Comscore Tracker

Kasihan, 7 Ras Kucing Korban Rekayasa Genetik oleh Manusia

Jadi cacat dan menderita berbagai penyakit

Kucing pada dasarnya makhluk yang menggemaskan, terutama bagi para bucing alias budak kucing. Tetapi ternyata, sejumlah ras kucing unik dan lucu bukan secara alami melainkan hasil rekayasa genetik.

Sebelumnya praktik ini bertujuan untuk meminimalkan penyakit dan menjinakkan jenis kucing tertentu. Namun, kini telah berubah haluan dan fokus pada menemukan karakteristik unik dari mutasi genetik kucing. 

Padahal, hasil mutasi tersebut tidak selalu baik. Sebagian di antaranya justru membuat kucing lahir cacat dan membawa penyakit bawaan. Mereka memang masih bisa hidup dan menjadi teman yang baik untuk kita. Namun, yang jadi masalah adalah praktik persilangan ini tidak etis untuk dilakukan. Pasalnya, para pelaku berusaha meraup banyak keuntungan dengan mengorbankan kesempurnaan tubuh kucing. 

Mereka jadi kesakitan, membawa gangguan kesehatan, dan mengalami deformitas semasa hidupnya. Padahal, seharusnya mereka bisa menjalani hidup dengan normal layaknya kucing lain. Untuk menghentikan praktik ini, kamu harus tahu ras kucing apa saja yang merupakan korban dari mutasi kejam tersebut. Berikut ini di antaranya!

1. Sphynx

Kasihan, 7 Ras Kucing Korban Rekayasa Genetik oleh ManusiaKucing Sphynx. pexels.com/Anna Shvets

Jika kamu mengira bahwa Sphynx ras asli, kamu keliru. Kucing ini dihasilkan dari mutasi genetik, sehingga mereka hampir tidak memiliki bulu. Ini semua dilakukan demi memperoleh kucing dengan penampilan eksotis yang memiliki biaya adopsi tinggi. 

Sphynx sebenarnya menjalani hidup yang cukup sulit. Karena tidak ada bulu sebagai pelindung, mereka pun sangat sensitif terhadap sinar matahari. Akibatnya, kucing ini lebih rentan mengalami kanker kulit dibandingkan ras lainnya. 

Bukan hanya itu, Sphynx juga sering kali merasa kedinginan karena tak punya penghangat tubuh. Itulah kenapa kucing ini tampak begitu cuddly. Mereka sering naik ke pangkuan manusia dan meminta tidur bersama. 

2. American Curl

Kasihan, 7 Ras Kucing Korban Rekayasa Genetik oleh ManusiaKucing American Curl. kittentoob.com

American Curl merupakan korban berikutnya dari kekejaman rekayasa genetik. Ras yang diciptakan dari kucing liar pada 1981 ini alih-alih terlipat, telinga American Curl mencuat ke luar layaknya tanduk. 

Sebenarnya bentuk telinga tersebut terbentuk karena kelainan tulang rawan, seperti Scottish Fold. Akan tetapi, hingga sekarang, American Curl tercatat tidak membawa penyakit sendi bawaan seperti "saudaranya" tersebut. 

Namun, tetap saja American Curl sangat rawan mengalami infeksi telinga. Sebab, bakteri dan patogen lebih mudah masuk ke dalam sana. Jika kamu pemilik kucing ini, kamu harus sering membersihkan telinga mereka. 

3. Scottish Fold

Kasihan, 7 Ras Kucing Korban Rekayasa Genetik oleh ManusiaKucing Scottish Fold. besthousecatcare.com

Siapa yang tak kenal dengan Scottish Fold? Kucing yang satu ini begitu khas karena telinganya yang terlipat ke bawah. Karakteristik fisik ini membuat mereka terlihat ekstra imut. Namun, lagi-lagi, semua ini berdampak pada kesehatan mereka. 

Dilansir Tree Hugger, telinga yang terlipat itu sebenarnya terjadi karena perkembangan tulang rawan yang tidak sempurna. Istilah resmi dari kondisi ini adalah osteochondrodysplasia. Kucing ini pun mengalami penyakit sendi degeneratif, terutama di bagian lutut, pergelangan kaki, dan ekornya. 

Selain itu, Scottish Fold juga rentan mengalami berbagai penyakit karena mutasi genetik mereka. Di antaranya adalah kardiomiopati atau kelainan otot jantung dan penyakit ginjal. 

Baca Juga: 10 Hal Sepele Ini Bikin Kucing Benci Padamu, Bisa Kena Cakar!

4. Munchkin

Kasihan, 7 Ras Kucing Korban Rekayasa Genetik oleh ManusiaKucing Munchkin. cat-world.com

Munchkin bisa digolongkan sebagai ras kucing paling kontroversial di dunia. Mereka memang tampak begitu imut dengan tubuhnya yang kecil dan kakinya yang pendek

Ras Munchkin sebenarnya dihasilkan dari rekayasa genetik yang tidak etis. Mereka menderita kelainan bawaan yang disebut sebagai pseudoachondroplasia karena tulang kakinya yang pendek. Kondisi tersebut membuatnya rentan mengalami sejumlah masalah kesehatan. 

Dilansir Cat Time, kakinya yang pendek membuat Munchkin menderita lordosis, tulang belakangnya menurun. Hal ini akan memberikan tekanan pada organ penting seperti jantung, paru-paru, dan trakea. Ini bisa berakibat sangat fatal, yaitu kematian. 

Kaki Munchkin yang pendek juga membatasi ruang geraknya. Mereka tak bisa lompat tinggi dan memanjat untuk melindungi dirinya. Keberadaan kucing ini mengundang kontroversi. Sejumlah lembaga menolak untuk mengakuinya karena rekayasa genetik ini terlalu kejam. Namun, ada pula yang tetap mendukung pengembangbiakan Munchkin

5. Kucing berhidung pesek

Kasihan, 7 Ras Kucing Korban Rekayasa Genetik oleh ManusiaKucing berhidung pesek. catster.com

Siapa yang tidak gemas melihat kucing berhidung pesek? Berasal dari induknya, Persia, sejumlah ras dengan karakteristik tersebut pun dikembangkan karena permintaan yang sangat tinggi. Contohnya Himalaya, Exotic Shorthair, Burmilla, dan lain-lain. 

Sayang sekali, di balik penampilan tersebut, mereka menyimpan kesulitan yang jarang dipahami manusia. Karena rongga hidungnya kecil, ras-ras tersebut sering kali kesulitan untuk bernapas. Masalah ini sering disebut sebagai brachycephalic. Tak jarang, kucing-kucing pesek ini harus menjalani operasi untuk memperbesar saluran napasnya. 

6. Squitten

Kasihan, 7 Ras Kucing Korban Rekayasa Genetik oleh ManusiaKucing Squitten. catster.com

Squitten merupakan singkatan dari "squirrel kitten" yang artinya "kucing tupai". Bukan termasuk ras, ini merupakan istilah untuk kucing yang mengalami deformitas tulang kaki depan. Masalah tersebut membuatnya sulit berjalan dengan empat kaki. Akibatnya, squitten hanya bisa mengandalkan kaki belakangnya. 

Bagi sebagian orang, squitten tampak imut karena mereka tampak seperti tupai dengan kaki depan menggantung di depan. Dilansir Tree Hugger, kesalahan mutasi genetik membuatnya mengalami deformitas, sehingga mereka harus berjalan dengan melompat dengan kaki belakang atau menyeret kaki depannya. 

Sayangnya, sebagian orang menganggap ketidaksempurnaan ini sebagai sesuatu yang unik dan lucu. Padahal, kucing-kucing tersebut sebenarnya merasa tidak nyaman dan bahkan kesakitan saat salah bergerak. 

7. Ras kucing yang hampir tak berekor atau Bobtail

Kasihan, 7 Ras Kucing Korban Rekayasa Genetik oleh ManusiaKucing Bobtail. aboutcats.info

Ada banyak ras kucing yang sengaja diciptakan nyaris tak berekor atau disebut sebagai Bob dan Bobtail. Contohnya Japanese Bobtail, American Bobtail, Cymric, dan Manx. Mereka memiliki ekor yang sangat pendek dan tampak seperti bola.

DIlansir iCatCare, ternyata gen yang bertanggung jawab memberi karakteristik tersebut membuat struktur tulang belakangnya memendek. Kucing-kucing tersebut jadi rentan mengalami gangguan saraf karena anatominya yang tidak sempurna. 

Itulah sejumlah kucing yang mengalami rekayasa genetik demi tampil imut dan unik bagi manusia yang kontroversial. Para pencinta hewan telah menyuarakan ketidaketisan rekayasa genetik ini selama bertahun-tahun. Namun pengembangbiakan ras kucing dengan deformitas masih terus dilangsungkan hingga kini karena permintaan pasar yang tinggi atas jenis kucing tersebut.

Baca Juga: 10 Potret Aksi Kucing Garong ketika Curi  Makanan, Kocak dan Ngeselin 

Topic:

  • Mela Hapsari

Berita Terkini Lainnya