Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Kreasi Timun ala Thailand yang Segar dan Unik, Wajib Kamu Coba!

ilustrasi hidangan timun (pixabay.com/Tonda Tran)
ilustrasi hidangan timun (pixabay.com/Tonda Tran)

Samarinda, IDN Times - Timun dikenal sebagai sayuran yang menyegarkan, apalagi kalau disantap mentah sebagai lalapan. Nggak heran timun sering jadi pendamping masakan Indonesia, bikin suasana makan jadi lebih adem.

Tapi, kamu tahu nggak kalau di Thailand, timun juga diolah jadi berbagai hidangan yang kreatif dan unik? Yuk, lihat kreasi seru apa aja yang bisa kamu coba dari timun ala Thailand ini!

1.Timun saus cabai asam manis

ilustrasi timun saus cabai (youtube.com/Liza Jazz Kitchen)
ilustrasi timun saus cabai (youtube.com/Liza Jazz Kitchen)

Thailand punya cara seru untuk menikmati timun, biasanya dibuat sebagai appetizer atau hidangan pembuka. Cukup iris tipis kulit timun, potong melintang, dan siram dengan saus dressing khas Thailand.

Dressing-nya pakai campuran gula, garam, cuka, kecap ikan, air, dan saus cabai manis ala Bangkok. Saus Bangkok ini bikin salad jadi lebih segar dan nendang, lho. Sesuai selera aja, tambah lagi sausnya kalau kamu suka pedas!

2.Tumis ayam timun

ilustrasi tumis ayam timun (youtube.com/Pailin's Kitchen)
ilustrasi tumis ayam timun (youtube.com/Pailin's Kitchen)

Siapa bilang timun cuma cocok buat lalapan? Di Thailand, timun ditumis bareng paprika dan ayam dengan bumbu pedas! Bumbu tumisnya pakai sriracha, bawang putih, minyak wijen, kecap ikan, dan gula merah yang bikin rasa makin kaya.

Awali dengan marinasi ayam pakai kecap ikan biar rasanya lebih meresap. Setelah ayam setengah matang, tumis bawang putih sampai harum, masukkan timun dan bumbu, lalu lanjutkan sampai semuanya matang sempurna. Ini bakal jadi favorit baru kamu, deh!

3.Gang jued tang gua yud sai mu

ilustrasi gang jued tang gua yud sai mu (youtube.com/FoodTravelTVEnglish)
ilustrasi gang jued tang gua yud sai mu (youtube.com/FoodTravelTVEnglish)

Ini dia, sup timun isi daging cincang yang enak banget. Di Thailand, timun dijadikan semacam mangkuk untuk menampung daging cincang yang udah dibumbui lada, saus tiram, kecap asin, dan tepung tapioka. Biar makin mantap, tambahkan bihun ke dalam isian dagingnya.

Setelah itu, potong timun jadi dua, keluarkan bijinya, lalu isi dengan daging cincang. Sisa daging cincang bisa dibentuk jadi bola-bola dan dimasukkan ke dalam kuah supnya. Segar dan gurih, cocok banget buat makan siang yang beda!

4.Somtam

ilustrasi somtam timun (youtube.com/Home Cooking with Somjit)
ilustrasi somtam timun (youtube.com/Home Cooking with Somjit)

Kamu mungkin udah tahu somtam, salad khas Thailand yang biasanya pakai pepaya muda. Tapi, ternyata somtam juga bisa pakai timun, lho!

Timun, tomat, dan cabai rawit dipadukan dengan bumbu khas somtam yang terbuat dari jeruk nipis, bawang putih, terasi, gula, dan kecap ikan. Salad ini enak banget jadi pelengkap hidangan utama atau cemilan segar di siang hari.

5.Thai cucumber relish

ilustrasi thai cucumber relish (youtube.com/Spoon Fork Heart)
ilustrasi thai cucumber relish (youtube.com/Spoon Fork Heart)

Kalau mau salad yang lebih simpel tapi tetap segar, coba deh timun asam manis ini. Cukup pakai timun, bawang merah, dan sedikit jalapeno untuk rasa pedasnya. Rebus bumbu cuka, air, gula, dan garam sampai larut, lalu siramkan ke bahan salad yang sudah diiris tipis-tipis. Bikin sesuai selera, kamu bisa tambah atau kurangi bahannya sesuai yang kamu suka!

Dari salad sampai sup, Thailand berhasil bikin timun jadi lebih seru dengan bumbu dan rempah yang khas. Cocok banget buat kamu yang suka eksperimen dengan rasa baru. Yuk, coba bikin sendiri di rumah, siapa tahu ini bisa jadi menu andalan baru buat makan bareng keluarga atau teman-teman!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us