Apa yang terlintas di benak ketika mendengar istilah kebiasaan buruk? Merokok, konsumsi alkohol berlebihan, atau kecanduan media sosial mungkin menjadi jawabannya. Meski bentuknya beragam, kebiasaan buruk memiliki satu kesamaan, yakni berdampak negatif dan merugikan diri sendiri dalam jangka panjang.
Setiap orang tentu ingin hidup lebih sehat dan bahagia. Salah satu langkah penting untuk mencapainya adalah berani meninggalkan kebiasaan buruk yang selama ini dijalani. Perubahan ini menjadi investasi berharga bagi kualitas hidup di masa depan.
Namun pada kenyataannya, tidak sedikit orang justru mencari alasan untuk mempertahankan kebiasaan buruk. Rasa nyaman, ketergantungan, hingga takut kehilangan kenikmatan sering kali menjadi penghambat utama. Meski demikian, menyerah bukanlah pilihan. Mengubah kebiasaan buruk memang membutuhkan waktu dan proses, tetapi bukan hal yang mustahil dilakukan.
