Comscore Tracker

5 Pemain MU yang Sudah Tidak Pantas Lagi Berseragam The Red Devils

Manchester United mengawali musim terburuk

Balikpapan, IDN Times - Manchester United mengawali musim terburuknya di kompetisi English Premier League (EPL) 2022/2023. Alih-alih menapaki musim dengan percaya diri, The Red Devils malah dua kali harus menelan pil pahit, kalah di kandang melawan Brighton skor 1-2 dan terbaru ini dipermak tuan rumah Brentford skor 4-0 tanpa balas. 

Pelatih MU Erik ten Hag jelas-jelas menyebut permainan timnya seperti sampah. Bahkan pelatih sebelumnya Ralf Rangnick secara jujur mengakui, MU setidaknya butuh 11 pemain inti bila ingin mengarungi kerasnya persaingan kompetisi EPL.  

Kali ini, IDN Times akan membahas lima pemain toksik di MU yang memang sudah tidak pantas lagi bermain di Old Trafford. Lets scrolling aja. 

1. Aaron Wan Bissaka

5 Pemain MU yang Sudah Tidak Pantas Lagi Berseragam The Red DevilsAaron Wan Bissaka. Foto Instagram awbissaka

Pemain bek kanan Aaron Wan Bissaka dibeli dari Crystal Palace ke Old Trafford dengan harapan tinggi. Pemain sepak bola timnas Inggris ini diharapkan menambahkan kekuatan di sektor pertahanan lini kanan, sekaligus bisa membantu daya gedor lini sayap MU. 

Hanya saja, harapan penggemar MU harus pupus dengan minimnya kontribusi Aaron Wan Bissaka. Pelatih Erik ten Hag sudah tidak memasukkan Aaron Wan Bissaka dalam susunan line up pemain MU di laga awal EPL. Namanya juga disebut-sebut masuk dalam daftar jual pemain MU di bursa transfer. 

2. Fred

5 Pemain MU yang Sudah Tidak Pantas Lagi Berseragam The Red DevilsFrederico Rodrigues de Paula Santos atau Fred. Foto Instagram fred08oficial

Frederico Rodrigues de Paula Santos atau akrab disapa dengan nama Fred merupakan gelandang bertahan MU. Pemain kebangsaan Brazil awalnya diharapkan bisa menjadi dirigen di sektor lini tengah MU, menyeimbangkan sektor pertahanan dan serang. 

Persoalannya, bertahun-tahun bermain bersama MU, Fred tidak kunjung mampu menunjukkan performa. Sektor lini tengah MU dianggap paling rapuh hingga membuat pasukan The Red Devils kerap kalah soal penguasaan bola di laga kandang dan tandang. 

Sempat digadang-gadang sukses memainkan peran Paul Scholes, Fred malah sepertinya memang kalah kelas dibandingkan para gelandang top EPL.  

Baca Juga: Masa Depan Balikpapan dan Samarinda sebagai Triangle Cities IKN

3. Diego Dalot

5 Pemain MU yang Sudah Tidak Pantas Lagi Berseragam The Red DevilsDiego Dalot. Foto Instagram reddevilscorner8

Bek kiri kebangsaan Argentina ini awalnya diplot berganti peran dengan Aaron Wan Bissaka yang mengecewakan sejak direkrut dari Crystal Palace. Tetapi sialnya, penampilan Diego Dalot pun ternyata angin-anginan. Terkadang bermain bagus, tetapi lebih sering flop. 

Baik saat timnya sedang bertahan maupun kala membangun serangan. Meskipun begitu, Erik ten Hag juga belum memperoleh pemain pengganti di bursa transfer pemain musim ini. Bisa jadi, Diego Dalot masih akan bermain di MU hingga akhir musim kompetisi EPL 2022/2023. 

4. Scott Francis McTominay.

5 Pemain MU yang Sudah Tidak Pantas Lagi Berseragam The Red DevilsScott Francis McTominay. Foto Instagram scottmctominay7

Scott Francis McTominay dan Fred semestinya bahu membahu menguasai sektor lini tengah MU. Tetapi selama beberapa musim kompetisi ini, keduanya malah sering teledor menjaga penguasaan lini tengah permainan. 

Lebih pada kesalahan mendasar, sepertinya passing error, insting dalam bertahan, hingga key passing membantu serangan tim MU. Ini yang menjadi salah satu alasan, kenapa Erik ten Hag ngotot ingin mendatangkan Frenkie de Jong berseragam MU. 

Posisi McTominay pastinya terancam sebagai line up MU. 

5. Cristiano Ronaldo

5 Pemain MU yang Sudah Tidak Pantas Lagi Berseragam The Red DevilsCristiano Ronaldo. Foto Instagram Cristiano

Mega bintang Cristiano Ronaldo atau CR7 bukanlah sosok yang sama seperti masa lima tahun silam. Seperti saat masih memperkuat Real Madrid ataupun MU di zaman kepelatihan Sir Alex Ferguson.

Sekarang ini adalah sisa-sisa CR7 di penghujung kariernya memasuki usia 38 tahun. Bukan masa-masa yang mudah bagi bintang kebangsaan Portugal ini menjadi bomber gol MU, bersaing lawan penyerang muda EPL.  Selama 90 menit pertandingan, CR7 lebih banyak berjalan kaki daripada mengejar bola dari lawan. 

Permasalahan utama, profesionalitas CR7 bersama MU dipertanyakan para fans. Setelah secara mendadak di musim ini, ngotot meminta manajemen MU menjualnya. Alasannya, MU gagal masuk dalam kompetisi UEFA Champion League (UCL) 2022/2023. 

Para fans pun menuding CR7 sekadar bermain untuk dirinya sendiri dibanding menularkan mental juara kepada para pemain muda MU. 

Nah, lima pemain MU di atas tentunya akan menjadi toksik bagi pemain lain bila terus dipertahankan. Bagaimana dengan kalian, dipertahankan atau tidak?

Baca Juga: 10 Pesepak Bola yang Punya Saham di Tim Sepak Bola, Tak Hanya Fabregas

Topic:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya