Comscore Tracker

5 Negara Pertama yang Mengakui Kemerdekaan Indonesia

#MenjagaIndonesia

Jakarta, IDN Times - Perjuangan rakyat Indonesia untuk meraih kemerdekaan tak sia-sia. Pada 17 Agustus 1945 Indonesia menjadi negara merdeka. Kemerdekaan Republik Indonesia tidak lepas dari pengakuan dari berbagai negara. Ini sesuai dengan syarat-syarat sebuah negara merdeka yang tak hanya punya wilayah khusus, populasi permanen, sebuah pemerintahan, tapi juga hubungan diplomatik dengan negara lain.

Berikut ini beberapa pemerintah yang pada awal proklamasi menyatakan dukungan dan pengakuan kepada Indonesia. 

1. Mesir

5 Negara Pertama yang Mengakui Kemerdekaan IndonesiaIlustrasi Kairo, Mesir. unsplash.com/Omar Elsharawy

Mesir punya andil besar dalam membuat negara-negara lain mengakui kemerdekaan Indonesia. Berkat dorongan Mesir, Liga Arab yang beranggotakan negara-negara seperti Arab Saudi dan Irak bersedia memberikan pengakuan bahwa telah ada sebuah negara baru di Asia yang berdiri pada setahun sebelumnya.

Pada 1947, Haji Agus Salim yang merupakan tokoh diplomasi Indonesia sekaligus Menteri Muda Luar Negeri saat itu berkunjung ke Kairo, Mesir, untuk memulai penetapan hubungan persahabatan antara kedua negara. Pada saat itu, Duta Besar Belanda di Mesir memprotes sikap Pemerintah Mesir yang mendukung kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga: Perjuangkan Papua, Soekarno dan Diplomat RI Dilecehkan di Sidang PBB 

2. India

5 Negara Pertama yang Mengakui Kemerdekaan IndonesiaIlustrasi India. unsplash.com/Julian Yu

Indonesia juga sudah mulai menggalang dukungan dari India sejak 1946. Ketika itu, India tengah berusaha lepas dari penjajahan Inggris. Salah satu upaya Indonesia yang digagas Sutan Sjahrir, Perdana Menteri yang juga menjabat sebagai Menteri Luar Negeri, adalah mengirimkan 500 ribu ton beras ke India yang saat itu dilanda kemiskinan.

Padahal, pada masa itu Indonesia sendiri juga masih serba kekurangan. Namun, usaha itu tak sia-sia. Setahun kemudian, Haji Agus Salim berhasil memimpin delegasi Indonesia di Inter Asian Relations Conference yang berlangsung di New Delhi. Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru memberikan pengakuan Indonesia sebagai negara merdeka dan mendorong pemerintah lainnya mengikuti sikap tersebut.

3. Palestina

5 Negara Pertama yang Mengakui Kemerdekaan Indonesiabeautifulmosque.com

Posisi Palestina kala Indonesia memproklamasikan kemerdekaan, adalah masih berjuang melawan Israel. Namun, dikutip dari buku Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri yang ditulis Zein Hassan, seorang tokoh nasionalis Palestina sekaligus Mufti Agung Yerusalem, Amin al-Husseini, sudah menyatakan pengakuan terhadap negara Indonesia.

Pengakuan itu disampaikan lewat siaran radio berbahasa Arab selama dua hari berturut-turut dari Berlin, Jerman, pada 1944. Ini lantaran beberapa tahun sebelumnya, al-Husseini melarikan diri dari Yerusalem dan kemudian tinggal di Jerman. Nama al-Husseini tercoreng karena mendukung Nazi melakukan genosida terhadap warga Yahudi agar Palestina bisa berdiri sebagai sebuah negara.

4. Afganistan

5 Negara Pertama yang Mengakui Kemerdekaan IndonesiaBuruh Afganistan mengerjakan parit untuk membantu meningkatkan persediaan air di Kabul, Afganistan, pada 21 Juni 2020. ANTARA FOTO/REUTERS/Mohammad Ismail

Sementara itu, negara non-Arab lain yang mengakui Indonesia sebagai negara pada awal kemerdekaan adalah Afganistan. Pernyataan bahwa bekas jajahan Belanda dan Jepang telah bebas disampaikan pada 1947. Ini tidak berjarak terlalu lama setelah pengakuan oleh Mesir.

 Zein Hassan dalam buku Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri, menulis bahwa sikap Afganistan itu diberitakan koran Al-Ahram. Di dalamnya dikabarkan Kairo mengirim kawat ke Duta Besar Afganistan di Washington DC, Amerika Serikat. Isinya adalah pesan untuk disampaikan kepada Sutan Sjahrir terkait pengakuan itu.

5. Australia

5 Negara Pertama yang Mengakui Kemerdekaan IndonesiaSydney Opera House di Sydney, Australia, pada 23 Juni 2020. ANTARA FOTO/REUTERS/Loren Elliott

Negara lain yang paling awal mengakui kemerdekaan Indonesia yakni Australia. Seperti ditulis di situs resmi Kedutaan Besar Australia di Indonesia, Canberra jadi utusan Indonesia pada Komisi Jasa Baik PBB dalam perundingan pengakuan PBB pada 1949. 

Perwakilan Australia di PBB Thomas Critchley setahun sebelumnya telah bertemu dengan Soekarno di Yogyakarta. Hal ini menandakan hubungan Indonesia dan Australia sudah terjalin lebih dulu, dibandingkan saat Indonesia berupaya maju ke PBB untuk mendapatkan pengakuan sebagai sebuah negara merdeka.

 

Memperingati HUT ke-75 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, IDN Times meluncurkan kampanye #MenjagaIndonesia. Kampanye ini didasarkan atas pengalamanan unik dan bersejarah bahwa sebagai bangsa, kita merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI dalam situasi pandemik COVID-19, di mana kita bersama-sama harus membentengi diri dari serangan virus berbahaya. Di saat yang sama, banyak hal yang perlu kita jaga sebagai warga bangsa, agar tujuan proklamasi kemerdekaan RI, bisa dicapai.

Baca Juga: 6 Tokoh yang Diangkat Jadi Pahlawan Nasional oleh Presiden Jokowi

Topic:

  • Mela Hapsari

Berita Terkini Lainnya