Inner dialogue atau dialog batin merupakan suara yang paling sering kita dengar sepanjang hidup. Ia muncul saat kita mengambil keputusan, melakukan kesalahan, hingga menilai diri sendiri. Tanpa disadari, suara ini kerap bernada keras, merendahkan, dan penuh tuntutan.
Dialog batin yang negatif dapat berdampak besar pada kepercayaan diri, kestabilan emosi, serta cara seseorang menjalani kehidupan sehari-hari.
Secara psikologis, inner dialogue terbentuk dari pengalaman hidup, pola asuh, serta kebiasaan menilai diri sejak kecil. Kabar baiknya, dialog batin bukan sesuatu yang bersifat permanen. Dengan latihan yang konsisten, inner dialogue dapat diubah menjadi lebih sehat dan suportif. Bahkan, dalam waktu sekitar satu bulan, perubahan tersebut mulai terasa dalam cara seseorang memandang diri dan merespons tantangan hidup.
Berikut lima tips mengubah inner dialogue dalam satu bulan agar lebih percaya diri.
