Comscore Tracker

Penjelasan Sains tentang Efek Negatif Radiasi Smartphone

Seberapa parah dampaknya terhadap tubuh kita?

Listrik sangat bermanfaat dalam kehidupan kita. Listrik adalah gerakan dari muatan listrik. Gerakan tersebut membuat adanya listrik serta medan magnet yang menyebar dan membawa energi. Fenomena ini kita sebut sebagai radiasi elektromagnetik.

Berbicara tentang radiasi, kata ini sering menakuti orang karena adanya pandangan bahwa radiasi itu hal yang berbahaya. Padahal secara konsep tidak. Inilah penjelasan mengenai isu radiasi elektromagnetik yang konon sering kita dapatkan lewat smartphone.

1. Radiasi bisa diartikan sebagai “memberi”

Penjelasan Sains tentang Efek Negatif Radiasi Smartphonescienceabc.com

Ketimbang sebagai sesuatu yang berbahaya, radiasi bisa memiliki definisi sebagai “memberi.” Sebagai contoh matahari yang meradiasikan tenaganya hingga kita dapat merasakan panas atau pemanas ruangan ruangan yang meradiasikan panas dalam bentuk infrared.

2. Radiasi punya berbagai bentuk dan panjang pendek gelombang elektromagnetik

Penjelasan Sains tentang Efek Negatif Radiasi Smartphonesciencelearn.org.nz

Elektromagnetik yang berbeda akan memberikan radiasi yang berbeda pula. Selain itu, kebanyakan bentuk radiasi ini tidak berbahaya. Beberapa contoh radiasi yang berbahaya adalah radiasi yang memiliki panjang gelombang pendek seperti sinar UV, X-ray dan sinar gamma.

Radiasi jenis ini mampu memisahkan elektron dari atomnya. Dalam kondisi tubuh kita, hal ini mampu menyebabkan sensasi terbakar dan kerusakan genetik.

Radiasi yang tidak berbahaya adalah radiasi yang gelombangnya panjang. Sebagai contoh adalah cahaya, infrared, gelombang mikro (microwave) hingga gelombang radio.

Radiasi inilah yang banyak dipancarkan oleh teknologi di sekitar kita. Mulai dari smartphone, router WiFi, kabel listrik hingga peralatan rumah tangga.

3. Radiasi mampu mempengaruhi molekul yang ada dalam tubuh atau suatu barang

Penjelasan Sains tentang Efek Negatif Radiasi Smartphonemenshealth.com.sg

Radiasi yang gelombangnya panjang tidak mengganggu molekul dalam tubuh. Tetapi, beberapa radiasi mampu menstimulasi otot dan saraf hingga menyebabkan rambut di tubuhmu bergetar. Akibatnya bisa muncul sensasi geli ketika kita berada di dekat beberapa peralatan rumah tangga.

Contoh lain penggunaan radiasi yang bermanfaat adalah gelombang mikro. Microwave yang ada di rumah mendorong molekul air yang ada dalam makananmu hingga mampu menghangatkan makananmu.

4. Tanpa benda listrik pun, sebenarnya kita terpapar radiasi terus menerus

Penjelasan Sains tentang Efek Negatif Radiasi SmartphonePixabay/geralt

Konsep microwave ini sebenarnya kita rasakan tiap hari sebagaimana kita merasakan kehangatan dari cahaya matahari. Kehangatan itu sebenarnya datang dari kulit yang memanas karena paparan radiasi infrared dari matahari yang menuju kulit kita. Hal ini menunjukkan jika sebenarnya radiasi elektromagnetik ada di sekitar kita dan teradiasi sepanjang waktu.

Baca Juga: Makin Populer di Indonesia, 7 Fakta Perkembangan Podcast 

5. Isu bahaya radiasi mulai muncul pada 1979

Penjelasan Sains tentang Efek Negatif Radiasi Smartphonemit-tech.com

Semenjak revolusi industri, konsep radiasi ini kita terapkan dalam berbagai bentuk yang mana membuat radiasi buatan selalu hadir di sekitar kita. Hal ini menjadi isu dan pertanyaan tersendiri: apakah radiasi buatan yang terpapar terus menerus ini ke tubuh kita tidaklah berbahaya? Isu ini mendapat perhatian masyarakat sejak 1979 saat adanya hasil studi yang memberikan informasi adanya koneksi antara leukemia dengan hidup di dekat tiang listrik.

6. Studi terus dilakukan untuk mengetahui dampak dari radiasi

Penjelasan Sains tentang Efek Negatif Radiasi Smartphoneconsumerreports.org

Tentu saja banyak ketidaksetujuan akan hal ini dan studi lain dilakukan, menunjukkan jika koneksi tersebut tidak benar-benar dijelaskan secara mendetail dan tidak ada keterkaitan langsung yang bisa dikonfirmasi.

Masalahnya, konsep mengenai bahaya radiasi sudah telanjur menyebar dan pada akhirnya berujung pada ribuan studi yang mencari informasi bagaimana radiasi berbahaya bagi tubuh kita.

Banyak orang mengklaim diri mereka sensitif terhadap radiasi yang datang dari barang-barang di rumah serta smartphone. Mereka melaporkan jika gejala seperti sakit kepala, mual, reaksi alergi kulit, mata pedas hingga kelelahan dirasakan akibat berada di dekat barang tersebut terus menerus. Bahkan, ada pula studi yang menunjukkan jika penggunaan smartphone memiliki koneksi kuat terhadap kemunculan tumor otak.

7. Jawaban dari isu radiasi ini masih tidak jelas karena banyaknya studi yang memberikan jawaban berbeda

Penjelasan Sains tentang Efek Negatif Radiasi SmartphoneIlustrasi orang memegang handphone. unsplash.com/Gilles Lambert

Sebenarnya pertanyaan ilmiah masalah radiasi ini bukanlah “Seberapa besar dampak dari radiasi akut?” Pertanyaan yang sesungguhnya adalah “Apakah radiasi gelombang elektromagnetik lemah yang ada di sekitar kita memiliki dampak melukai untuk jangka waktu lama?” Ini pertanyaan yang susah mengingat ada berbagai publikasi yang memberikan jawaban berbeda terkait isu ini.

8. Metode yang tidak ilmiah, membuat hasil studinya patut dipertanyakan

Penjelasan Sains tentang Efek Negatif Radiasi Smartphoneinsight.ieeeusa.org

Dari berbagai sumber, ditemukan fakta jika banyak studi yang mengangkat efek dan bahaya radiasi ini tidaklah ilmiah. Sebagai contoh ada sebuah studi yang bertanya kepada penderita tumor otak tentang “Seberapa seringkah mereka menggunakan smartphone dalam beberapa tahun ini?”

Masalah dari metode ini adalah jawaban orang-orang tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan mengingat ingatan seseorang tidak bisa benar-benar dipastikan dan dapat dimanipulasi sedemikian rupa. Kecenderungan laporan sebuah studi atau media adalah mengambil jawaban yang mendukung opini mereka dan melepaskan fakta lain untuk mendapatkan headline menarik.

Sebagai contoh adalah studi hubungan kanker dan radiasi terhadap tikus percobaan. Hasil studi ini menunjukkan jika memang ada koneksi antara kedua hal itu, namun dasar jawaban ini tidak kuat mengingat yang terkena kanker adalah tikus jantan dan tidak semua tikus.

Tapi tetap hasil studi ini dilaporkan seakan-akan penelitian itu berhasil membuktikan keterkaitan bahaya radiasi dan kanker. Padahal jika mempertimbangkan hal tersebut, mungkin saja ada hal lain di luar radiasi yang menyebabkan kanker.

9. Tidak perlu khawatir akan efek radiasi smartphone, karena bisa jadi efek samping radiasi yang dirasakan orang-orang adalah akibat efek Nocebo

Penjelasan Sains tentang Efek Negatif Radiasi Smartphonenytimes.com

Hingga saat ini belum ada studi konsisten yang bisa benar-benar membuktikan bahaya radiasi elektromagnetik terhadap tubuh kita.

Jadi, berdasarkan hal itu, kamu tidak perlu khawatir akan adanya bahaya radiasi dari smartphone atau barang-barang elektronik yang kamu gunakan. Meskipun, ada orang yang mengatakan mereka merasakan pengaruh radiasi, bisa jadi itu merupakan efek Nocebo.

Efek Nocebo adalah kebalikan dari efek Placebo. Apabila kamu berpikiran negatif, maka tubuhmu pun akan menghasilkan sesuatu yang negatif. Sebagai contoh jika kamu diberikan pil berisikan gula, namun kamu diberikan mindset bahwa obat-obatan yang kamu konsumsi mengandung efek samping negatif dan kamu percaya, maka tubuhmu akan mengembangkan efek samping itu.

Karena belum ada studi ilmiah yang dengan jelas membuktikan dampak negatif dari smartphone dan barang-barang elektronik di sekitarmu, maka yakinlah bahwa lebih banyak manfaatnya dibanding kerugiannya. Lebih baik tetap berpikir positif agar tubuhmu pun memberikan respon yang menyehatkan.

Baca Juga: Meditasi dan 6 Cara Ini Melatih Otak agar Tetap Sehat

Topic:

  • Mela Hapsari

Berita Terkini Lainnya