Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi overload informasi.
ilustrasi overload informasi (freepik.com/nakaridore)

Overload informasi adalah kondisi ketika seseorang terpapar terlalu banyak data dalam waktu bersamaan. Situasi ini kerap terjadi saat mengerjakan banyak tugas, terlibat dalam berbagai percakapan, atau saat berselancar di internet. Penyebabnya beragam, mulai dari melimpahnya informasi, kemudahan akses, hingga sulitnya memilah mana informasi yang benar-benar kredibel.

Di era digital saat ini, overload informasi menjadi persoalan yang nyaris tak terhindarkan. Setiap hari, arus konten dan data terus membanjiri ruang digital, membuat otak kewalahan memproses semuanya. Meski demikian, kondisi ini tetap bisa diatasi dengan strategi yang tepat agar informasi tetap bermanfaat dan tidak menjadi beban.

1. Buatlah prioritas tugas

ilustrasi membuat prioritas tugas (freepik.com/pch.vector)

Langkah awal yang dapat dilakukan adalah menetapkan prioritas tugas. Misalnya, bagi pekerja yang harus menangani banyak email setiap hari, pesan dari atasan, klien, atau rekan kerja sebaiknya didahulukan. Dengan begitu, tugas-tugas yang berdampak langsung dapat segera diselesaikan dan risiko overload informasi dapat ditekan.

2. Kelompokkan tugas-tugas yang berkaitan

ilustrasi mengelompokkan tugas (freepik.com/freepik)

Selain itu, tugas dapat dikelompokkan berdasarkan tingkat urgensi dan kepentingannya. Tugas yang mendesak dan penting perlu ditangani terlebih dahulu, sementara pekerjaan yang kurang mendesak dapat dijadwalkan kemudian. Untuk mempermudah, manfaatkan aplikasi manajemen tugas guna mengatur prioritas, tenggat waktu, serta memantau progres pekerjaan.

Mengelompokkan pekerjaan yang memiliki kesamaan juga menjadi strategi efektif. Dengan menyelesaikan tugas-tugas serupa secara bersamaan, fokus kerja dapat terjaga dan gangguan akibat berpindah-pindah konteks dapat diminimalkan. Cara ini terbukti meningkatkan efisiensi sekaligus mengurangi beban kognitif.

3. Selektif mencari informasi yang diperlukan

ilustrasi mencari informasi (freepik.com/freepik)

Di tengah derasnya arus informasi, kemampuan memilah sumber menjadi hal yang krusial. Saat mencari informasi, fokuslah pada sumber yang relevan dengan kebutuhan. Penggunaan kata kunci yang spesifik serta fitur filter pada mesin pencari, seperti berdasarkan tanggal atau jenis konten, dapat membantu mempersempit hasil pencarian dan menghindari informasi yang tidak diperlukan.

4. Tetapkan batasan waktu untuk mengakses informasi

ilustrasi menetapkan waktu bekerja (freepik.com/onlyyouqj)

Salah satu penyebab overload informasi adalah terlalu lama terjebak mengonsumsi konten digital tanpa batas. Tanpa disadari, waktu habis untuk membaca artikel, menonton video, atau mengikuti berita secara berlebihan, yang pada akhirnya menguras energi dan konsentrasi.

Untuk mengatasinya, penting menetapkan batas waktu dalam mengakses informasi. Misalnya, luangkan waktu tertentu setiap hari untuk membaca berita, kemudian hentikan. Saat bekerja, fokuslah pada pencarian informasi yang relevan dalam durasi yang telah ditentukan agar produktivitas tetap terjaga.

5. Ambil jeda dan lakukan menonaktifkan notifikasi

ilustrasi melukis (freepik.com/senivpetro)

Strategi lain yang tak kalah penting adalah mengambil jeda serta membatasi notifikasi. Paparan informasi berlebihan dapat memicu kelelahan mental. Dengan mematikan notifikasi yang tidak penting atau menggunakan fitur do not disturb, pikiran dapat lebih fokus dan tenang.

Waktu jeda tersebut bisa dimanfaatkan untuk aktivitas yang lebih menyehatkan, seperti berolahraga, meditasi, atau menjalani hobi. Saat ini, berbagai fitur digital juga tersedia untuk membantu mengontrol penggunaan gawai, mulai dari pengatur waktu aplikasi hingga mode tidur.

Dengan menerapkan strategi yang tepat, overload informasi dapat dicegah. Informasi pun tidak lagi menjadi beban, melainkan sumber pengetahuan yang mendukung produktivitas dan kualitas hidup.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team