Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

5 Pencapaian yang Dianggap Jadi Tolak Ukur Kesuksesan, Jangan Salah!

ilustrasi orang bersemangat (pexels.com/rodnaeproductions)
ilustrasi orang bersemangat (pexels.com/rodnaeproductions)

Balikpapan, IDN Times - Dalam kehidupan, kita sering kali memiliki impian atau keinginan yang ingin dicapai. Hal ini wajar, terutama jika kita telah merencanakan dengan matang, berusaha keras, dan berdoa dengan sungguh-sungguh.

Namun, penting untuk bijak dalam mengartikan makna pencapaian, karena jika salah memahaminya, kita bisa tersesat dan merasa hidup tidak pasti. Kesalahan ini dapat membuat kita lebih mudah lelah, kehilangan motivasi, dan merasa gagal. Oleh karena itu, penting untuk memahami beberapa jenis pencapaian yang sering disalahartikan.

1. Berpendidikan tinggi

ilustrasi merayakan kelulusan (pexels.com/Emily Ranqui)
ilustrasi merayakan kelulusan (pexels.com/Emily Ranqui)

Pendidikan memang penting untuk mendapatkan ilmu dan meningkatkan peluang pekerjaan. Namun, di era digital seperti sekarang, ilmu tidak hanya bisa diperoleh melalui pendidikan formal. Internet menyediakan beragam informasi yang bisa kita akses untuk menjawab rasa ingin tahu.

Pendidikan hanyalah salah satu sarana untuk mendapatkan ilmu, memperluas koneksi, dan memperkuat hubungan sosial, namun bukan satu-satunya penentu kesuksesan.

2. Pekerjaan yang mapan

ilustrasi orang berdiskusi (pexels.com/Edmond Dantès)
ilustrasi orang berdiskusi (pexels.com/Edmond Dantès)

Banyak orang beranggapan bahwa memiliki pekerjaan mapan adalah satu-satunya jalan menuju kebahagiaan. Padahal, ini bukan tolak ukur yang tepat. Kita tidak perlu membandingkan pekerjaan atau penghasilan kita dengan orang lain, karena setiap orang memiliki kehidupan dan tantangan yang berbeda.

Lebih penting untuk bersyukur atas pekerjaan yang kita miliki, fokus pada diri sendiri, dan menikmati keseharian dengan tenang.

3. Mempunyai penghasilan yang tinggi

ilustrasi memegang uang (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
ilustrasi memegang uang (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Sering kali, kemakmuran seseorang diukur dari seberapa besar penghasilannya. Namun, penghasilan bukanlah satu-satunya ukuran kesuksesan. Setiap orang memiliki gaya hidup, tanggungan, dan masalah yang berbeda.

Fokuslah pada hal-hal yang lebih penting, seperti kesehatan fisik dan mental, yang justru sering kali lebih berdampak pada kualitas hidup kita daripada sekadar besarnya penghasilan.

4. Punya rumah mewah & mobil pribadi

ilustrasi pria di dalam mobil (pexels.com/Ron Lach)
ilustrasi pria di dalam mobil (pexels.com/Ron Lach)

Banyak orang melihat pencapaian dari sisi materi, seperti rumah mewah atau mobil pribadi. Namun, materi tidak selalu mencerminkan kesuksesan. Banyak orang yang memiliki kekayaan, tetapi tidak bisa mengelola keuangannya dengan baik.

Lebih baik, fokus pada tujuan finansial yang realistis dan membuat perencanaan keuangan yang bijak untuk meningkatkan kesejahteraan pribadi.

5. Menikah dan punya anak

ilustrasi keluarga bahagia (pexels.com/Emma Bauso)
ilustrasi keluarga bahagia (pexels.com/Emma Bauso)

Menikah dan memiliki anak sering kali dianggap sebagai pencapaian yang harus diraih. Padahal, banyak hal lain yang lebih penting untuk dipersiapkan sebelum mencapai titik tersebut, seperti kondisi finansial, kesehatan fisik dan mental, serta kesiapan diri secara keseluruhan. Setiap orang memiliki waktu yang berbeda dalam menemukan jodoh dan memulai keluarga. Yang terpenting adalah mempersiapkan diri dengan baik dan fokus pada hal-hal yang bisa kita kendalikan.

Dengan memahami bahwa pencapaian dalam hidup tidak selalu terkait dengan hal-hal yang terlihat secara materi atau penghasilan, kita bisa fokus pada pengembangan diri dan meraih kebahagiaan yang sejati. Pencapaian sejati adalah tentang bagaimana kita tumbuh dan berkembang, bukan sekadar mencapai apa yang dianggap "ideal" oleh orang lain.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us