Comscore Tracker

Dokter Dituduh Sebar Hoaks, Padahal Ingatkan Bahaya Virus Corona

Malangnya, saat ini Dokter Li justru terinfeksi virus corona

Wuhan, IDN Times - Seorang dokter di Wuhan, Tiongkok, pada 30 Desember 2019 memperingatkan rekan-rekannya soal virus yang mirip seperti diperlihatkan Sindrom Pernafasan Akut Berat (SARS).

Dokter Li Wenliang mengirimkan pesan melalui WeChat dan mengingatkan kepada orang-orang terdekat agar berhati-hati.

Peringatannya itu justru membuat dokter ini disebut menyebarkan hoaks. Nyatanya, tak berapa lama kemudian, apa yang dikhawatirkan Li menjadi realita. Hingga kini, ada lebih dari 420 nyawa di Tiongkok dan satu di Filipina melayang akibat virus corona jenis baru itu. Sedangkan ada lebih dari 20.000 kasus terjadi di berbagai negara dengan Wuhan sebagai episentrumnya.

1. Dokter itu dituding memberikan "pernyataan keliru"

Dokter Dituduh Sebar Hoaks, Padahal Ingatkan Bahaya Virus CoronaLi Wenliang, dokter di Wuhan yang peringatkan soal virus corona, tengah dirawat di rumah sakit. Foto oleh CNN

Dikutip dari CNN, dokter berusia 34 tersebut bernama Li Wenliang. Keyakinannya soal virus corona muncul setelah mengetahui ada tujuh orang dari pasar produk laut di Wuhan yang menjadi pasien di rumah sakitnya bekerja lantaran didiagnosis positif menderita penyakit seperti SARS. Tujuh pasien itu sampai dikarantina oleh pihak rumah sakit.

Dalam hitungan jam, pesannya viral di media sosial. Namanya tertera dengan jelas sehingga bisa dibaca semua orang. "Saat saya melihatnya beredar secara online, saya sadar itu sudah di luar kendali saya dan saya barangkali akan dihukum," kata Li.

SARS sangat membekas di pikiran warga Tiongkok. Saat wabah itu terjadi pada 2003, sebanyak 349 orang di negara tersebut meninggal dunia. Badan kesehatan dunia (WHO) juga mencatat kala itu ada 5.327 kasus yang tercatat di Tiongkok dalam setahun. Dengan kata lain, virus corona baru kini sudah melampaui angka korban SARS.

2. Li dituding menyebarluaskan hoaks dan menakut-nakuti masyarakat

Dokter Dituduh Sebar Hoaks, Padahal Ingatkan Bahaya Virus CoronaANTARA FOTO/cnsphoto via REUTERS

Hanya berselang empat hari sejak ia mengirimkan pesan tersebut, polisi dari Biro Keamanan Publik Tiongkok menyambanginya di rumah sakit. Dilansir dari BBC, mereka menyuruh Li menandatangani sebuah surat. Di dalamnya, ia dituduh telah "membuat pernyataan keliru" yang telah "sangat mengganggu ketertiban sosial".

"Kami secara serius memperingatkan Anda: Jika Anda terus bersikap keras kepala, dengan kekurangajaran seperti itu, dan melanjutkan aktivitas ilegal ini, Anda akan kami bawa ke ranah hukum. Apakah bisa dimengerti?"

Di bawah tulisan itu, Li dipaksa menulis: "Ya, saya mengerti."

3. Li kini terinfeksi virus corona dan harus dirawat di rumah sakit

Dokter Dituduh Sebar Hoaks, Padahal Ingatkan Bahaya Virus CoronaAnggota keamanan memakai masker menyebrangi jalan di Financial Street di pusat Beijing, Tiongkok, saat negeri tersebut sedang terjadi penularan virus corona baru, pada 3 Februari 2020. Foto diambil tanggal 3 Februari 2020. ANTARA FOTO/REUTERS/Jason Lee

Menurut laporan, Li adalah satu dari delapan orang yang diselidiki karena pesan di WeChat tersebut. Pada Januari, ketika virus corona jenis baru diketahui mewabah di Wuhan, ia mengunggah salinan surat yang ditandatanganinya dan menjelaskan apa yang terjadi. Polisi pun meminta maaf karena telah menuduh ia menyebarkan kebohongan.

Tragisnya, Li saat ini justru terinfeksi virus corona yang ia sudah yakini ada pada akhir tahun lalu. Ini bermula pada Januari setelah Li merawat seorang pasien yang ia duga menderita glaucoma. Di titik ini, otoritas kesehatan Tiongkok mengatakan belum ada bukti virus corona bisa bertransmisi antar manusia.

Rupanya, pasien yang ditangani sudah terinfeksi. Tanpa ia sadari, ia tertular. Li mulai batuk dan demam sejak 10 Januari dan dirawat di rumah sakit.

Ia menjalani sejumlah tes dan akhirnya pada Januari ia dinyatakan terinfeksi virus corona dan sampai saat ini masih menjalani karantina.

Baca Juga: Gara-Gara Virus Corona, Semua Pangan dari Tiongkok Dilarang Masuk RI

Dokter Dituduh Sebar Hoaks, Padahal Ingatkan Bahaya Virus Corona(IDN Times/Arief Rahmat)

Artikel ini pertama kali ditulis oleh Bianca Nazanin di IDN Times Community dengan judul Dokter Ini Peringatkan Soal Virus Corona Tapi Dituduh Sebar Hoaks

Topic:

  • Mela Hapsari

Berita Terkini Lainnya