Comscore Tracker

Senjata Tradisional dari Kalimantan Timur

Terdapat ragam senjata dari provinsi lain

Setiap daerah di Indonesia, terdapat senjata tradisional yang dibuat sejak beberapa tahun lamanya. Biasanya senjata digunakan sebagai alat untuk perlindungan diri dari hal yang mengancam masyarakat.

Seperti halnya Bujak yang berasal dari Kalimantan Timur terlihat seperti senjata tombak. Bagi yang ingin mengetahui senjata tradisional Bujak lebih lanjut, dapat simak ulasan ini sampai selesai, ya!

1. Tentang bujak

Senjata Tradisional dari Kalimantan TimurSenjata Tradisional Bujak dari Kalimantan Timur (Istimewa)

Bujak merupakan senjata tradisional yang khas asal Kalimantan Timur dengan bentuk seperti tombak pada umumnya. Bujak terbuat dari dua bahan berbeda, bagian tangkai terbuat dari kayu ulin, sedangkan bagian matanya terbuat dari besi.

Senjata tradisional yang satu ini memiliki panjang sekitar 3 meter. Bagian mata Bujak diberikan racun dari getah pohon ipuh, agar dapat menambahkan efek mematikan bagi lawan atau musuh.

Terlihat bentuk Bujak seperti tombak atau senjata tradisional lainnya seperti Lonjo. Biasanya tombak berukuran 3,75 meter, sedangkan Bujak memiliki panjang kurang lebih 3 meter, sehingga ukurannya hampir sama.

Baca Juga: Inilah 14 Alat Musik Khas Kalimantan Timur yang Perlu Anda Ketahui 

2. Senjata tradisional lain

Senjata Tradisional dari Kalimantan TimurSenjata Tradisional Bujak dari Kalimantan Timur (Istimewa)

Meskipun hampir mirip dengan tombak atau lonjo, namun penggunaan Bujak tidak sama dengan keduanya. Penggunaan Bujak biasanya untuk benda pusaka pada sebuah ritual atau suatu upacara kerajaan.

Selain Bujak, mungkin ingin mengetahui senjata tradisional dari Kalimantan Timur lainnya. Berikut ini terdapat beberapa senjata tradisional asal Kalimantan Timur, yaitu:

Mandau
Terdapat Mandau sebagai senjata tradisional asli dari Suku Daya dan senjata pusaka keramat. Bentuk Mandau terlihat seperti parang dengan panjang sekitar 1,5 meter, serta bagian bilah tidak terlalu tajam.

Gayang
Selanjutnya terdapat senjata tradisional asal Kalimantan Timur yang disebut sebagai Gayang, sekaligus menjadi warisan leluhur Suku Dayak Kadazandusun. Bagian bilah dan sarung pada Gayang terlihat melengkung dan ukuran lebih panjang dari Mandau.

Sumpit
Senjata tradisional dari Kalimantan Timur lainnya yaitu Sumpit. Senjata ini digunakan dengan cara di tiup, serta sumpit terbuat dari beberapa bahan, seperti bagian badan sumpit terbuat dari batang bambu, sedangkan anak panah terbuat dari bilah bambu, lidi, atau aren.

3. Senjata dari Kalimantan Utara

Senjata Tradisional dari Kalimantan TimurSenjata Tradisional Bujak dari Kalimantan Timur (Istimewa)

Jika ingin mengetahui senjata tradisional dari Kalimantan Utara, terdapat beberapa senjata tradisional di bawah ini, yaitu:

Telawang
Senjata yang satu ini biasanya digunakan sebagai perisai tubuh agar terhindar dari serangan lawan. Bentuknya terlihat seperti prisma dengan lebar sekitar 30-50 cm dan tinggi 1,5-2 meter, serta terbuat dari bahan kayu pelantan yang terasa ringan.

Lonjo
Selanjutnya terdapat Lonjo yang terbuat dari anyaman rotan yang diikat di bagian besi tajam, serta terdapat tangkai yang terbuat dari bambu.

Berikut ini terdapat beberapa senjata tradisional asal Kalimantan Selatan, antara lain:

Sungga
Biasanya Sungga digunakan sebagai jebakan yang diletakkan di bawah jembatan. Sungga dibuat oleh masyarakat sekitar pada saat perang banjar.

Mandau
Terdapat Mandau yang menjadi senjata tradisional asal Kalimantan Selatan yang digunakan oleh Suku Dayak.

Sarapang
Bentuk Sarapang seperti trisula yang memiliki mata tombak 5 atau 4 buah, serta 1 mata tombak bagian tengah.

Keris Banjar
Senjata tradisional ini terbuat dari campuran besi dan logam, serta terdapat ukiran banjar di bagian keris.

Demikian ulasan mengenai senjata tradisional Bujak yang berasal dari Kalimantan Timur. Bentuk Bujak terlihat seperti sebuah tombak, serta pada umumnya ukuran bujak pun hampir serupa dengan tombak. 

Baca Juga: Mengenal Pakaian Adat Baju Takwo dari Kalimantan Timur

Topic:

  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya