Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi keskul (pixabay.com/Couleur)
ilustrasi keskul (pixabay.com/Couleur)

Ragam arkais ialah salah satu jenis ragam bahasa di KBBI yang berhubungan dengan masa dahaulu atau berciri kuno. Kosakata yang tergabung dalam ragam bahasa arkais biasanya sudah tidak lazim digunakan pada masa sekarang. Asal mula lema arkais itu sendiri ada beraneka ragam, salah satunya ialah bahasa Parsi atau Persia. 

Pada artikel berikut, IDN Times akan membagikan tujuh kosakata arkais di KBBI yang diserap dari bahasa Persia. Kira-kira, ada yang sudah kamu ketahui belum, ya? Simak, yuk!

1. Pada urutan pertama ada muradif atau sinonim dari 'matahari', yakni "aftab"

ilustrasi aftab (pexels.com/Pixabay)

2. Bukan merujuk kepada artian 'buruk' dalam bahasa Inggris, kata "bad" menurut etimologi bahasa Persia bermakna 'angin'

ilustrasi bad (unsplash.com/seth schwiet)

3. Pada urutan berikutnya ada "darab" yang mempunyai arti 'pukulan keras'

ilustrasi darab (unsplash.com/Dan Burton)

4. Diserap dari kamkha dalam bahasa Persia, "kamka" adalah kain sutra yang berhiaskan benang emas

ilustrasi kamka (commons.wikimedia.org/Dan Burton)

5. Sedangkan "keskul" merupakan tempat makanan terbuat dari tempurung yang biasa dibawa oleh pengemis. Istilah ini berakar dari kashkul

ilustrasi keskul (pixabay.com/zibik)

6. Menurut KBBI, "kobah" ialah ragam bahasa arkais yang bermakna 'gendang (genderang) besar'

ilustrasi kobah (pixabay.com/Manfred Richter)

7. Pada urutan terakhir ada "zamin" yang memiliki persamaan makna dengan tanah, negeri, dan negara

ilustrasi zamin (unsplash.com/Denissa Devy)

Bahasa Parsi atau Persia mempunyai peranan besar terhadap kekayaan bahasa Indonesia khususnya sehubungan kosakata arkais dan klasik yang ramai digunakan pada masa lampau.

Hal ini tak lepas dari pengaruh para pedagang Persia berabad-abad silam yang menyebarkan budaya serta tradisi dari negeri asal mereka kepada masyarakat Nusantara. 

Editorial Team