Setiap orang memiliki tingkat kepekaan yang berbeda dalam memahami perasaan orang lain. Ada yang secara alami mudah berempati, namun ada pula yang kesulitan merasakan apa yang dialami orang di sekitarnya. Kondisi ini kerap menjadi hambatan dalam membangun hubungan sosial yang kuat dan bermakna. Padahal, sebagai makhluk sosial, kemampuan memahami perasaan orang lain merupakan fondasi penting dalam menjalin relasi yang sehat.
Bagi sebagian orang, kesulitan berempati bahkan bisa membuat mereka dicap egois atau kurang peduli. Namun, empati bukanlah kemampuan bawaan semata, melainkan keterampilan yang dapat dilatih. Ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk meningkatkan empati dan membangun hubungan sosial yang lebih baik.
