Samarinda, IDN Times - Kita semua tumbuh dalam jejak-jejak hubungan yang membentuk siapa diri kita hari ini—dimulai dari rumah, lingkungan tempat kita dibesarkan, hingga sekolah dan dunia kerja. Tapi pernah gak kamu sadar kalau cara kita menjalin hubungan hari ini, termasuk dengan pasangan, sering kali dipengaruhi oleh pengalaman masa lalu?
Pertanyaan seperti “Apakah kebutuhan emosionalku dulu terpenuhi?” atau “Kenapa aku sulit mempercayai orang lain?” bisa jadi akar dari dinamika hubungan kita sekarang. Hubungan adalah proses panjang yang dipenuhi ekspektasi, harapan, dan luka yang belum tentu sembuh.
Seperti pepatah bilang:
“Kita bisa menuntun kuda ke sungai, tapi gak bisa memaksanya minum.”
Begitu pula dalam hubungan. Kita bisa memberi cinta dan pengertian, tapi gak bisa memaksa orang lain berubah sesuai harapan kita.