Pernahkah merasa justru lebih mudah marah kepada orang-orang yang paling dekat secara emosional? Kepada pasangan, keluarga, atau sahabat, emosi kerap meledak tanpa banyak pertimbangan. Sebaliknya, saat berhadapan dengan orang asing atau rekan kerja, kita justru mampu menahan diri dan bersikap lebih sabar.
Fenomena ini bukan semata soal kurangnya sopan santun. Dalam psikologi, kondisi tersebut berkaitan dengan dinamika emosional yang bekerja secara tidak disadari dalam diri seseorang.
Kedekatan emosional menciptakan rasa aman. Ruang aman inilah yang membuat seseorang merasa bebas mengekspresikan emosi, termasuk kemarahan. Tanpa disadari, kontrol emosi menjadi lebih longgar karena ada keyakinan bahwa hubungan tersebut tidak akan mudah rusak.
Berikut lima alasan psikologis mengapa seseorang lebih mudah marah kepada orang terdekat.
