadapi seleksi alam

Data National Geographic menyebutkan hewan yang hidup di masa kini hanyalah 1 persen dari semua spesies yang pernah tinggal di bumi. Artinya, 99 persen organisme telah punah, namun sebaliknya para ilmuwan juga terus menemukan spesies baru dari waktu ke waktu.

Menariknya, di antara angka 1 persen itu, terdapat sejumlah spesies yang ternyata sudah ada sejak zaman prasejarah, yaitu jutaan tahun yang lalu. Mereka berhasil menaklukkan setidaknya lima fase kepunahan yang terjadi di Bumi. Sementara seleksi alam terus berlangsung, spesies hewan ini berhasil beradaptasi walau jumlahnya kini tak sebanyak di zaman dulu. 

Ingin tahu spesies hewan apa saja yang begitu hebat sehingga mampu bertahan hidup hingga saat ini? Yuk, simak berikut ini!

1. Tapir

Adaptif, 10 Hewan Zaman Prasejarah Ini Eksis Bertahan hingga Kiniedgeofexistence.org

Dilansir MSN, hewan endemik yang mendiami Pulau Sumatra ini diperkirakan sudah hidup sejak zaman Oligosen, yaitu lebih dari 20 juta tahun yang lalu. Ini karena para arkeolog berhasil menemukan fosil tapir dari zaman tersebut dan wujudnya tak jauh berbeda dengan yang sekarang. 

Akan tetapi sangat disayangkan, empat dari lima jenis tapir di dunia telah dinyatakan terancam punah. Di antaranya adalah tapir yang berasal dari Asia Tenggara dan Amerika Tengah. Masing-masing populasinya hanya mencapai ribuan ekor saja. 

2. Komodo

Adaptif, 10 Hewan Zaman Prasejarah Ini Eksis Bertahan hingga Kiniguim.co.uk

Komodo juga termasuk hewan yang telah hidup sejak masa prasejarah. Akan tetapi, hewan yang memiliki racun di lidahnya itu dulu berasal dari daratan Australia. 

Dilansir Far and Wide, para ilmuwan memperkirakan bahwa makhluk yang hanya ditemukan di Indonesia ini telah ada sejak 4 juta tahun yang lalu. Mereka bisa "berpindah" dari Australia ke Pulau Komodo berkat pergerakan benua. 

3. Echidna

Adaptif, 10 Hewan Zaman Prasejarah Ini Eksis Bertahan hingga Kinilivescience.com

Echidna merupakan hewan yang sekilas tampak seperti gabungan antara landak, luwak dan trenggiling. Namun sebenarnya mereka disebut sebagai monotreme, spesies mamalia yang berkembang biak dengan cara bertelur. 

Para arkeolog telah menemukan fosil echidna dan memperkirakan hewan tersebut telah ada sejak 17 juta tahun yang lalu. Mereka pun tidak mengalami banyak evolusi karena wujudnya masih sangat mirip dengan nenek moyangnya. 

Sayang sekali, echidna kini termasuk hewan yang sangat terancam punah menurut data dari IUCN. Hal ini dikarenakan echidna adalah hewan yang penyendiri, sering diburu, dan punya banyak predator. 

4. Burung kasuari

Adaptif, 10 Hewan Zaman Prasejarah Ini Eksis Bertahan hingga Kinikids.sandiegozoo.org

Kasuari, hewan yang banyak ditemukan di Papua ini juga sudah lama mendiami Bumi. Jika dilihat-lihat, anatomi tubuh mereka sangat mirip dengan velociraptor, dinosaurus yang bergerak dengan dua kaki. Tak heran, kasuari memang sudah hidup sejak 60 juta tahun yang lalu. 

Walaupun tampak biasa saja, ternyata kasuari termasuk hewan yang agresif. Mereka akan menyerang siapa pun yang mengganggunya dengan tanduknya yang keras dan cakar-cakarnya yang tajam. 

5. Chinese giant salamander

Adaptif, 10 Hewan Zaman Prasejarah Ini Eksis Bertahan hingga Kininewscientist.com

Chinese giant salamander atau salamander raksasa Tiongkok ternyata juga datang dari zaman dinosaurus. Menurut fosil yang ditemukan arkeolog, hewan air ini sudah berenang-renang di perairan sejak 170 juta tahun yang lalu. 

Tak heran, salamander yang satu ini memiliki tubuh begitu besar, seperti amfibi prasejarah. Mereka bisa tumbuh hingga 1,8 meter. Sayangnya, Chinese giant salamander kini sudah jarang terlihat dan terancam punah. Sebab masyarakat sekitar sering memburunya untuk digunakan sebagai obat tradisional. 

Baca Juga: Waspada, 7 Hewan Ini Musuh Alami Kucing Kesayanganmu 

6. Lamprey

Adaptif, 10 Hewan Zaman Prasejarah Ini Eksis Bertahan hingga Kinieurekalert.org

Lamprey merupakan ikan parasit yang banyak ditemukan di Samudra Pasifik dan The Great Lakes Amerika Timur. Walaupun tampak seperti belut, lamprey menyembunyikan gigi-gigi tajam di dalam mulutnya. Ia menggunakannya untuk menempel di tubuh ikan lain dan mengisap darah mereka. 

Dilansir Ocean Conservancy, mereka diperkirakan telah hidup sejak 360 juta tahun lalu dan berhasil melewati empat fase kepunahan Bumi. 

7. Tuatara

Adaptif, 10 Hewan Zaman Prasejarah Ini Eksis Bertahan hingga Kinianimals.sandiegozoo.org

Tuatara memang terlihat seperti iguana biasa, namun ternyata kamu tidak boleh meremehkan mereka, lho. Hewan yang satu ini diperkirakan sudah hidup di Bumi sejak zaman dinosaurus atau sekitar 225 juta tahun yang lalu. 

Dilansir Far and Wide, hingga saat ini tuatara masih memiliki sejumlah keunikan hewan prasejarah. Mereka punya mata ketiga di bagian atas kepala, seperti reptil zaman dahulu. Bagian tubuh ini membantunya untuk mendeteksi cahaya dan lingkungan sekitar. Sebab tuatara tidak memiliki telinga di bagian luar, berbeda dengan reptil modern. 

8. Kepiting tapal kuda

Adaptif, 10 Hewan Zaman Prasejarah Ini Eksis Bertahan hingga Kiniwikimedia.org

Hewan prasejarah berikutnya adalah horseshoe crab atau kepiting tapal kuda. Dilansir National Geoographic, spesies ini diperkirakan telah ada sejak periode Ordovician, yaitu sekitar 450 juta tahun yang lalu. 

Sulit membayangkan seberapa tua makhluk ini? Sederhananya, kepiting tapal kuda sudah berkeliaran di pesisir pantai dan lautan sejak daratan di Bumi masih menyatu atau yang disebut sebagai Gondwana. Saat itu, belum ada benua-benua seperti saat ini. 

9. Ubur-ubur

Adaptif, 10 Hewan Zaman Prasejarah Ini Eksis Bertahan hingga Kiniinsider.com

Tak disangka-sangka, hewan yang sangat familier di telinga kita ini telah hidup jauh lebih lama dari manusia mana pun di Bumi ini. Ubur-ubur diperkirakan sudah ada di lautan sejak 500 juta hingga 700 juta tahun yang lalu. Ia hidup di masa yang sama dengan para dinosaurus. 

Dilansir Ocean Conservancy, ubur-ubur bisa hidup selama itu karena mereka memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi. Tubuhnya yang tersusun dari 95 persen air membuat mereka mampu menyesuaikan diri di berbagai temperatur, keasaman, dan keasinan lautan. Mereka juga mampu berkembang biak dengan sangat cepat. 

10. Nautilus

Adaptif, 10 Hewan Zaman Prasejarah Ini Eksis Bertahan hingga Kinimontereybayaquarium.org

Makhluk laut yang tampak sangat asing ini bernama Nautilus. Mereka biasa hidup di area laut dalam di sekitar Australia dan Indonesia. Namun jangan salah, hewan mirip cumi-cumi ini adalah hewan paling tua di dunia.

Dari fosil yang ditemukan, mereka diperkirakan telah berenang-renang di lautan sejak 500 juta tahun yang lalu. Uniknya, mereka sama sekali tidak mengalami evolusi. Wujud Nautilus sekarang sama persis dengan Nautilus di masa lampau. Itulah kenapa mereka mendapatkan julukan "living fossil" atau fosil yang hidup. 

Sebenarnya selain hewan-hewan di atas, masih banyak spesies lain yang layak untuk masuk ke daftar ini. Contohnya gharial, beruang kutub, babirusa, whale shark (hiu paus), hingga penyu. 

Ternyata hewan yang sudah hidup sejak zaman prasejarah cukup banyak, ya. Mereka adalah spesies-spesies yang adaptif dan hebat karena berhasil bertahan hidup melewati sejumlah fase kepunahan di Bumi. 

Baca Juga: Hampir Punah, Ini 5 Fakta Kucing Merah, Binatang Endemik Kalimantan

Topic:

  • Mela Hapsari

Berita Terkini Lainnya