7 Kosakata Arkais di Persia yang Diserap Menjadi Bahasa Indonesia

Ragam arkais ialah salah satu jenis ragam bahasa di KBBI yang berhubungan dengan masa dahaulu atau berciri kuno. Kosakata yang tergabung dalam ragam bahasa arkais biasanya sudah tidak lazim digunakan pada masa sekarang. Asal mula lema arkais itu sendiri ada beraneka ragam, salah satunya ialah bahasa Parsi atau Persia.
Pada artikel berikut, IDN Times akan membagikan tujuh kosakata arkais di KBBI yang diserap dari bahasa Persia. Kira-kira, ada yang sudah kamu ketahui belum, ya? Simak, yuk!
1. Pada urutan pertama ada muradif atau sinonim dari 'matahari', yakni "aftab"

2. Bukan merujuk kepada artian 'buruk' dalam bahasa Inggris, kata "bad" menurut etimologi bahasa Persia bermakna 'angin'

3. Pada urutan berikutnya ada "darab" yang mempunyai arti 'pukulan keras'

4. Diserap dari kamkha dalam bahasa Persia, "kamka" adalah kain sutra yang berhiaskan benang emas

5. Sedangkan "keskul" merupakan tempat makanan terbuat dari tempurung yang biasa dibawa oleh pengemis. Istilah ini berakar dari kashkul

6. Menurut KBBI, "kobah" ialah ragam bahasa arkais yang bermakna 'gendang (genderang) besar'

7. Pada urutan terakhir ada "zamin" yang memiliki persamaan makna dengan tanah, negeri, dan negara

Bahasa Parsi atau Persia mempunyai peranan besar terhadap kekayaan bahasa Indonesia khususnya sehubungan kosakata arkais dan klasik yang ramai digunakan pada masa lampau.
Hal ini tak lepas dari pengaruh para pedagang Persia berabad-abad silam yang menyebarkan budaya serta tradisi dari negeri asal mereka kepada masyarakat Nusantara.